Doctor men
Ditulis oleh
HONESTDOCS EDITORIAL TEAM
Doctor men
Ditinjau oleh
DR. SCIENTIA INUKIRANA

Penyalahgunaan Obat : Penyebab, Gejala, dan Pengobatan

Dipublish tanggal: Apr 6, 2019 Update terakhir: Feb 27, 2020 Tinjau pada Agu 4, 2019 Waktu baca: 4 menit

Penyalahgunaan obat terjadi ketika seseorang tidak dapat mengontrol penggunaan obat yang diresepkan atau menggunakan zat ilegal sehingga mengganggu kemampuan seseorang untuk berfungsi dan bersikap normal.

Penyalahgunaan obat-obatan juga dapat menimbulkan masalah kesehatan masyarakat lainnya, seperti:

Iklan dari HonestDocs
Beli Simvastatin via HonestDocs!

Simvastatin berfungsi untuk menurunkan kadar kolesterol yang tinggi pada pasien – pasien dislipidemia. Dapatkan GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

  • Mengemudi dalam keadaan mabuk 
  • Kekerasan
  • Stres keluarga
  • Pelecehan anak
  • Penggunaan narkoba suntik, yang dapat menyebarkan penyakit menular, seperti HIV, AIDS, dan hepatitis.

Kecanduan umumnya melibatkan banyak faktor sosial dan biologis. Cara yang paling efektif untuk menghentikan penyalahgunaan obat-obatan adalah melalui pencegahan awal dan pendidikan.

Jenis obat-obatan yang biasa disalahgunakan

1. Alkohol

Alkohol ditemukan dalam bir, wine, dan minuman keras lainnya. Tubuh dapat dengan cepat menyerap alkohol dari perut dan usus kecil ke dalam aliran darah. Ketika seseorang minum alkohol, fungsi otak dan keterampilan motorik mereka menjadi terganggu dan merusak setiap organ dalam tubuh. Alkohol juga dapat merusak perkembangan janin apabila sedang hamil.

Penggunaan alkohol dapat meningkatkan risiko seseorang terkena:

Alkoholisme, atau gangguan penggunaan alkohol, terjadi ketika penggunaan alkohol mempengaruhi kemampuan seseorang untuk bekerja atau mempertahankan hubungan. Penyalahgunaan alkohol dapat mengancam kesehatan jangka panjang.

2. Steroid anabolik

Steroid anabolik meniru cara kerja hormon seks pria yaitu testosteron. Penggunaan steroid anabolik dapat diminum atau disuntikkan. Banyak atlet-atlet yang menyalahgunakan manfaat steroid anabolik ini untuk meningkatkan kinerja dan membangun otot.

Steroid dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius dan permanen, termasuk:

Iklan dari HonestDocs
Beli Simvastatin via HonestDocs!

Simvastatin berfungsi untuk menurunkan kadar kolesterol yang tinggi pada pasien – pasien dislipidemia. Dapatkan GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Wanita yang menggunakan steroid juga dapat menghadapi gejala tambahan, seperti:

Apabila digunakan oleh para remaja dapat menimbulkan:

3. Obat-obatan

Kategori obat-obatan ini termasuk:

  • Gamma-hydroxybutyrate (GHB) juga dikenal ekstasi cair
  • Ketamin
  • Methylenedioxymethamphetamine (MDMA) juga dikenal sebagai ekstasi
  • Lysergic acid diethylamide (LSD)
  • Flunitrazepam (Rohypnol)

Obat-obatan ini dapat menimbulkan efek samping berbahaya seperti berikut:

  • Masalah kesehatan mental ,seperti delirium
  • Euforia dan sedasi 
  • Masalah kesehatan fisik, seperti detak jantung yang cepat, kejang, dan dehidrasi
  • Kematian

4. Kokain

Kokain adalah obat berpotensi kuat yang dapat menyebabkan kecanduan parah. Obat ini dijual dalam bentuk bubuk putih halus dan dapat digunakan melalui suntikan ke dalam pembuluh darah, melalui hidung, atau merokok. Penggunaan kokain dapat membuat pengguna merasa energik dan gembira.

Penggunaan kokain dapat meningkatkan:

Iklan dari HonestDocs
Beli Simvastatin via HonestDocs!

Simvastatin berfungsi untuk menurunkan kadar kolesterol yang tinggi pada pasien – pasien dislipidemia. Dapatkan GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Risiko yang dapat terjadi saat menggunakan kokain:

5. Heroin

Heroin adalah opiat ilegal yang berbentuk bubuk putih atau coklat. Cara penggunaannya adalah dengan disuntikkan ke dalam pembuluh darah vena, dihisap, atau didengus melalui hidung. Pengguna merasakan euforia dan mengalami pemikiran kabur diikuti oleh kondisi mengantuk setelah menggunakan.

Penggunaan heroin dapat mengakibatkan efek samping serius, termasuk:

6. Marijuana

Penggunaan marijuana biasanya dihisap, tetapi juga bisa dicerna dalam berbagai produk yang dapat dimakan. Jenis obat ini dapat menghasilkan perasaan euforia, persepsi yang menyimpang, dan kesulitan untuk berkonsentrasi.

7. Metamfetamin

Metamfetamin adalah obat yang sangat adiktif. Bentuk dari obat ini adalah bubuk putih atau kekuningan yang digunakan secara mendengus, disuntikkan, atau dipanaskan.

Pengguna dapat mengalami kesadaran jangka panjang. Mereka juga dapat meningkatkan aktivitas fisik mereka, yang dapat menyebabkan gejala fisik seperti peningkatan:

  • detak jantung
  • suhu tubuh
  • tekanan darah

Jika digunakan untuk waktu yang lama, dapat menyebabkan:

8. Resep obat

Penyalahgunaan obat resep terjadi ketika Anda minum obat yang tidak diresepkan atau meminumnya untuk alasan selain yang ditentukan oleh dokter. Beberapa orang dapat menjadi kecanduan, bahkan ketika mereka menggunakan obat sesuai resep.

Obat-obatan ini termasuk:

Efeknya berbeda tergantung pada obatnya, tetapi penyalahgunaan obat resep dapat menyebabkan:

  • Kantuk
  • Depresi pusat nafas
  • Fungsi otak melambat
  • Kegelisahan
  • Paranoia
  • Kejang
  • Kecanduan

Tahapan penyalahgunaan obat

  1. Pada tahap penggunaan eksperimental, Anda menggunakan obat dengan teman sebaya atau untuk coba-coba/hiburan.
  2. Pada tahap penggunaan reguler, Anda mengubah perilaku dan menggunakan obat untuk memperbaiki perasaan negatif.
  3. Dalam kesibukan sehari-hari, Anda sibuk dengan obat dan tidak peduli tentang kehidupan nyata Anda. 
  4. Pada tahap dependen, Anda tidak dapat menghadapi hidup tanpa menggunakan obat.
  5. Semakin lama dosis obat yang Anda butuhkan semakin tinggi dan jika Anda tidak menggunakan obat tersebut dengan dosis tertentu maka akan muncul gangguan-gangguan kesehetan seperti syok, depresi pusat nafas, agitasi, dan lain-lain.

Pengobatan

1. Terapi perawatan

Terapi perawatan berguna untuk mengatasi kesehatan mental dan mengevaluasi secara berkala. Program terapi ini harus terus memantau perkembangan dan memberikan konseling pendidikan mengenai risiko-risiko yang mungkin didapat.

2. Detoksifikasi

Bergantung pada obat yang Anda kecanduan, tahap pertama perawatan seringkali adalah detoksifikasi yang dibantu secara medis. Proses ini adalah di mana perawatan suportif diberikan saat obat dikeluarkan dari aliran darah Anda. Detoksifikasi diikuti oleh perawatan lain untuk mendorong pantangan dalam jangka panjang. Banyak perawatan yang melibatkan konseling individu dan kelompok. 


30 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit