Doctor men
Ditulis oleh
HONESTDOCS EDITORIAL TEAM
Doctor men
Ditinjau oleh
DR SCIENTIA INU KIRANA ENWA SIWI
Kesehatan Fisik

Penyebab Kaki Sering Kesemutan dan Cara Mengatasinya

Update terakhir: SEP 15, 2019 Tinjau pada SEP 15, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 829.433 orang

Penyebab Kaki Sering Kesemutan dan Cara Mengatasinya

Sepertinya setiap orang pernah mengalami kesemutan, yang dapat terjadi di bagian tubuh mana saja. Tapi tahukah Anda bagian tubuh mana yang sering mengalami kesemutan? ya, kesemutan pada kaki.

Mungkin Anda pernah merasakan kaki kesemutan saat duduk, bersila terlalu lama, atau ketika kaki tertindih, kesemutan yang seperti ini adalah normal karena tekanan yang terjadi pada saraf dan pembuluh darah, sehingga apabila kaki kembali diluruskan dan tekanan hilang maka kesemutan pun akan segera menghilang.

Akan tetapi, jika kaki sering kesemutan tanpa adanya sebab seperti di atas, maka kita jangan menganggap itu suatu yang normal karena ada penyakit-penyakit atau kondisi medis yang menjadi penyebabnya.

Dalam hal ini kita juga harus mengamati bagian kaki mana yang sering kesemutan, apakah kedua kaki atau salah satu, apakah di ujung jari-jari, telapak kaki, jempol kaki dan lain-lain serta gejala apa yang menyertainya misalnya disertai rasa sakit dari paha sampai kaki, rasa kebas, atau kelemahan pada kaki. Informasi ini sangat berharga bagi dokter untuk menegakkan diagnosis kaki kesemutan yang Anda alami.

Penyebab Kaki Kesemutan dan Cara Mengatasinya

Sebelum pergi ke dokter, yuk kita intip, penyakit apa saja yang dapat menyebabkan kaki sering kesemutan (kesemutan kronis yang berlangsung lama). Mungkin hampir sama dengan kesemutan pada tangan.

Diabetes Biasanya kesemutan pada kedua kaki, ujung-ujung jari. Disertai dengan gejala diabates seperti sering buang air kecil, terutama malam hari saat tidur, sering merasa haus, sering merasa lapar, banyak makan tapi badan lemas. Diabetes bisa menjadi penyebab kaki kesemutan karena gula darah yang tinggi dapat merusak saraf-saraf tepi. Untuk mengetahui kita harus melakukan pemeriksaan gula darah.

Untuk mengatasi kesemutan akibat diabetes ini, maka gula darah harus terkontrol agar selalu berada pada level normal dengan obat-obatan yang diberikan dokter, disamping itu harus rajin olah raga seperti senam diabetes, serta suplementasi vitamin neurotropik.

Silahkan baca : Tips agar gula darah terkontrol dan nilai noraml gula darah.

Saraf Terjepit Kesemutan akibat saraf terjepit terjadi pada salah satu kaki atau bagian kaki tertentu sesuai saraf mana yang terjepit. Contohnya pada sciaticaa, dimana terjadi jepitan pada saraf sciatic yang membentang dari pinggul hingga tungkai kaki. Sebagai akibatnya daerah yang dipersarafi itu tadi mengalami kesemutan, rasa kebas atau baal, serta nyeri yang luar biasa pada pinggul hingga kaki.

Untuk mengatasi kesemutan akibat saraf terjepit ini maka perlu berobat ke dokter, terapi berupa obat-obatan, fisioterapi, bahkan operasi sesuai dengan kasus yang pasien alami.

Malnutrisi Gejala kaki kesemutan yang disebabkan oleh malnutrisi yaitu kesemutan pada kedua kaki, tapi tidak ada gejala diabetes seperti telah disebutkan sebelumnya. Yang dimaksud dengan malnutrisi disini yaitu kekurangan vitamin B, terutama B1, B6, dan B12. Solusi mengatasinya yaitu dengan suplementasi vitamin kompleks (B1, B6, dan B12).

Multiple sclerosis Penyakit yang mempengaruhi otak dan sumsum tulang belakang menyebabkan kelemahan, koordinasi, kesulitan keseimbangan, dan masalah lain. periksakan ke dokter saraf.

Penyakit Peripheral arteri Peripheral artery disease (PAD), juga disebut sebagai penyakit pembuluh darah perifer, atau PVD, yang merupakan penyempitan atau penyumbatan arteri akibat penumpukan lemak dan kolesterol di dinding pembuluh darah arteri, sebagai akibatnya aliran darah ke kaki tidak lancar bahkan terhambat sehingga saraf kakurangan oksigen dan nutrisi, maka timbullah kesemutan pada kaki.

Herpes zoster Reaktivasi virus varicella-zoster, pertama-tama muncul gejala kesemutan disertai rasa sakit pada daerah tertentu kemudian muncul ruam dan lepuhan pada kulit. Untuk mengatasinya perlu obat antinyeri dan anti virus yang diresepkan oleh dokter.

Alkohol konsumsi alkohol yang berlebihan dapat menyebabkan kerusakan saraf yang ditandai dengan kesemutan

Efek samping obat Penyebab kaki kesemutan lainnya yaitu efek samping obat seperti kemoterapi, obat HIV, antibiotik metronidazol atau obat pencegah kejang (antikonvulsan).

Penyebab Kaki kesemutan yang serius

Dalam beberapa kasus, kaki kesemutan dapat disebabkan oleh kondisi serius atau yang mengancam nyawa yang harus dievaluasi segera dalam kondisi darurat. Ini termasuk:

Stroke dan Transient ischemic attack (gejala seperti stroke yang sementara, bisa menjadi tanda peringatan bahwa akan terjadi stroke). Lebih lanjut silahkan baca Stroke dan TIA

Penyebab lainya

Beberapa penyebab lainnya  seperti Tumor syaraf, gangguan otak lain akibat infeksi atau autoimun, intoksikasi alcohol, amyloidosis (pembentukan protein abnormal), phorphyria (penumpukan phorphyrin), infeksi lain oleh tbc, syphilis .

Kapan Harus ke dokter?

Segera pergilah ke unit gawat darurat, jika tiba-tiba kaki kesemutan disertai dengan mati rasa atau kelemahan pada satu sisi tubuh; kesadaran menurun, seperti pingsan atau tidak ada respon; atau sakit kepala yang begitu hebat, karena kondisi seperti ini bisa menjadi tanda-tanda stroke.

Periksakan ke dokter jika kaki sering kesemutan apalagi disertai dengan gejala-gejala yang telah disebutkan seperti di atas. Hal ini penting untuk menegakkan diagnosis dan terapi yang sesuai.

 

Referensi

Baby Center (2015). Carpal Tunnel Syndrome in Pregnancy (Natural Remedies)

Baby Center (2017). Carpal Tunnel During Pregnancy

DerSarkissian, C. WebMD (2016). Tingling in Hands and Feet.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit