Doctor men
Ditulis oleh
HONESTDOCS EDITORIAL TEAM
Doctor men
Ditinjau oleh
SCIENTIA INUKIRANA
Kesehatan Fisik

Kadar Kolesterol Normal Yang Harus Dijaga

Update terakhir: DEC 8, 2019 Tinjau pada DEC 8, 2019 Waktu baca: 2 menit
Telah dibaca 798.508 orang

Kadar Kolesterol Normal Yang Harus Dijaga

Mungkin Anda sering mendengar istilah kolesterol tinggi serta bahaya yang ditimbulkannya. Baik dari omongan sehari-hari atau dari layar televisi karena akhir-akhir ini gencar sekali iklan obat penurun kolesterol. Namun, tahukah Anda sebenarnya berapa sih kadar kolesterol normal itu?

Untuk dapat mengetahui berapa kadar kolesterol kita dan apakah itu normal, maka tidak ada cara lain selain melakukan pemeriksaan darah di laboratorium. Jangan percaya dengan gejala-gejala yang muncul seperti rasa berat pada tengkuk (leher bagian belakang dekat kepala), kesemutan, ataupun gejala lainnya.

Iklan dari HonestDocs
Beli Simvastatin via HonestDocs!

Simvastatin berfungsi untuk menurunkan kadar kolesterol yang tinggi pada pasien – pasien dislipidemia. Dapatkan GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Kenapa demikian? Temukan jawabannya di sini: Tanda dan Gejala Kolesterol yang Sebenarnya.

Apa yang Harus dipersiapkan sebelum periksa kolesterol?

Sebelum melakukan tes darah untuk pemeriksaan kolesterol, maka kita harus berpuasa (tidak makan atau minum apa pun kecuali air putih) selama 9 sampai 12 jam.

Trik biar puasanya gak terasa caranya: makan terakhir jam 8 malam, kemudian besok pagi jam 8 (sebelum sarapan) pergi ke laboratorium untuk diambil darahnya, baru setelah itu santap makanan yang telah disiapkan sambil menunggu hasilnya.

Kenapa harus puasa? karena agar didapatkan hasil yang akurat, dimana kolesterol yang di ukur menggambarkan kadar kolesterol dalam darah yang sebenarnya yang tidak dipengaruhi oleh makanan yang mungkin baru saja dimakan.

Pemeriksan kadar kolesterol disebut juga sebagai pemeriksaan profil lipid yang meliputi: Kolesterol Total, Kolesterol Baik (HDL : high-density lipoprotein), Kolesterol Jahat (LDL : low-density lipoprotein), dan Trigliserida. Hasilnya kemudian akan dibandingkan dengan kadar atau nilai kolesterol normal (nilai rujukan).

Iklan dari HonestDocs
Beli Simvastatin via HonestDocs!

Simvastatin berfungsi untuk menurunkan kadar kolesterol yang tinggi pada pasien – pasien dislipidemia. Dapatkan GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Berapakah Kadar Kolesterol Normal itu?

Nilai Normal Kolesterol Baik (HDL : high-density lipoprotein)

Namanya juga baik, jadi makin tinggi kolesterol HDL, maka akan lebih baik. Sebaliknya kolesterol HDL yang rendah akan meningkatkan risiko penyakit jantung koroner. Kadar kolesterol normal HDL yaitu 40 - 60 mg/dL.

Nilai Normal Kolesterol Jahat (LDL : low-density lipoprotein)

Karena ini adalah "penjahat", maka kadar kolesterol LDL yang rendah dianggap lebih baik untuk kesehatan jantung. Batas normal kolesterol LDL yaitu 100 mg/dL jadi usahakan nilai Anda di bawah itu. Perlu diketahui, diet tinggi lemak jenuh dan trans dapat meningkatkan kolesterol LDL.

Kadar Normal Trigliserida

Iklan dari HonestDocs
Beli Simvastatin via HonestDocs!

Simvastatin berfungsi untuk menurunkan kadar kolesterol yang tinggi pada pasien – pasien dislipidemia. Dapatkan GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Trigliserida (TG) adalah jenis lemak dalam tubuh yang paling umum yang berasal dari makanan berlemak yang diserap oleh usus. Kadar trigliserida yang normal bervariasi menurut usia dan jenis kelamin.

Kadar trigliserida yang tinggi dikombinasikan dengan kolesterol HDL yang rendah atau kolesterol LDL yang tinggi berkaitan erat dengan aterosklerosis, yakni penumpukan deposit lemak di dinding arteri yang meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke. Untuk usia dewasa nilai normalnya adalah < 150 mg/dL.

Kadar Normal Kolesterol Total

Kolesterol total adalah jumlah kolesterol yang dihitung dengan menggunakan formula sebagai berikut:

HDL + LDL + (Trigliserida/5) .

Skor total kolesterol yang kurang dari 200 mg / dL dianggap optimal.

Jika Anda menemukan bahwa nilai kolesterol anda normal, maka saya ucapkan selamat dan berusahalah untuk mempertahankannya. Namun jika anda menjumpai kadar kolesterol yang tinggi maka ikuti tips menurunkan kolesterol.

Pemeriksaan kolesterol darah dianjurkan minimal 5 tahun sekali untuk kelompok usia 20 tahun, dan lebih sering lagi bagi laki-laki di atas 35 tahun dan wanita di atas 45 tahun. Namun, apabila pemeriksaan sebelumnya didapatkan kadar kolesterol yang tak normal, maka pemeriksaan berikutnya akan lebih dekat sesuai anjuran dokter.

 

Referensi

McDermott, A. Healthline (2017). What's the Difference Between HDL and LDL Cholesterol?

NHS Choices UK (2018). High cholesterol.

WebMD(2017). LDL: The 'Bad' Cholesterol.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit