Jenis Produk Perawatan Wajah Pencegah Penuaan Dini

Dipublish tanggal: Nov 12, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Tinjau pada Des 17, 2019 Waktu baca: 3 menit
Jenis Produk Perawatan Wajah Pencegah Penuaan Dini

Seiring bertambahnya usia, tak hanya hanya tulang atau organ tubuh lainnya yang mungkin mengalami penurunan fungsi kerja, tetapi kesehatan kulit juga akan mengalami penuaan. Tanda-tanda penuaan pada kulit, antara lain kulit mengendur serta munculnya bintik hitam dan kerutan. Namun tanda-tanda penuaan ini juga bisa disebabkan oleh banyak faktor lain seperti paparan polusi udara dan sinar matahari serta kebiasaan merokok. 

4 Jenis Produk Perawatan Wajah Pencegah Penuaan Dini

Menurut American Academy of Dermatology, tanda-tanda penuaan dini pada wajah bisa dicegah dengan beberapa cara seperti berhenti merokok, mencukupi kebutuhan tidur, makan makanan bergizi, dan mengurangi paparan sinar matahari secara berlebihan pada siang hari. Selain itu, ada juga beberapa produk perawatan wajah yang dapat membantu mencegah munculnya tanda-tanda penuaan dini pada kulit, antara lain: 

Iklan dari HonestDocs
Dermal Fillers Treatment di Reface Clinic

Dermal Filler merupakan perawatan wajah yang berfungsi untuk memperbaiki area tertentu yang memang diperlukan. Misalnya, untuk membantu mengatasi kerutan, garis halus atau cekungan yang disebabkan penuaan, meratakan tekstur dan menghaluskan kulit, hingga menghilangkan bekas luka. Perawatan wajah ini dilakukan dengan menyuntikan cairan seperti asam hialuronat atau kolagen, maupun zat sintesis kebagian wajah yang bermasalah, Contohnya pipi,hidung,bibir,rahang,dagu,area sekitar muka, dan lainnya. Perawatan dermal filler akan menjadikan wajah menjadi lebih berisi sehingga keriput atau garis-garis halus jadi tersamarkan.

Dermal fillers treatment di reface clinic

1. Sunscreen (tabir surya)

Sunscreen atau tabir surya berfungsi untuk melindungi kulit dari paparan sinar matahari. Sinar matahari yang terdiri dari UVA dan UVB dapat menyebabkan munculnya tanda penuaan dini pada kulit dengan menyebabkan pigmentasi warna kulit tidak merata dan perubahan tekstur kulit. 

Oleh karena itu, Anda perlu menggunakan sunscreen setiap hari sebelum beraktivitas di luar ruangan, karena sunscreen disebut sebagai produk anti aging terbaik. Cara kerja tabir surya adalah dengan melindungi kulit dari radiasi sinar ultraviolet (UV) sehingga paparannya ke dalam kulit menjadi lebih kecil.

Dalam memilih sunscreen, Anda harus memperhatikan label kemasan dan memilih tabir surya yang dapat melindungi kulit dari sinar UVA serta UVB, yaitu sunscreen yang memiliki spektrum luas. Biasanya sunscreen berlabel SPF (Sun Protecting Factor) adalah sunscreen yang dapat melindungi dari sinar UVB saja, sedangkan sunscreen berlabel SPF PA++ adalah sunscreen yang dapat melindungi kulit dari sinar UVA dan UVB. 

Sinar UVB dapat menyebabkan sunburn atau kulit seperti terbakar matahari, sedangkan UVA dapat merusak struktur kulit, mempercepat penuaan, hingga menyebabkan kanker kulit. Maka ada baiknya untuk memastikan bahwa sunscreen yang digunakan berlabel SPF dan PA+++. Semakin tinggi SPF dan tanda + pada PA, maka semakin baik jenis sunscreen yang digunakan untuk melindungi kulit dari sinar UV matahari. Anda harus memastikan bahwa sunscreen Anda memiliki kandungan SPF minimal 30. SPF 30 dapat melindungi kulit 97% dari sinar UV.

Penggunaan sunscreen dapat digunakan sebelum keluar rumah dan Anda dapat mengoleskan sunscreen kembali tiap 2 jam sekali pada kulit supaya sunscreen dapat bekerja lebih optimal. Sunscreen yang baik adalah sunscreen yang mengandung bahan-bahan seperti benzophenones, avobenzone, salisilat, dan sinamat.

2. Krim atau serum anti kerutan

Selain sunscreen, untuk mencegah tanda penuaan dini seperti garis halus (keriput) adalah dengan menggunakan krim anti kerut. Krim anti kerut sebenarnya adalah termasuk dalam jenis pelembab namun memiliki bahan-bahan aktif seperti vitamin C, retinol, vitamin B3 atau niacinamide, dan AHAs (alpha hydroxy acids) sehingga dapat menjaga tekstur kulit agar tetap kenyal, mencegah terbentuknya garis halus dan kerutan, serta dapat meningkatkan pemerataan warna kulit. Anda dapat menggunakan krim anti kerut sebanyak 1-2 x sehari setelah kulit dibersihkan.

Iklan dari HonestDocs
Dermal Fillers Treatment di Reface Clinic

Dermal Filler merupakan perawatan wajah yang berfungsi untuk memperbaiki area tertentu yang memang diperlukan. Misalnya, untuk membantu mengatasi kerutan, garis halus atau cekungan yang disebabkan penuaan, meratakan tekstur dan menghaluskan kulit, hingga menghilangkan bekas luka. Perawatan wajah ini dilakukan dengan menyuntikan cairan seperti asam hialuronat atau kolagen, maupun zat sintesis kebagian wajah yang bermasalah, Contohnya pipi,hidung,bibir,rahang,dagu,area sekitar muka, dan lainnya. Perawatan dermal filler akan menjadikan wajah menjadi lebih berisi sehingga keriput atau garis-garis halus jadi tersamarkan.

Dermal fillers treatment di reface clinic

Baca juga: Cara Mudah Meratakan Warna Kulit Wajah

3. Pelembab wajah

Pelembab wajah adalah produk anti aging yang memiliki fungsi menjaga kelembaban kulit, membuat kulit tetap kenyal, dan mencegah kulit kering. Pelembab wajah biasanya mengandung lactic acid, emollient, dan air. Selain itu, pelembab juga biasanya dilengkapi vitamin seperti vitamin A, vitamin C, dan vitamin E. Kandungan berbagai vitamin tersebut dapat merangsang produksi kolagen dan menangkal radikal bebas untuk mencegah penuaan dini. Anda dapat menggunakan pelembab wajah sesering mungkin tetapi sebelum menggunakannya, bersihkan wajah terlebih dahulu agar mencegah perubahan kulit menjadi kering.

4. Krim mata

Krim mata (eye cream) menjadi penting karena area mata biasanya memiliki kulit lebih sensitif sehingga memudahkan untuk menunjukkan garis-garis halus (keriput) yang dapat menyebabkan wajah terlihat lebih tua. Fungsi krim mata sama seperti pelembab, yaitu menghidrasi kulit di sekitar mata. Karena kulit yang sangat kering menjadi rentan dalam menimbulkan kerutan. Dengan terjaganya keseimbangan air di kulit, maka kulit akan tetap lembab dan tidak kering, serta kerutan juga tidak terbentuk.

Komposisi bahan pada krim mata (eye cream) tidak berbeda jauh dengan krim anti kerut, yaitu vitamin, retinol, dan hyaluronic acid. Namun formulanya lebih aman digunakan karena kulit di sekitar mata lebih tipis daripada bagian kulit wajah lainnya.

Baca juga: Langkah Tepat Memilih Krim Mata

9 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Dermatologist-Approved Anti-Aging Skin Products - 9 Best Wrinkle Creams & Serums. Allure. (Accessed via: https://www.allure.com/gallery/dermatologist-approved-anti-aging-creams-serums)
10 Best Anti Aging Wrinkle Creams, Serums, and Products for 2020. Good Housekeeping. (Accessed via: https://www.goodhousekeeping.com/beauty-products/g723/anti-aging-skin-awards/)
Wrinkle creams: Your guide to younger looking skin. Mayo Clinic. (Accessed via: https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/wrinkles/in-depth/wrinkle-creams/art-20047463)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app