Jenis Buah yang Seharusnya Tidak Disimpan Di Kulkas

Dipublish tanggal: Jul 20, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Waktu baca: 3 menit
Jenis Buah yang Seharusnya Tidak Disimpan Di Kulkas

Beberapa makanan perlu disimpan di lemari es untuk membantu menghentikan pertumbuhan bakteri di dalamnya, seperti makanan yang akan dimasak dan makanan siap makan seperti makanan penutup, buah-buahan dan daging yang dimasak.

Sebelum meletakkan makanan pada kulkas/lemari es Anda harus memastikan lemari es Anda cukup dingin atau bakteri masih bisa tumbuh pada makanan Anda. Sebaiknya kulkas Anda harus berada di antara suhu 0ºC dan 5ºC.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Mata via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 12

Jika Anda tidak yakin bagaimana pengaturan suhu pada lemari es, Anda bisa menggunakan termometer kulkas untuk memeriksa suhu yang tepat.

Untuk menyimpan makanan dengan aman di lemari es, sebaiknya Anda melakukan beberapa tips berikut:

  • tutup pintu lemari es serapat mungkin
  • tunggu makanan mendingin sebelum dimasukkan ke lemari es
  • turunkan suhu kulkas untuk membantu menjaganya tetap dingin jika kulkas penuh

Namun, tahukah Anda bahwa tidak semua bahan makanan harus disimpan didalam kulkas khususnya buah-buahan. Kebanyakan orang meletakkan buah di dalam kulkas agar dapat memperpanjang keawetan dan berharap buah masih tetap segar. 

Pada artikel ini akan menjelaskan tentang jenis buah yang seharusnya tidak disimpan di dalam kulkas.

Buah-buahan yang tidak perlu didinginkan di kulkas:

Sementara ada beberapa makanan dan buah-buahan yang benar-benar butuh di letakkan di dalam kulkas, dan ada beberapa juga yang tidak, dan lainnya yang harus dibiarkan pada suhu ruangan. Berikut daftar buah-buahan yang lebih baik jika Anda meletakkannya di luar lemari es.

  • Tomat: Jangan pernah, dalam keadaan apapun, menyimpan tomat di lemari es. Tomat akan mulai kehilangan rasa dan teksturnya ketika dimasukkan ke dalam lemari es/ kulkas, berubah menjadi kisut, lembek, dan kehilangan rasa aslinya. Oleh karena itu letakkanlah tomat pada suhu ruangan saja.
  • Pisang: Pisang yang dingin dapat mengubah kulitnya menjadi coklat sebelum waktunya dan mengubah tekstur dan rasanya. Selain pisang dengan suhu dingin membuat rasa tidak lezat, kandungan vitamin C nya juga dapat hilang. Lebih baik meletakkannya di dalam freezer, upas dan bekukan untuk dijadikan smoothie.
  • Jeruk, lemon, limau: Buah jeruk, lemon dan limau juga sebaiknya diletakkan pada suhu ruangan. Tetap awasi buah-buahan seperti jeruk, lemon dan limau, karena saat satu buah berjamur makan akan menginfeksi buah-buahan yang lain.
  • Apel & Pir: Anda dapat mendinginkan buah-buahan seperti apel dan pir, tetapi Anda sebaiknya tidak perlu melakukannya. Udara dingin di dalam lemari es cenderung akan memecah teksturnya yang segar. Tetapi jika Anda lebih suka buah dingin, silahkan didinginkan.
  • Buah peach/persik, plum: Buah-buahan seperti buah peach dan plum tidak boleh didinginkan jika tidak matang karena tidak akan matang di dalam kulkas. Simpan pada suhu ruangan dan nikmati segera setelah matang. Pastikan untuk mengikuti aturan "cuci sebelum makan".
  • Berry: Buah berry segar sebaiknya tidak diletakkan di dalam kulkas karena tidak dapat bertahan lama. Letakkan buah berry pada suhu ruangan dan nikmati selama beberapa hari. Jangan lupa, cuci sebelum makan.
  • Alpukat: Alpukat hanya harus dimasukkan ke dalam lemari es begitu matang dan bila alpukat berubah menjadi lembek. Jika Anda memasukkan buah alpukat ke dalam lemari es, proses kematangannya akan berjalan lebih lambat dan Anda pun akan lebih lama mengkonsumsinya. 

Jika Anda suka makan buah alpukat, hal terbaik yang dapat Anda lakukan adalah membelinya saat masih keras, kemudian tinggalkan pada suhu ruangan, dan makan saat sudah matang.

  • Melon: Melon dengan kulit yang kasar (seperti blewah) akan terus matang setelah dipetik, jadi jangan meletakkan buah melon di lemari es atau tidak akan berubah menjadi manis. Namun, apabila Anda tetap ingin menyimpan melon di dalam kulkas, usahakan untuk mengupas dan memotongnya terlebih dahulu. 

Hal tersebut bertujuan agar kandungan vitamin dan zat baik lainnya yang ada pada melon tidak hilang ketika dikonsumsi.

Setelah membaca pembahasan artikel di atas, sekarang Anda dapat memilah dan memilih buah-buahan apa saja dapat Anda letakkan di dalam kulkas. Semoga bermanfaat.

8 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Tips for fresh produce safety. (n.d.)
Storage guidelines for fruits vegetables. (n.d.)
Produce: Selecting and serving it safely. (2016, April 6)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app