Doctor men
Ditulis oleh
HONESTDOCS EDITORIAL TEAM
Doctor men
Ditinjau oleh
DR SCIENTIA INU KIRANA ENWA SIWI
Kesehatan Fisik

Jantung Bocor: Penyebab, Gejala, dan Pengobatan

Update terakhir: SEP 16, 2019 Tinjau pada SEP 16, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 1.776.570 orang

Jantung Bocor: Penyebab, Gejala, dan Pengobatan

Jantung bocor adalah kelainan bawaan atau kongenital yaitu masalah pada struktur jantung yang sudah ada sejak lahir sehingga akan mengubah aliran normal darah melalui jantung.

Seperti kita ketahui secara garis besar jantung kita memiliki dua sisi (kanan-kiri), dipisahkan oleh dinding atau sekat bagian dalam yang disebut septum. Jantung sebelah kanan menerima darah miskin oksigen dari tubuh dan memompanya ke paru-paru. Sedangkan Jantung sebelah kiri menerima darah yang kaya oksigen dari paru-paru dan memompanya ke seluruh tubuh.

Septum atau sekat antar jantung mencegah pencampuran darah antara kedua sisi jantung tersebut. Namun, beberapa bayi dilahirkan dengan lubang di septum bagian atas atau bawah dan kondisi inilah yang disebut dengan jantung bocor.

Seperti kita ketahui jantung memiliki 4 ruangan, jantung sebelah kanan masing-masing memiliki 2 ruangan (serambi di atas dan bilik di bawah), begitu juga dengan jantung sebelah kiri memiliki serambi dan bilik. Jika terdapat lubang atau kebocoran di septum antara dua serambi atas jantung maka disebut sebagai defek septum atrium (ASD = atrial septal defect). Sedangkan apabila terdapat lubang atau kebocoran di septum antara dua bilik jantung maka disebut defek septum ventrikel (VSD = vertricular septal defect).

Dengan adanya kebocoran pada jantung baik itu ASD atau VSD maka darah dari sisi kiri jantung dapat masuk ke sisi kanan. Dengan demikian, darah yang kaya oksigen bercampur dengan darah yang miskin oksigen. Akibatnya, beberapa darah kaya oksigen dipompa ke paru-paru bukan ke tubuh.

Selama beberapa dekade terakhir, diagnosis dan pengobatan jantung bocor sudah telah sangat canggih sehingga Anak-anak yang memiliki penyakit jantung bawaan sederhana dapat bertahan hidup sampai dewasa.

Penyebab Jantung Bocor

  • Faktor keturunan memliki peran dalam beberapa kelainan jantung bawaan. Misalnya, orang tua yang memiliki cacat jantung bawaan sedikit lebih mungkin dibandingkan orang tua yang sehat.
  • Anak-anak yang memiliki kelainan genetik, seperti sindrom Down, sering memiliki kelainan jantung bawaan. Bahkan 50% bayi dengan sindrom Down memiliki kelainan jantung bawaan.
  • Merokok selama kehamilan juga telah dikaitkan dengan beberapa penyakit jantung bawaan, termasuk jantung bocor.
  • Hingga saat ini para ilmuwan masih terus mencari penyebab jantung bocor.

Ciri-ciri dan Gejala Jantung Bocor

Atrial Septal Defect (ASD)

Bayi yang lahir dengan cacat septum atrium (ASD) kebanyakan tidak memiliki tanda-tanda atau gejala yang jelas. Namun, ketika mereka tumbuh, anak tersebut dapat mengalami gangguan pertumbuhan dan perkembangan bila katub tidak menutup dengan sempurna.

Pada gejala jantung bocor, dengan lubang septum kecil biasanya tidak memiliki gejala. Gejala jantung bocor tipe ASD yang sering ditemukan adalah murmur. murmur jantung adalah suara tambahan atau terdapat suara yang tidak normal saat jantung berdetak.

Jika Kebocoran jantung ASD besar dan tidak diperbaiki, aliran darah ekstra ke jantung kanan dapat merusak jantung itu sendiri dan paru-paru dan dapat menyebabkan gagal jantung. Keluhan biasanya dirasakan saat beraktivitas.  Beberapa keluhan yang dirasakan dirasakan diantaranya berupa Sindroma Eisenmenger

  • Warna kebiruan (sianosis)
  • Kuku yang membesar dan berbentuk bulat
  • Mudah Lelah dan sesak saat beraktivitas
  • Sesak saat istirahat
  • Denyut jantung meningkat (palpitasi)
  • Pingsan (sinkop)
  • Batuk berdarah
  • Pusing
  • Benngkak pada perut

Jantung Bocor ASD

Ventricular Septal Defect (VSD)

Bayi yang lahir dengan cacat septum ventrikel (VSD) biasanya memiliki murmur jantung. Murmur mungkin menjadi yang pertama dan satu-satunya tanda VSD. Murmur jantung sering muncul tepat setelah dilahirkan.

Kebanyakan bayi baru lahir yang memiliki jantung bocor VSD tidak memiliki gejala yang berhubungan dengan jantung. Bila lubang kecil biasanya tidak memiliki gejala karena jantung dan paru tidak harus bekerja lebih keras. Bila lubang besar maka memiliki gejala seperti gangguan makan, gagal tumbuh, nafas menjadi lebih cepat, mudah Lelah.

Jantung Bocor VSD

Pengobatan Jantung Bocor

Sebagian besar Jantung bocor ASD menutup sendiri selama masa kanak-kanak. Dan apabila tidak menutup, beberapa ASD kecil tidak menyebabkan masalah dan mungkin tidak memerlukan pengobatan apapun. Tapi ASD persisten pada akhirnya membutuhkan pembedahan untuk dikoreksi.

Jantung bocor VSD kecil tidak memerlukan operasi untuk menutup lubang. Setelah lahir, dokter akan mengamati bayi Anda dan mengobati gejala sambil menunggu untuk melihat apakah jantung bocor dapat menutup dengan sendirinya.

Bayi, Anak-anak dan orang dewasa yang memiliki VSD besar atau yang menyebabkan gejala yang signifikan biasanya memerlukan pembedahan untuk menutup jantung bocornya. Bayi yang membutuhkan perbaikan secara operasi sering dilakukan pada usia 1 tahun pertama.

 

Referensi

American Heart Association (2016). Roles of Your Four Heart Valves.

American Heart Association (2016). Symptoms of Heart Valve Problems.

American Heart Association (2017). Patent Foramen Ovale (PFO).

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit