HONESTDOCS EDITORIAL TEAM
Ditulis oleh
HONESTDOCS EDITORIAL TEAM
DR. SCIENTIA INUKIRANA
Ditinjau oleh
DR. SCIENTIA INUKIRANA

Infeksi Bakteri Pada Pankreas: Penyebab, Gejala, dan Pengobatan

Dipublish tanggal: Mar 13, 2019 Update terakhir: Mar 10, 2020 Tinjau pada Apr 1, 2019 Waktu baca: 4 menit

Peradangan pada pankreas disebut pankreatitis, bisa disebabkan oleh banyak hal, salah satunya adalah infeksi bakteri . Namun perlu diingat kedua hal ini dapat memiliki hubungan sebab akibat satu sama lain. Selain infeksi yang menyebabkan peradangan, bisa juga peradangan pada pankreas yang menyebabkan infeksi bakteri. 

Hal ini terjadi karena pada saat terjadi inflamasi atau peradangan pada pankreas, banyak hal yang terjadi seperti trauma pada pankreas, sumbatan akibat batu yang menyebabkan aliran menjadi statik dan menyebabkan opportunistic infection.  

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Antiseptik via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 31

Bagaimana pankreatitis menyebabkan infeksi bakteri?

Pankreatitis Akut adalah peradangan pankreas yang terjadi secara tiba-tiba, bisa bersifat ringan atau berakibat fatal. Secara normal pankreas mengalirkan getah pankreas melalui saluran pankreas (duktus pankreatikus menuju ke usus dua belas jari (duodenum). 

Getah pankreas ini mengandung enzim-enzim pencernaan dalam bentuk yang tidak aktif dan suatu penghambat yang bertugas mencegah pengaktifan enzim dalam perjalanannya menuju ke duodenum.

Sumbatan pada duktus pankreatikus (misalnya oleh batu empedu pada sfingter Oddi) akan menghentikan aliran getah pankreas. Biasanya sumbatan ini bersifat sementara dan menyebabkan kerusakan kecil yang akan segera diperbaiki. Namun bila sumbatannya berlanjut, enzim yang teraktivasi akan terkumpul di pankreas dan mulai membentuk pankreas pseudokista (kantung berisi cairan dan debris atau sel yang mati). 

Jika hal ini tidak ditangani, pseudokista yang terus membesar akan membentuk kista yang mana merupakan sarang bakteri. Enzim yang teraktivasi melebihi penghambatnya dan mulai mencerna sel-sel pankreas, menyebabkan peradangan yang berat.

Peradangan yang berat tentu saja akan mengganggu fungsi dan ketahanan dari organ pankreas, oleh karena itu, flora normal (bakteri yang umumnya tidak menyebabkan masalah kesehatan) yang terletak pada usus bisa menyebabkan infeksi pada pankreas karena posisinya yang berdekatan. 

Jika hal ini terjadi, penting untuk Anda menghubungi dokter spesialis penyakit dalam untuk mengobati penyakit pankreatitis Anda untuk mengurangi resiko infeksi pada bakteri.  

Iklan dari HonestDocs
Beli obat CEFSPAN 100MG CAP via HonestDocs

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Cefspan 100mg cap 1

Tanda dan gejala infeksi pankreas? 

Seperti yang telah disinggung sebelumnya, infeksi pada pankreas menyebabkan pankreatitis atau peradangan pada pankreas. Oleh karena itu, gejala yang ditimbulkan oleh keduanya hampir sama. 

Pada awalnya, suhu tubuh bisa normal, namun meningkat dalam beberapa jam sampai 37,8-38,8 derajat Celsius, hal ini terjadi karena adanya infeksi bakteri yang memicu tubuh untuk mengaktifkan sistem pertahanan, sehingga akan muncul demam.

Hampir setiap penderita mengalami nyeri yang hebat di perut atas bagian tengah, di bawah tulang dada (sternum). Nyeri sering menjalar ke punggung. Kadang nyeri pertama bisa dirasakan di perut bagian bawah. 

Nyeri ini biasanya timbul secara tiba-tiba dan mencapai intensitas maksimumnya dalam beberapa menit. Nyeri biasanya berat dan menetap selama berhari-hari. Bahkan dosis besar dari suntikan narkotik pun sering tidak dapat mengurangi rasa nyeri ini.

Tekanan darah bisa tinggi atau rendah, namun cenderung turun jika orang tersebut berdiri dan bisa menyebabkan pingsan.

Kadang-kadang bagian putih mata (sklera) tampak kekuningan karena disebabkan oleh penyumbatan enzim dan gangguan pengeluaran bilirubin. Sebanyak 20% penderita pankreatitis akut mengalami beberapa pembengkakan pada perut bagian atas. 

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Antiseptik via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 31

Pembengkakan ini bisa terjadi karena terhentinya pergerakan isi lambung dan usus (keadaan yang disebut ileus gastrointestinal) atau karena pankreas yang meradang tersebut membesar dan mendorong lambung ke depan. Bisa juga terjadi pengumpulan cairan dalam rongga perut (asites).  

Faktor risiko terjadinya Pankreatitis

Batu empedu dan alkoholisme merupakan penyebab terbanyak dari pankreatitis akut (hampir 80%). Namun untuk infeksi bakteri pada pankreas, penyebabnya sedikit berbeda. Perlu diingat bahwa pankreatitis mungkin bisa disebabkan infeksi bakteri dan mungkin juga tidak.  Oleh karena itu, tidak semua penyebab pankreatitis bisa menyebabkan infeksi bakteri pada pankreas. Beberapa keadaan lain yang kemungkinananya sangat besar bisa menyebabkan pankreatitis akut yaitu :

  • Kerusakan pankreas karena pembedahan atau endoskopi
  • Kerusakan pankreas karena luka tusuk atau luka tembus
  • Batu empedu
  • DIABETES
  • Penurunan sistem pertahanan tubuh pada penderita HIV/AIDS
  • Penyakit sistemik yang serius lainnya 

Bakteri penyebab infeksi pada pankreas 

Banyak penelitian telah melaporkan hubungan antara bakteri patogen dan terjadinya Akut Pankreatitis. Bakteri apa saja yang berhubungan dengan terjadinya pankreatitis akut? Berikut akan dibahas lebih lanjut. 

1. Pneumonia Mycoplasma (jamur penyebab paru-paru basah)  

Pada pertengahan tahun 70-an,Seorang ilmuwan pertama kali menggambarkan hubungan antara Mycoplasma pneumonia dan pankreatitis pada 9 dari 27 pasien (33%), dan diagnosis dikonfirmasi oleh tes serologis.

2. Leptospirosis (Infeksi akibat kotoran tikus)

Hanya beberapa kasus yang dilaporkan dalam literatur menggambarkan hubungan antara leptospirosis dan Pankreatitis.  Leptospirosis umumnya dikenal sebagai "demam kuning". Komplikasi pada leptospirosis termasuk gagal ginjal akut (95% kasus), gagal hati akut (72% kasus), kegagalan pernafasan akut (38% kasus), gagal jantung akut (33% kasus) dan akut pankreatitis (25%).

3. Tuberkulosis (TBC)

Infeksi tuberculosis Mycobacterium jarang menyebabkan pankreatitis  akut; Namun dalam beberapa kasus ditemukan infeksi pankreas yang disebabkan oleh Mycobacterium Tuberculosis. Diagnosis dapat dilakukan dengan menggunakan biopsi atau aspirasi jarum halus diikuti oleh kultur jaringan atau pemeriskaan DNA (PCR) untuk mendeteksi mikroorganisme dalam jaringan pankreas

4. Salmonella paratyphii

Gastroenteritis berat atau peradangan pada saluran pencernaan dan gejala seperti tifoid adalah manifestasi yang paling umum dari salmonellosis Paratyphoid, tetapi hubungan sebab akibat antara organisme dan Pankreatitis jarang dilaporkan dalam literatur yang terbaru.  Satu laporan kasus yang menggambarkan hubungan antara Salmonella paratyphi dan Pankreatitis, dilaporkan pada tahun 2015

5. Bakteri lainnya

Kasus pankreatitis karena bakteri gastrointestinal lainnya seperti Campylobacter jejuni, Yersinia enterocolitica, Yersinia pseudotuberculosis, Brucella sp, dan Nocardia sp. telah ditemukan dalam beberapa literatur.  


2 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Acute Pancreatitis: Causes, Symptoms, & Risks. Healthline. (https://www.healthline.com/health/acute-pancreatitis)
Enlarged Pancreas: Causes, Symptoms, and Treatments. WebMD. (https://www.webmd.com/digestive-disorders/enlarged-pancreas-causes-symptoms-and-treatments)

Artikel ini hanya sebagai informasi awal mengenai kondisi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app