ADELIA MARISTA SAFITRI, S.K.M
Ditulis oleh
ADELIA MARISTA SAFITRI, S.K.M
DR. KARTIKA MAYASARI
Ditinjau oleh
DR. KARTIKA MAYASARI

Hesperidin: Informasi Manfaat dan Cara Kerja

Dipublish tanggal: Sep 11, 2020 Update terakhir: Okt 26, 2020 Waktu baca: 3 menit

Ringkasan

Buka

Tutup

  • Hesperidin adalah senyawa bioflavonoid yang digunakan untuk mengatasi gangguan pembuluh darah seperti wasir, varises, dan stasis vena. 
  • Hesperidin dapat mengurangi peradangan, mengoptimalkan fungsi pembuluh darah, serta melindungi tubuh dari mikroba dan virus.
  • Dosis hesperidin untuk mengatasi wasir adalah 2 x sehari selama 4 hari, menggunakan kombinasi 150 mg hesperidin dan 1350 mg diosmin.
  • Efek samping hesperidin adalah sakit perut, diare, dan sakit kepala. Konsultasikan ke dokter jika efek samping memburuk.
  • Konsultasikan dulu dengan dokter sebelum menggunakan hesperidin dan diosmin untuk ibu hamil dan menyusui.
  • Klik untuk mendapatkan hesperidin atau obat ambeien (wasir) lainnya ke rumah Anda di HDmall. *Gratis ongkir ke seluruh Indonesia & bisa COD.

Hesperidin adalah senyawa bioflavonoid yang biasa ditemukan dalam buah jeruk dan lemon. Senyawa ini paling sering digunakan untuk mengatasi gangguan pada pembuluh darah seperti wasir, varises, dan stasis vena. 

Hesperidin bekerja dengan cara mengurangi peradangan sekaligus mengoptimalkan fungsi pembuluh darah. Selain mengatasi wasir, jenis bioflavonoid yang satu ini juga disinyalir mampu memberikan efek perlindungan terhadap mikroba dan virus pada tubuh.

Hesperidin dapat digunakan secara tunggal maupun dikombinasikan dengan bioflavonoid lainnya. 

Mengenai Hesperidin

Golongan

Resep maupun tanpa resep dokter

Kemasan

Tablet

Kandungan

Hesperidin

Manfaat Hesperidin

Hesperidin biasa digunakan untuk mengatasi kondisi-kondisi berikut:

  • Wasir
  • Gangguan sirkulasi yang menyebabkan kaki bengkak (insufisiensi vena kronis / CVI)
  • Luka pada kaki akibat sirkulasi darah yang lemah (ulkus vena)

Efek samping Hesperidin

Secara umum, hesperidin tergolong aman dikonsumsi selama 6 bulan. Hindari menggunakannya lebih dari 6 bulan karena keamanannya belum diketahui.

Sama seperti obat lainnya, hesperidin juga dapat menimbulkan efek samping namun tingkatnya berbeda-beda pada setiap orang. Berat ringannya efek samping obat tergantung dari beberapa hal, mulai dari usia, dosis penggunaan, sistem imun, dan kondisi masing-masing pasien.

Sejumlah efek samping hesperidin yang dapat terjadi antara lain:

  • Sakit perut
  • Diare
  • Sakit kepala

Dosis Hesperidin

Dosis hesperidin bisa saja berbeda-beda pada setiap orang. Hal ini tergantung dari beberapa faktor seperti usia, dosis obat, sistem imun tubuh, dan kondisi masing-masing pasien.

Secara umum, dosis hesperidin yang biasa diresepkan adalah sebagai berikut:

Wasir

  • Pengobatan: kombinasi 150 mg hesperidin dan 1350 mg diosmin, diminum 2 x sehari selama 4 hari. Dilanjutkan dengan kombinasi 100 mg hesperidin dan 900 mg diosmin diminum 2 x sehari selama 3 hari.
  • Pencegahan: kombinasi 50 mg hesperidin dan 450 mg diosmin diminum 2 x sehari selama 3 bulan.

Kaki bengkak karena sirkulasi darah yang buruk (CVI)

  • Kombinasi 100-150 mg hesperidin dengan 900-1350 mg diosmin, diminum setiap hari selama 2-6 bulan.

Luka pada kaki akibat sirkulasi darah yang lemah (ulkus vena)

  • Kombinasi 100 mg hesperidin dan 900 mg diosmin, diminum setiap hari selama 2 bulan.

Interaksi Hesperidin

Potensi interaksi obat terjadi ketika digunakan bersamaan dengan obat lain, sehingga dapat mengubah cara kerja obat. Sebagai akibatnya, obat tidak dapat bekerja dengan maksimal atau bahkan menimbulkan racun yang membahayakan tubuh.

Oleh sebab itu, penting untuk mengetahui obat apa saja yang sedang Anda konsumsi dan beri tahukan pada dokter. Jenis-jenis obat yang dapat berinteraksi dengan hesperidin adalah:

  • Celiprolol: menurunkan penyerapan obat dalam tubuh, sehingga efektivitasnya berkurang
  • Diltiazem: menurunkan efektivitas obat.
  • Obat antihipertensi: menurunkan tekanan darah secara drastis.
  • Obat pengencer darah: meningkatkan risiko memar dan perdarahan.
  • Obat sedatif, seperti benzodiazepin: menyebabkan kantuk yang parah

Perhatian

Hal-hal yang harus diperhatikan selama menggunakan hesperidin adalah sebagai berikut:

  • Kombinasi hesperidin dan diosmin umumnya aman untuk ibu hamil dan menyusui. Namun, sebaiknya konsultasikan dulu dengan dokter sebelum menggunakannya.
  • Hati-hati penggunaan hesperidin pada orang-orang dengan gangguan darah, sebab obat ini dapat menghambat pembekuan darah sehingga meningkatkan risiko perdarahan.
  • Jika Anda memiliki tekanan darah rendah (hipotensi), hati-hati menggunakan hesperidin. Obat ini dapat membuat tekanan darah semakin merosot sehingga sebaiknya dikonsultasikan dulu dengan dokter sebelum menggunakan.
  • Hentikan penggunaan hesperidin minimal 2 minggu sebelum operasi. Ada kekhawatiran hesperidin dapat meningkatkan risiko perdarahan selama dan setelah pembedahan.

Artikel terkait:


4 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
RxList. Hesperidin. (https://www.rxlist.com/hesperidin/supplements.htm). 17 September 2019.
Very Well Health. The Health Benefits of Hesperidin. (https://www.verywellhealth.com/what-you-need-to-know-about-hesperidin-89462). 26 Januari 2020.

Artikel ini hanya sebagai informasi obat, bukan anjuran medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter atau apoteker mengenai informasi akurat seputar obat.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Buka di app