Gusi Berdarah - Penyebab, Gejala, dan Pengobatan

Update terakhir: Apr 10, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 1.246.490 orang

Gusi berdarah adalah gejala yang umum pada penyakit gusi. Namun, gusi berdarah dapat mengindikasukan masalah kesehatan lainnya. Pendarahan pada gusi yang sering dapat disebabkan oleh penyikatan gigi yang terlalu keras atau kasar, atau penggunaan gigi palsu yang tidak pas. 

Pendarahan pada gusi yang sering juga mengindikasikan kondisi lain yang serius seperti:

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat via HonestDocs Kini Bisa Dengan OVO!

Gratis biaya antar obat ke seluruh Indonesia (minimum transaksi Rp100.000)

Medicine delivery 01
  • Periodontitits (bentuk lanjut penyakit pada gusi)
  • Leukemia (kanker darah)
  • Kekurangan vitamin
  • Kekurangan sel pembekuan darah (platelet)

Kondisi mulut yang dapat menyebabkan pendarahan pada gusi

Masalah perawatan mulut adalah penyebab utama pendarahan pada gusi. Gingivitis (peradangan pada gusi) dan periodontitis dapat menyebabkan gusi menjadi sensitif dan mudah berdarah.

  • Gingivitis
  • Periodontitis
  • Kekurangan vitamin
  • Penyebab lain gusi berdarah

Kebanyakan orang mengalami gingivitis pada saat plak tertahan pada garis gusi dalam jangka waktu yang lama. Plak adalah kotoran dan bakteri yang menempel pada gigi. Menggosok gigi dapat menghilangkan plak dan mencegah dari terbentuknya lubang (karies gigi). 

Tetapi, plak dapat tertahan di garis gusi jika Anda tidak menyikat dan memfloss secara baik dan benar. Jika plak tidak segera dihilangkan, plak dapat mengeras menjadi tartar (calculus), yang dapat meningkatkan pendarahan. Akumulasi plak dekat gusi dapat menyebabkan gingivitis.

Gejala gingivitis antara lain:

  • Gusi yang empuk
  • Nyeri pada mulut dan di sekitar gusi
  • Pendarahan pada gusi

Penyakit periodontal (periodontitis) dapat terjadi ketika gingivitis menjadi semakin parah. Penyakit periodontal adalah infeksi pada gusi, tulang rahang dan jaringan pendukung yang menghubungkan gigi dan gusi. Periodontitis dapat menyebabkan gigi menjadi longgar atau lepas.

Kekurangan vitamin C dan K dapat menyebabkan gusi mudah berdarah. Namun, kekurangan vitamin jarang terjadi pada negara yang sudah maju, menurut Linus Pauling Institute. Anak-anak dan orang dewasa sehat pada daerah yang sudah maju di dunia telah memiliki akses vitamin C dan K melalui makanan dan suplemen. 

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat via HonestDocs Kini Bisa Dengan OVO!

Gratis biaya antar obat ke seluruh Indonesia (minimum transaksi Rp100.000)

Medicine delivery 01

Tanyakan pada dokter untuk mengecek kadar vitamin C dan K pada tubuh Anda jika Anda mengalami pendarahan pada gusi yang tidak disebabkan perawatan mulut yang tidak tepat. Selain itu, makanlah makanan yang mengandung vitamin C dan K utnuk memastikan Anda mendapatkan vitamin yang Anda butuhkan untuk tetap sehat.

Makanan yang kaya akan vitamin C antara lain:

  • Buah-buahan dan jus jeruk
  • Brokoli
  • Stroberi
  • Tomat
  • Kentang
  • Paprika

Makanan yang kaya akan vitamin K antara lain:

  • Selada air
  • Kale
  • Bayam
  • Swiss chard
  • Selada
  • Sawi
  • Kedelai
  • Minyak kanola
  • Minyak zaitun

Orang-orang yang memakai gigi palsu juga mungkin pernah mengalami gusi berdarah. Gusi berdarah sangat dimungkinkan terjadi karena gigi palsu terlalu ketat. Periksakan ke dokter atau dokter gigi jika gigi palsu atau perangkat mulut yang Anda gunakan menyebabkan gusi Anda berdarah. Dokter mungkin akan membuatkan perangkat mulut yang baru dan pas. Kehamilan umumnya juga menyebabkan gusi berdarah. 

Perubahan hormon yang terjadi selama kehamilan dapat menyebabkan gusi menjadi lebih sensitif. Kelainan pendarahan seperti hemofilia dan leukemia dapat meningkatkan risiko gusi berdarah. Gusi Anda mungkin akan sering berdarah jika Anda mengonsumsi obat pengencer darah. Obat-obatan pada kelas ini antara lain warfarin, aspirin dan heparin.

Penanganan pada gusi berdarah

Kebersihan gigi yang baik adalah langkah awal untuk mengatasi gusi berdarah. Periksakan gigi Anda ke dokter gigi dua kali tiap tahun untuk mendapatkan pembersihan profesional. Dokter akan memberitahu Anda jika Anda mengalami gingivitis dan mengajari Anda cara menggosok gigi secara tepat. Penggosokan dan flossing gigi dapat menghilangkan plak dari garis gusi Anda dan menurunkan risiko Anda mengalami penyakit periodontal. 

Dokter mungkin akan menunjukkan Anda cara menggunakan obat kumur antiseptik untuk meminimalisisai plak yang terbentuk pada mulut Anda, dan membilas mulut dengan air asin yang hangat untuk membantu meredakan gusi yang bengkak yang mudah berdarah. 

Penggunaan sikat gigi yang lembut merupakan hal yang penting karena akan bekerja lembut pada gusi yang meradang. Anda mungkin akan mempertimbangkan menggunakan sikat gigi elektrik.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Pertanyaan dan jawaban lain tentang kondisi ini

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit