Ephedra: Manfaat, Efek Samping, dan Dosis

Update terakhir: Apr 10, 2019 Waktu baca: 4 menit
Telah dibaca 1.021.784 orang

Ephedra merupakan ramuan yang telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional Cina untuk membuat obat dan dikenal juga sebagai Ma huang. Bagian ephedra yang sering digunakan adalah cabang dan puncak tanaman, tetapi akar dan seluruh bagian lainnya juga dapat digunakan. Tetapi penggunaan ephedra di Amerika Serikat telah dilarang karena masalah keamanan.

Mengenai Ephedra

Golongan

Ramuan tradisional

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat via HonestDocs Kini Bisa Dengan OVO!

PROMO! Gratis biaya antar obat ke seluruh Indonesia (minimum transaksi Rp100.000)

Medicine delivery 01

Kemasan

-

Kandungan

Alkaloid ephedrine dan pseudoephedrine

Efek samping Ephedra

Ephedra dapat menyebabkan efek samping yang serius bahkan pada orang sehat yang mengikuti arahan dosis sekalipun. Karena ephedra memiliki kandungan yang tidak aman untuk orang dewasa dan anak-anak yang dapat menyebabkan kondisi berbahaya dan mengakibatkan kelumpuhan serta ancaman jiwa.

Penggunaan ephedra dalam dosis tinggi dengan jangka waktu panjang akan memiliki kaitan dengan tekanan darah tinggi, serangan jantung, gangguan otot, kejang, stroke, detak jantung tidak teratur, kehilangan kesadaran, dan kematian.

Ephedra juga dapat menyebabkan efek samping yang cukup ringan seperti pusing, gelisah, mudah marah, jantung berdebar-debar, sakit kepala, diare, kehilangan nafsu makan, mual, muntah, dan lain-lain.

Manfaat Ephedra

Ephedra mengandung bahan kimia yang disebut efedrin sehingga ephedra dapat menstimulasi jantung, paru-paru, dan sistem saraf. Ephedra juga mungkin efektif jika digunakan untuk membantu menurunkan berat badan ketika dilakukan bersamaan dengan olahraga dan diet rendah lemak. Ephedra mungkin juga dapat mengurangi lemak tubuh, menurunkan “kolesterol buruk” LDL dan meningkatkan “kolesterol baik” HDL.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat via HonestDocs Kini Bisa Dengan OVO!

PROMO! Gratis biaya antar obat ke seluruh Indonesia (minimum transaksi Rp100.000)

Medicine delivery 01

Ephedra memiliki kegunaan untuk menurunkan berat badan dan obesitas serta meningkatkan kinerja atletik terutama bagi para atlet. Dapat juga digunakan untuk mengatasi alergi dan demam, kedinginan, flu, hidung tersumbang, dan kondisi gangguan saluran pernapasan seperti bronkospasme, asma, dan bronkitis.

Ephedra juga dapat digunakan untuk pilek, flu babi, kedinginan, sakit kepala, ketidakmampuan untuk berkeringat, nyeri sendi dan tulang, dan sebagai "pil air" untuk meningkatkan jumlah cairan yang dikeluarkan dari tubuh melalui urin.

Dosis Ephedra

Dosis penggunaan ephedra yang tepat tergantung pada beberapa faktor seperti usia pengguna, riwayat kesehatan, dan beberapa kondisi lainnya. Saat ini tidak ada informasi ilmiah yang cukup untuk menentukan kisaran dosis yang tepat untuk ephedra. Perlu diingat bahwa produk alami tidak selalu aman dan penyesuaian dosis penting dilakukan. Pastikan untuk mengikuti petunjuk yang relevan pada label produk dan konsultasikan dengan dokter sebelum menggunakan ephedra.

Interaksi Ephedra

  • Jangan gunakan ephedra dengan stimulan lain seperti kafein karena dapat meningkatkan kemungkinan menimbulkan efek samping yang mengancam jiwa. Sumber kafein termasuk kopi, teh, kacang kola, dan guarana.
  • Obat-obatan yang dapat menyebabkan detak jantung yang tidak teratur dapat berinteraksi dengan ephedra. Karena ephedra dapat meningkatkan kecepatan detak jantung. Beberapa obat yang dapat menyebabkan detak jantung tidak teratur termasuk amiodarone (Cordarone), disopyramide (Norpace), dofetilide (Tikosyn), ibutilide (Corvert), procainamide (Pronestyl), quinidine, sotalol (Betapace), thioridazine (Mellaril).
  • Methylxanthines dapat berinteraksi dengan ephedra. Karena ephedra dapat menstimulasikan dan merangsang tubuh yang menyebabkan efek samping seperti gelisah, gugup, detak jantung yang cepat, tekanan darah tinggi, dan kecemasan. Methylxanthine termasuk aminofilin dan teofilin.
  • Obat stimulan dapat berinteraksi dengan ephedra. Karena obat perangsang dan ephedra dapat mempercepat sistem saraf yang membuat Anda merasa gelisah dan mempercepat detak jantung. Selain itu juga dapat menyebabkan masalah serius termasuk peningkatan denyut jantung dan tekanan darah tinggi. Beberapa obat stimulan termasuk diethylpropion (Tenuate), epinefrin, phentermine (Ionamin), pseudoephedrine (Sudafed).
  • Dexamethasone (Decadron) dapat berinteraksi dengan ephedra. Tubuh memecah deksametason (Decadron) untuk menyingkirkannya. Ephedra dapat meningkatkan kecepatan tubuh memecah deksametason (Decadron) dan ephedra dapat menurunkan efektivitas deksametason.
  • Derivatif Ergot berinteraksi dengan ephedra karena penggunaannya secara bersamaan dapat meningkatkan tekanan darah. Beberapa turunan ergot ini termasuk bromocriptine (Parlodel), dihydroergotamine (Migranal, DHE-45), ergotamine (Cafergot), dan pergolide (Permax).
  • Obat untuk depresi (MAOIs) berinteraksi dengan ephedra. Jika digunakan bersamaan dapat menyebabkan efek samping yang serius termasuk detak jantung yang cepat, tekanan darah tinggi, kejang, dan gugup. Beberapa obat yang digunakan untuk depresi termasuk fenelzin (Nardil), tranylcypromine (Parnate).
  • Obat untuk diabetes (obat antidiabetes) berinteraksi dengan ephedra karena ephedra dapat meningkatkan gula darah sementara obat diabetes digunakan untuk menurunkan gula darah, sehingga ephedra dapat menurunkan efektivitas obat diabetes. Beberapa obat yang digunakan untuk diabetes termasuk glimepiride (Amaryl), glburida (DiaBeta, Glynase PresTab, Micronase), insulin, pioglitazone (Actos), rosiglitazone (Avandia), chlorpropamide (Diabinese), glipizide (Glucotrol), tolbutamide (Orinase).
  • Obat yang digunakan untuk mencegah kejang (Antikonvulsan) berinteraksi dengan ephedra. Kedua obat tersebut dapat mempengaruhi bahan kimia di otak sehingga ephedra dapat menurunkan efektivitas obat yang digunakan untuk mencegah kejang. Beberapa obat yang digunakan untuk mencegah kejang termasuk fenobarbital, primidon (Mysoline), asam valproat (Depakene), gabapentin (Neurontin), carbamazepine (Tegretol), phenytoin (Dilantin).

Perhatian

  • Hati-hati dalam menggunakan kombinasi ephedra karena dapat menyebabkan perubahan kecil pada tekanan darah dan denyut jantung.
  • Ibu hamil dan menyusui dilarang mengonsumsi ephedra karena sangat tidak aman.
  • Ephedra dapat menstimulasi jantung dan memperburuk nyeri dada sehingga penderita penyakit jantung tidak boleh meggunakan ephedra.
  • Penggunaan ephedra dosis besar dapat membuat kecemasan semakin buruk.
  • Ephedra dapat mengganggu kontrol gula darah, meningkatkan tekanan darah tinggi, dan meningkatkan masalah sirkulasi sehingga tidak disarankan untuk menggunakan ephedra.
  • Penderita anoreksia nervosa atau bulimia harus menghindari ephedra karena mempengaruhi nafsu makan.
  • Ephedra tidak boleh digunakan setidaknya dua minggu sebelum atau setelah operasi/pembedahan.
  • Ephedra tidak boleh digunakan oleh para penderita penyakit berikut karena dapat memperburuk kondisi:
    • gangguan gerakan tremor esensial
    • tiroid yang terlalu aktif dan kondisi terkait
    • batu ginjal
    • glaukoma sudut sempit
    • tumor kelenjar adrenal (pheochromocytoma)
    • gangguan kejang

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit

Pesan Pengiriman Obat Ini

Chat dengan kami di WhatsApp! Kami dapat membantu mengantarkan obat ke rumah Anda se-Indonesia dalam waktu 3 hari atau lebih cepat dalam 24 jam di wilayah DKI Jakarta dengan pembayaran melalui transfer bank atau Go-Pay. Catatan: Kami bukanlah apotek atau toko obat dan kami tidak menjual obat secara langsung. Jasa pengiriman kami bertujuan untuk memberikan kenyamanan kepada pasien dengan pengambilan pesanan obat Anda di apotek. Perlu diketahui bahwa ada obat-obatan tertentu yang tidak dapat dikirimkan sesuai dengan ketentuan hukum

Chat di WhatsApp