Dolomite: Informasi Manfaat dan Cara Kerja

Dipublish tanggal: Apr 5, 2019 Update terakhir: Okt 26, 2020 Waktu baca: 3 menit

Dolomite merupakan jenis batu kapur yang kaya akan magnesium dan kalsium karbonat, serta memiliki jumlah mineral lain walau kandungannya lebih sedikit. Dolomite dianggap sebagai sumber magnesium dan kalsium karbonat yang baik dan dapat dijadikan sebagai suplemen.

Mengenai Dolomite

Golongan

Suplemen

Kemasan

Tablet

Kandungan

-

Manfaat Dolomite

Dolomite merupakan sumber magnesium dan kalsium karbonat yang baik bagi tubuh dan dapat dijadikan sebagai suplemen.

Efek samping Dolomite

Dolomite dapat menyebabkan: 

  • iritasi perut
  • sembelit
  • mual
  • muntah
  • diare

Dosis Dolomite

Dosis penggunaan dolomite yang tepat bergantung pada beberapa faktor seperti usia, riwayat kesehatan, dan kondisi lainnya. Saat ini belum ada informasi ilmiah yang cukup untuk menentukan kisaran dosis yang tepat untuk dolomite.

Produk alami tidak selalu aman dan penyesuaian dosis sangat penting untuk dilakukan. Pastikan mengikuti petunjuk yang ada pada label kemasan dan konsultasikan dengan dokter sebelum Anda menggunakan dolomite.

Interaksi Dolomite

Dolomite dapat berinteraksi dengan antibiotik tertetnu karena dolomite dapat mengurangi jumlah antibiotik yang diserap tubuh sehingga dapat menurunkan efektivitas antibiotik. Untuk menghindari terjadinya interaksi, sebaiknya penggunaan dolomite dengan antibiotik tertentu diberikan jeda waktu tertentu.

  • Beberapa antibiotik kuinolon yang mungkin dapat berinteraksi di antaranya ciprofloxacin (Cipro), enoxacin (Penetrex), norfloxacin (Chibroxin, Noroxin), sparfloxacin (Zagam), trovafloxacin (Trovan), dan grepafloxacin (Raxar).
  • Beberapa antibiotik tetrasiklin yang mungkin dapat berinteraksi di antaranya demeclocycline (Declomycin), minocycline (Minocin), dan tetracycline (Achromycin). Bifosfat dapat berinteraksi dengan dolomite di antaranya alendronate (Fosamax), etidronate (Didronel), risedronate (Actonel), tedudronate (Skelid).
  • Estrogen dapat berinteraksi dengan dolomite, karena estrogen membantu tubuh menyerap kalsium. Jika estrogen digunakan bersamaan dengan dolomite dapat meningkatkan terlalu banyak kalsium dalam tubuh.
  • Levothyroxine yang digunakan untuk fungsi tiroid rendah dapat berinteraksi dengan dolomite karena dapat mengurangi Levothyroxine yang dapat diserap tubuh. Beberapa merek yang mengandung levothyroxine di antaranya Armour Thyroid, Eltroxin, Estre, Euthyrox, Levo-T, Levothroid, Levoxyl, Synthroid, Unithroid.
  • Sotalol (betapace) dapat berinteraksi dengan dolomite karena dapat mengurangi sotalol yang dapat diserap tubuh sehingga dapat menurunkan efektivitas sotalol.
  • Pil air (diuretik hemat kalium) pun dapat berinteraksi dengan dolomite karena beberapa pil air dapat meningkatkan kadar magnesium dalam tubuh di mana dolomite juga mengandung magnesium sehingga dapat menyebabkan terlalu banyak magnesium yang ada di dalam tubuh. Beberapa pil air yang meningkatkan magnesium dalam tubuh di antaranya amiloride (Midamor), spironolactone (Aldactone), dan triamterene (Dyrenium).

Perhatian

  • Dolomite kemungkinan tidak aman bagi sebagian besar orang dewasa ketika diminum karena beberapa produk dolomit mungkin terkontaminasi dengan logam berat seperti aluminium, arsenik, timbal, merkuri, dan nikel.
  • Jangan mengonsumsi dolomit dalam jumlah besar untuk jangka waktu lama atau dalam kombinasi dengan suplemen kalsium atau magnesium lainnya.
  • Hindari penggunaan dolomite pada ibu hamil dan menyusui karena risiko terkontaminasi logam berat.
  • Hindari penggunaan dolomite pada anak-anak, karena mereka cenderung lebih sensitif dan mudah kontaminasi terutama dengan timah.
  • Bagi penderita blok jantung, jangan menggunakan dolomite yang merupakan sumber magnesium karena magnesium tambahan tidak baik bagi mereka.
  • Bagi Anda yang menderita kelenjar paratiroid, jangan menggunakan dolomite yang merupakan sumber kalsium karena dapat membuat keseimbangan kalsium terganggu.
  • Bagi penderita penyakit ginjal, magnesium dan kalsium berlebih dapat berbahaya. jika Anda memiliki masalah ginjal yang serius, jangan menggunakan dolomite karena dolomite merupakan sumber kedua mineral tersebut.
  • Seseorang yang mengalami kondisi sarkoidosis tidak diperbolehkan menggunakan dolomite karena dolomite yang merupakan sumber kalsium dapat meningkatkan risiko tubuh menyerap terlalu banyak kalsium.

6 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
What Type of Calcium Supplement Is Best?. Verywell Health. (https://www.verywellhealth.com/what-type-of-calcium-supplement-is-best-2549695)
Dolomite as a nutritional supplement?. Go Ask Alice!. (https://goaskalice.columbia.edu/answered-questions/dolomite-nutritional-supplement)
Dolomite supplementation improves bone metabolism through modulation of calcium-regulating hormone secretion in ovariectomized rats. National Center for Biotechnology Information. (https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/15750692)

Artikel ini hanya sebagai informasi obat, bukan anjuran medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter atau apoteker mengenai informasi akurat seputar obat.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Buka di app