HONESTDOCS EDITORIAL TEAM
Ditulis oleh
HONESTDOCS EDITORIAL TEAM
DR.VINA SETIAWAN
Ditinjau oleh
DR.VINA SETIAWAN

Di Usia Berapa Bayi Seharusnya Bisa Berdiri Sendiri?

Dipublish tanggal: Agu 14, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Tinjau pada Feb 25, 2020 Waktu baca: 3 menit
Di Usia Berapa Bayi Seharusnya Bisa Berdiri Sendiri?

Salah satu titik balik yang paling berkesan dalam perkembangan anak dan momen yang sangat ditunggu-tunggu bagi setiap orang tua adalah saat dimana bayi mulai belajar berdiri. 

Dari saat bayi mulai mencoba berdiri hingga saat mereka mengambil langkah pertama merupakan bagian perjalanan hidup yang tidak akan terlupa.

Iklan dari HonestDocs
Beli BLACKMORES CELERY 7000 via HonestDocs

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Blackmores celery 7000 120 1

Lalu pada usia berapakah bayi seharusnya bisa berdiri sendiri? Berikut pada artikel di bawah ini akan membahas lebih lanjut mengenai pertanyaan tersebut.

Pada usia berapa Bayi dapat berdiri sendiri?

Sebagian besar bayi mencoba untuk berjalan atau melangkah antara usia 9 dan 12 bulan dan berjalan dengan baik pada saat bayi berusia 14 atau 15 bulan. 

Namun, jangan khawatir jika anak Anda membutuhkan waktu sedikit lebih lama untuk berjalan. Selama tahun pertama, bayi akan sibuk mengembangkan koordinasi dan kekuatan otot di setiap bagian tubuhnya. Bayi akan belajar duduk, berguling, dan merangkak sebelum bergerak untuk mencoba berdiri dan berjalan sendiri.

Menurut grafik milestone Penilaian Perkembangan Denver II, bayi biasanya dapat:

  • Berdiri, berpegangan pada benda-benda antara usia 6 1/2 hingga 8 1/2 bulan
  • Mencoba bergerak ke posisi berdiri antara usia 8 hingga 10 bulan
  • Berdiri sekitar 2 detik antara usia 9 hingga 11 1/2 bulan
  • Berdiri sendiri antara usia 10 1/2 hingga 14 bulan

Namun angka tersebut bukanlah kisaran ketika semua bayi harus memenuhi kemampuan dapat berdiri dan berjalan sendiri. Angka tersebut hanya kisaran ketika 25-90 persen bayi umumnya dapat berdiri sendiri, dapat berpegangan, berjalan dll. 

Jadi, sekitar 10 persen balita bisa memakan waktu sedikit lebih lama dan akhirnya dapat berdiri dan berjalan beberapa minggu atau beberapa bulan kemudian.

Iklan dari HonestDocs
Beli BLACKMORES CELERY 7000 via HonestDocs

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Blackmores celery 7000 120 1

Bagaimana Anda dapat membantu Bayi Anda berdiri?

Ada berbagai cara yang dapat Anda lakukan untuk membantu dan mendorong bayi Anda untuk berdiri sendiri,berikut beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk membantu bayi berdiri sendiri:

Ciptakan lingkungan yang aman

Keinginan bayi untuk mengeksplorasi adalah salah satu cara paling pasti bagi mereka untuk mengembangkan kepercayaan diri untuk mulai berdiri. 

Untuk memastikan mereka dapat melakukan gerakan tersebut dengan aman, letakkan benda-benda yang rentan hancur, zat-zat yang berpotensi beracun, dan bahaya tersedak di luar jangkauan bayi. 

Singkirkan furniture dengan ujung tajam dan benda-benda ringan yang mungkin dapat digunakan bayi untuk menarik, dan benda-benda yang berpotensi bahaya lainnya. Tutupi saklar listrik dan pastikan pintu dan lemari dalam keadaan terkunci.

Memotivasi bayi untuk berdiri

Sedikit motivasi tambahan bisa menjadi hal yang mendorong bayi Anda untuk bereksperimen. Coba letakkan mainan favorit atau benda-benda yang menarik di luar jangkauan bayi, di atas furnitur yang rendah dan kokoh, dan dorong bayi untuk berdiri.

Beri bayi banyak dorongan/ support

Dengan memberikan banyak tepuk tangan, senyum, dan dorongan dari Anda, bayi cenderung akan lebih bersedia untuk mencoba hal-hal baru. Jika bayi terjatuh Anda dapat membantu mendorongnya dengan menunjukkan kepada mereka dukungan dan mendesak bayi untuk mencobanya kembali.

Iklan dari HonestDocs
Dermal Fillers Treatment di Reface Clinic

Dermal Filler merupakan perawatan wajah yang berfungsi untuk memperbaiki area tertentu yang memang diperlukan. Misalnya, untuk membantu mengatasi kerutan, garis halus atau cekungan yang disebabkan penuaan, meratakan tekstur dan menghaluskan kulit, hingga menghilangkan bekas luka. Perawatan wajah ini dilakukan dengan menyuntikan cairan seperti asam hialuronat atau kolagen, maupun zat sintesis kebagian wajah yang bermasalah, Contohnya pipi,hidung,bibir,rahang,dagu,area sekitar muka, dan lainnya. Perawatan dermal filler akan menjadikan wajah menjadi lebih berisi sehingga keriput atau garis-garis halus jadi tersamarkan.

Dermal fillers treatment di reface clinic

Perjalanan bayi dari merangkak ke berdiri merupakan salah satu bagian paling ajaib dari tahun pertama perkembangan bayi. Oleh karena itu, jangan pernah lewatkan momen-moment berharga tersebut dalam kehidupan Anda.

Hal yang perlu diketahui tentang posisi berdiri pada Bayi

Hal-hal lain yang perlu diketahui tentang posisi berdiri pada bayi termasuk:

  • Sebagian besar bayi yang berusia muda mampu berdiri dengan dukungan dan menahan berat badan antara usia 2 dan 4 1/2 bulan.
  • Balita dengan displasia pinggul perkembangan yang tidak terdiagnosis mungkin dapat berdiri dan kemungkinan akan belajar berjalan dengan gaya berjalan yang lemas atau berjalan dengan tertatih-tatih
  • Kebanyakan balita dapat berjalan mundur antara usia 13 dan 17 bulan.
  • Kebanyakan balita mulai mencoba berlari dan berjalan menaiki tangga dalam waktu usia 14 bulan.

Wajar jika setiap orang tua ingin memastikan bahwa bayinya tetap sehat dan tumbuh normal. Setiap orang tua akan melakukan hal yang terbaik untuk menjaga bayinya tetap tumbuh dan berkembang sesuai usianya. 

Tetapi, jika bayi Anda tidak dapat berjalan pada usia 14 atau 15 bulan, segera konsultasikan ke dokter anak terdekat. Hal tersebut merupakan waktu yang tepat untuk mengecek dan memastikan tidak ada masalah pada tumbuh kembang anak Anda.

10 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Sims A, et al. (2018). Infant walker-related injuries in the United States. (https://pediatrics.aappublications.org/content/142/4/e20174332)
Jenni OG, et al. (2012). Infant motor milestones poor predictive value for outcome of healthy children. DOI: (https://doi.org/10.1111/apa.12129)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app