Cara Mengurangi Konsumsi Daging

Dipublish tanggal: Jul 3, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Tinjau pada Okt 8, 2019 Waktu baca: 3 menit
Cara Mengurangi Konsumsi Daging

Daging memiliki berbagai macam nutrisi yang penting bagi tubuh, tetapi mengonsumsi daging secara berlebihan dapat memberikan efek negatif bagi kesehatan tubuh. Hal ini dapat disebabkan karena kandungan lemak jenuh dan kolesterol yang tinggi terkandung di dalam daging.

Oleh karena itu, banyak orang kemudian berusaha mengurangi konsumsi daging. Hal ini tentunya tidak mudah terutama bagi mereka yang sudah terbiasa dan sangat menyukai daging. Tetapi beberapa alasan dan cara berikut mungkin dapat mendorong Anda lebih kuat untuk mengurangi konsumsi daging.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Diet via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 38

Alasan perlunya mengurangi konsumsi daging

1. Tekanan darah menurun

Sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Public Health Nutrition menunjukkan bahwa orang yang diet dengan tidak memakan daging akan memiliki tekanan darah yang lebih rendah dibandingkan orang yang mengonsumsi daging. Hal ini juga dapat mencegah risiko terkena penyakit kardiovaskular serta menjaga kesehatan jantung. Sebagai pengganti daging, mereka tentunya akan mengonsumsi lebih banyak sayur-sayuran dan buah-buahan.

2. Lebih mudah BAB

Dengan mengurangi daging, nutrisi kebutuhan tubuh akan didapat dari sayur dan buah. Berbagai jenis sayur, buah, dan kacang-kacangan mengandung serat yang tinggi. Oleh karena itu, dengan mengonsumsi serat lebih banyak akan menurunkan risiko konstipasi dan juga membantu memperbaiki sistem pencernaan sehingga buang air besar akan menjadi lebih lancar.

Baca juga: Makanan Pelancar BAB

3. Bau badan berkurang

Penyebab bau badan dapat terjadi karena banyak faktor, salah satunya adalah pengaruh konsumsi daging. Penelitian dalam jurnal Chemical Senses membuktikan bahwa orang yang tidak mengonsumsi daging cenderung memiliki aroma tubuh yang lebih menarik dan wangi. Selain itu, makan daging juga diklaim akan menghasilkan jumlah keringat yang lebih banyak. 

4. Kulit lebih sehat

Dengan mengganti sumber nutrisi dari sayur, buah, dan biji-bijian akan meningkatkan kadar antioksidan di dalam tubuh. Antioksidan tersebut akan bertindak sebagai bagian dari detoksifikasi tubuh yang membantu melawan radikal bebas dan mencegah tanda-tanda penuaan pada kulit, termasuk kerutan, komedo, maupun jerawat.

5. Berat badan berkurang

Orang yang tidak mengonsumsi daging memiliki indeks massa tubuh (IMT) lebih rendah dibandingkan orang yang makan daging. Hal ini telah diteliti dan dipublikasikan dalam Journal of the Academy of Nutrition and Dietitics pada tahun 2013. Untuk memenuhi kebutuhan kalori tubuh, Anda dapat menggantinya dengan diet nabati yakni mengonsumsi sayur dan buah.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Diet via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 38

Baca juga: Cara Menghitung Indeks Massa Tubuh

Cara mengurangi konsumsi daging

Setelah menemukan alasan yang kuat untuk mengurangi konsumsi daging, berikut ini beberapa cara yang bisa Anda terapkan untuk mengurangi konsumsi daging: 

1. Kuatkan Niat untuk Hidup Sehat

Sebelum memulai diet untuk mengurangi daging, hal pertama dan terpenting yang perlu Anda lakukan adalah menguatkan niat dan tekad Anda. Perlu disadari beberapa alasan untuk hidup sehat dengan mengurangi konsumsi daging dapat membantu Anda melawan keinginan yang mungkin muncul.

Anda juga perlu memikirkan dampak positif yang dapat Anda rasakan jika Anda mengurangi daging dan dampak negatifnya jika Anda tetap mengonsumsinya. Ini penting agar Anda tahan terhadap godaan dan bisa mengontrol nafsu Anda. Tetapi sebenarnya tidak masalah jika ingin mengonsumsi daging, hanya saja jangan berlebihan.

2. Gunakan Teknik “Mindfull Eating”

Yang dimaksud dengan teknik Mindfull Eating adalah perlunya memperhatikan menu makanan yang akan Anda santap. Anda harus berkonsentrasi dan menyadari semua sensasi yang Anda rasakan sebelum dan sesudah makan. 

Saat makan, Anda juga perlu menyadari adanya proses panjang yang dimulai dari proses membaui, mengunyah, dan menelan makanan. Tidak sampai di situ, Anda juga perlu memperhatikan sensasi setelah Anda makan seperti rasa kenyang dan kantuk yang mungkin menghampiri. Teknik ini dapat membuat Anda lebih menikmati perubahan pola makan Anda. 

3. Miliki bayangan emosional terhadap hewan

Memiliki kedekatan dengan hewan yang biasa dijadikan santapan biasanya akan menimbulkan rasa emosional sehingga mengurangi rasa ingin menyantapnya karena ada perasaan tidak tega atau kasihan. Untuk itu Anda dapat membayangkannya sehingga rasa untuk mengonsumsinya akan berkurang dengan sendirinya.

4. Berada di Lingkungan yang Mendukung

Bergabunglah dengan lingkungan atau komunitas yang mendukung perubahan pola makan Anda. Temukan teman atau kerabat yang sedang menjalani program diet yang sama agar Anda lebih bersemangat dan bisa saling bertukar pikiran. Jika tidak ada, Anda perlu memberitahu orang-orang terdekat agar bisa menjadi support system yang baik dalam menjalani program diet Anda.

1 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Pickering, Gary & Stea, Samantha. (2017). Optimizing message framing to reduce environmental impacts of red meat consumption.. ResearchGate. (https://www.researchgate.net/publication/315804839_Optimizing_message_framing_to_reduce_environmental_impacts_of_red_meat_consumption)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app