Kesehatan Fisik

Sama-sama Menyerang Paru, Ini Beda Pneumonia dan Pneumothorax

Dipublish tanggal: Apr 22, 2020 Update terakhir: Apr 22, 2020 Waktu baca: 3 menit
Sama-sama Menyerang Paru, Ini Beda Pneumonia dan Pneumothorax

Ringkasan

Buka

Tutup

  • Menentukan beda pneumonia dan pneumothorax memang cukup sulit jika hanya melihat dari gejalanya.
  • Pneumonia adalah infeksi saluran pernapasan yang terjadi ketika alveolus terisi oleh cairan atau nanah, sehingga paru-paru meradang.
  • Pneumothorax terjadi ketika ada udara yang memasuki ruang pleura, sehingga tekanan paru-paru meningkat dan memicu kolaps.
  • Pneumonia dan pneumothorax sama-sama menyebabkan nyeri dada dan sesak napas. 
  • Pneumonia bakteri dapat diobati dengan pemberian antibotik, sedangkan pneumonia virus dapat diatasi dengan istirahat yang cukup, minum banyak air putih, dan minum obat jika demam.
  • Cara mengobati pneumothorax meliputi pemberian tabung oksigen, aspirasi jarum, pemasangan tabung dada, hingga operasi.

Penyakit pneumonia ramai diperbincangkan sejak adanya wabah COVID-19. Namun selain itu, Anda juga perlu tahu bahwa ada suatu kondisi lain yang disebut dengan pneumothorax. Meski namanya mirip dan sama-sama menyerang paru-paru, pneumonia dan pneumothorax adalah dua kondisi yang berbeda. Simak beda pneumonia dan pneumothorax pada ulasan berikut ini.

Sekilas tentang pneumonia dan pneumothorax

Pneumonia

Pneumonia lebih dikenal masyarakat dengan sebutan paru-paru basah. Pneumonia adalah infeksi saluran pernapasan yang menyerang paru-paru, bisa terjadi pada salah satu atau kedua paru.

Iklan dari HonestDocs
Mau Pesan Obat? Beli Aja via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Iklan obat

Pada pneumonia, kantung udara di paru-paru (alveolus) terisi oleh cairan atau nanah sehingga mengakibatkan paru-paru meradang. Penyebabnya bisa karena bakteri, virus, atau jamur.

Dilihat dari usianya, bayi usia kurang dari 2 bulan dan lansia usia 65 tahun ke atas lebih berisiko terkena pneumonia. Pasalnya, mereka memiliki sistem kekebalan tubuh yang rendah sehingga tidak cukup kuat untuk melawan infeksi pada paru-paru. Meski demikian, Anda juga tetap perlu waspada sebab kondisi ini dapat dialami siapa saja tanpa pandang bulu.

Pneumothorax

Pneumothorax sebetulnya tak jauh berbeda dengan pneumonia pada umumnya. Beda pneumonia dan pneumothorax yang paling utama terletak pada lokasi terjadinya peradangan di paru-paru.

Pneumothorax adalah kondisi yang terjadi ketika ada udara yang memasuki ruang pleura, yaitu ruang antara dinding dada dan paru-paru. Semakin banyak udara yang masuk, maka tekanan di dalam ruang pleura akan meningkat dan lambat laun memicu kolaps. Karena itulah, pneumothorax juga disebut dengan paru-paru kolaps.

Kolaps pada paru-paru dapat terjadi pada salah satu bagian atau kedua paru. Bila tidak segera ditangani, paru-paru bisa kehabisan oksigen dan fatalnya menyebabkan kematian.

Beda pneumonia dan pneumothorax

1. Penyebab

Walau sama-sama menyerang organ paru-paru, pneumonia dan pneumothorax disebabkan oleh hal yang berbeda. 

Iklan dari HonestDocs
Mau Pesan Obat? Beli Aja via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Iklan obat

Secara umum, pneumonia terjadi akibat infeksi bakteri, virus, maupun jamur. Namun, pada bayi usia kurang dari 1 tahun, penyebab pneumonia seringnya disebabkan oleh virus RSV.

Sedangkan penyebab pneumothorax antara lain:

  • Kebiasaan merokok: zat racun dalam rokok dapat memicu inflamasi pada saluran pernapasan.
  • Cedera pada dada, seperti patah tulang atau luka tusukan.
  • Bentuk tubuh: Orang yang tinggi-kurus lebih berisiko terkena pneumotoraks spontan primer.
  • Keturunan keluarga.

Selain itu, pneumothorax juga dapat terjadi saat pneumonia sudah mencapai tahap kronis. Kondisi ini disebut dengan pneumotoraks spontan sekunder. Jadi sederhananya, pneumothorax merupakan salah satu komplikasi pneumonia.

2. Gejala 

Meski kerap berkaitan satu sama lain, beda pneumonia dan pneumothorax bisa dilihat dari gejalanya.

Tanda dan gejala pneumonia adalah:

  • Nyeri dada saat bernapas atau batuk
  • Batuk berdahak
  • Hilang nafsu makan
  • Demam, berkeringat, dan menggigil
  • Mual, muntah, dan diare
  • Napas pendek (ngos-ngosan)

Baca Selengkapnya: Berbagai Gejala Paru-Paru Basah yang Penting Diketahui

Iklan dari HonestDocs
Mau Pesan Obat? Beli Aja via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Iklan obat

Sementara pada pneumothorax, udara yang menumpuk di paru-paru membuat organ ini tidak bisa membesar dengan leluasa. Akibatnya, ketika Anda menarik napas, Anda akan merasakan nyeri dada dan sesak napas.

Selain itu, gejala pneumothorax juga dapat berupa:

  • Kulit kebiruan
  • Napas cepat
  • Batuk
  • Jantung berdebar-debar

3. Cara mengobati

Untuk memastikan apakah gangguan paru-paru termasuk pneumonia atau pneumothorax, dokter membutuhkan berbagai jenis pemeriksaan. Mulai dari pemeriksaan fisik, rontgen paru, USG, hingga tes darah untuk mengukur jumlah oksigen dalam darah. 

Beda pneumonia dan pneumothorax juga dapat dilihat dari segi pengobatannya. Jika disebabkan oleh pneumonia, maka dokter terlebih dahulu akan memastikan lagi jenis pneumonia mana yang Anda alami.

Pada kasus pneumonia bakteri, dokter akan meresepkan antibiotik yang harus dihabiskan. Namun, antibiotik ini tidak akan mempan jika hasilnya Anda mengalami pneumonia virus. Anda hanya dianjurkan untuk istirahat, banyak minum air putih, dan minum obat jika demam.

Pada pneumothorax, pengobatan bertujuan untuk meringankan gejala dan mencegah kekambuhan. Hal ini akan ditentukan berdasarkan tingkat keparahan kolaps paru-paru dan kondisi kesehatan Anda secara keseluruhan.

Beberapa pilihan cara mengobati pneumothorax meliputi:

  • Pemberian tabung oksigen.
  • Aspirasi jarum: memasukkan jarum berongga dengan kateter di antara tulang rusuk dan ruang pleura. Digunakan untuk menarik kelebihan udara di paru-paru dan mengurangi tekanannya.
  • Pemasangan tabung dada: untuk menghilangkan udara dari rongga dada sampai paru-paru kembali pulih dan bisa mengembang dengan normal.
  • Operasi.

Baca Juga: 6 Obat Pneumonia Alami yang Ampuh Redakan Gejala

Menentukan beda pneumonia dan pneumothorax memang cukup sulit jika hanya melihat dari gejalanya. Maka itu, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter bila Anda mengalami nyeri dada dan sesak napas guna memastikan penyebabnya.

4 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
University of Michigan. Collapse Lung (Pneumothorax).(https://www.uofmhealth.org/health-library/zr1018spec).

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit
Buka di app