Anbiolid: Manfaat, Efek Samping, dan Dosis

Update terakhir: Mar 15, 2019 Waktu baca: 2 menit
Telah dibaca 1.109.398 orang

Anbiolid adalah merek dagang Roxithromycin dan merupakan antibiotik golongan makrolidum yang mempunyai spektrum luas, aktif terhadap bakteri gram negatif maupun gram positif meskipun dibandingkan eritromisin, roksitromisina (Roxithromycin) lebih aktif terhadap bakteri gram negatif. 

Roksitromisina (Roxithromycin) adalah bakteriostatik yang bekerja dengan cara mengikat sub unit 50s dari ribosom bakteri sehingga menghambat translasi mRNA. Dengan demikian sistesis protein akan terganggu sehingga pertumbuhan bakteri akan terhambat.

Mengenai Anbiolid

Golongan

Obat keras

Kemasan  

Dos 5 x 10 tablet 150 mg

Kandungan

Roxithromycin 150 mg

Manfaat Anbiolid

Kegunaan Anbiolid adalah untuk mengobati infeksi yang disebabkan oleh kuman yang peka terhadap Anbiolid seperti :

  • Infeksi telinga hidung dan tenggorokan (THT)
  • Bronkopulminari
  • Infeksi saluran genital (kecuali infeksi gonococcus)
  • Infeksi kulit dan struktur kulit
  • Anbiolid juga digunakan untuk infeksi kulit dan jaringan lunak

Efek samping Anbiolid

  • Kebanyakan efek samping Anbiolid yang muncul adalah mual, muntah, diare, kembung, flatulensi, palpitasi, nyeri dada, dispepsia, dan nyeri pada perut.
  • Sakit kepala, insomnia, reaksi alergi (seperti ruam kulit dan anafilaktik) dan hasil tes fungsi hati yang abnormal juga dilaporkan terjadi akibat pemakaian Anbiolid meski kejadiannya jarang.

Dosis Anbiolid

Anbiolid diberikan dengan dosis :

  • Dewasa : 150 mg dua kali sehari atau 300 mg sekali sehari.
  • Anak-anak : 2.5 - 5 mg / kg BB / hari, diberikan dalam dua dosis terbagi 30 menit sebelum makan atau 2 jam setelah makan.

Interaksi Anbiolid

  • Jika Anbiolid diberikan bersamaan dengan teofilin, terjadi peningkatan konsentrasi teofilin pada plasma sehingga meningkatkan efek sampingnya.
  • Anbiolid juga berinteraksi dengan warfarin dan agen anti koagulan lainnya sehingga jika diberikan bersamaan berpotensi terjadi perdarahan.
  • Sebaiknya Anbiolid tidak diberikan bersamaan dengan ergotamine dan sejenisnya.

Perhatian

  • Hati-hati memberikan Anbiolid pada penderita dengan fungsi hati dan ginjal yang rusak.
  • Meski belum ada bukti berbahaya bagi janin pemberian Anbiolid pada wanita hamil harus dilakukan dengan hati-hati termasuk pemberian kepada ibu menyusui dan pasien usia lanjut.
  • Anbiolid harus dihindari pada pasien yang memiliki riwayat reaksi hipersensitifitas pada Anbiolid dan antibiotika makrolidum lainnya.
  • Anbiolid dikontraindikasikan untuk pasien dengan fungsi hati dan ginjal yang rusak.
  • Anbiolid harus digunakan dengan hati-hati jika pasien memiliki masalah jantung atau sedang memakai obat-obatan yang dapat menyebabkan masalah jantung tertentu (misalnya, perpanjangan QT atau bradycardia), atau terjadinya ketidakseimbangan elektrolit (misalnya, level kalium atau natrium yang rendah).

Toleransi terhadap kehamilan

Roksitromisina (Roxithromycin) yang telah digunakan oleh hanya sejumlah wanita hamil dan wanita usia subur, tidak terjadi peningkatan frekuensi malformasi atau efek berbahaya langsung atau tidak langsung lainnya pada janin manusia yang telah diamati. Studi pada hewan belum menunjukkan bukti terjadinya peningkatan kerusakan janin.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit