Doctor men
Ditulis oleh
HONESTDOCS EDITORIAL TEAM

Ampicillin/Sulbactam: Manfaat, Efek Samping, dan Dosis

Update terakhir: SEP 21, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 1.233.444 orang

Ampicillin/Sulbactam adalah merek dagang Ampicillin Sulbactam yang merupakan antibiotik kombinasi yang digunakan untuk mengatasi resistensi bakteri produsen enzim betalaktamase terhadap ampicillin.

Ampicillin adalah antibiotik beta laktam yang termasuk golongan penicillin sedangkan sulbactam adalah obat yang bekerja dengan cara menghambat enzim betalaktamase yang diproduksi oleh bakteri, sehingga penambahan sulbactam akan meningkatkan potensi ampicillin. 

Ampicillin/Sulbactam adalah bakteriosidal yang bekerja dengan cara menghambat secara irreversibel aktivitas enzim transpeptidase yang dibutuhkan untuk sintesis dinding sel bakteri.

Mengenai Ampicillin/Sulbactam

Golongan

Resep dokter

Kemasan

Ampicillin/Sulbactam 1.5 g, 3 g, 15 g injeksi

Kandungan

(Ampicillin 500 mg + Sulbaktam 250 mg) 750 mg/ vial

Manfaat Ampicillin/Sulbactam

Kegunaan Ampicillin/Sulbactam adalah untuk mengobati infeksi yang disebabkan oleh bakteri yang peka terhadap Ampicillin/Sulbactam, seperti :

  • Infeksi kulit, struktur kulit dan jaringan lunak : selulitis, ulkus kaki karena diabetik dan abses yang disebabkan oleh Staphylococcus aureus dan Streptococcus pyogenes. 
  • Infeksi saluran pernapasan atas : faringitis dan tonsilitis yang disebabkan oleh S. pyogenes dan S. aureus. Sinusitis akut maupun kronis yang disebabkan oleh S. aureus, S. pneumoniae, H. influenzae dan S.progenies. Otitis media, terutama media yang supuratif, dengan atau tanpa mastoiditis antrum.
  • Infeksi saluran nafas bawah : Bakterial pneumonia, bronkitis, bronchiestasis disebabkan oleh S. pneumoniae, H. influenzae, Staphylococcus aureus dan S.progenies. Eksaserbasi akut PPOK (Penyakit Paru Obstruksi Kronis).
  • Infeksi saluran kemih : pielonefritis, sistitis disebabkan oleh Escherichia coli, Proteus mirabilis, Klebsiella, Enterobacter dan Staphylococcus aureus.
  • Infeksi bedah : profilaksis dan pengobatan infeksi akibat operasi bedah, profilaksis peri-operatif dalam bedah ortopedi dan kardiovaskular.
  • Infeksi ginekologi : terutama infeksi yang disebabkan oleh E. coli strain betalaktamase dan Bacteroides sp. (Termasuk B. fragilis).
  • Infeksi pada saluran pencernaan : bakterial esophagitis dan pengobatan infeksi H. pylori.
  • Infeksi tulang dan sendi yang disebabkan oleh bakteri yang peka.

Efek samping Ampicillin/Sulbactam

Dosis Ampicillin/Sulbactam

  • Ampicillin/Sulbactam diberikan dengan dosis :
    Dewasa 1.5 - 12 gram dalam dosis bagi setiap 6 - 8 jam. Infeksi yang tidak terlalu berat dapat diberikan setiap 12 jam
    Anak-anak 150 mg / kg BB / hari dalam dosis bagi setiap 6 - 8 jam
  • Untuk Gonorrhoe dan uretritis non gonococcal : 2.250 mg sebagai dosis tunggal, dapat diberikan bersama Probenezid 1 gram
  • Dosis maksimum sulbactam tidak boleh lebih dari 4 gram / hari

Untuk pasien dengan fungsi ginjal yang buruk, monitor kadar obat dalam plasma dan urin harus dilakukan.

Interaksi Ampicillin/Sulbactam

  • Ampicillin/Sulbactam jika diberikan bersamaan dengan allopurinol dapat meningkatkan reaksi hipersensitivitas.
  • Obat antikoagulan warfarin dan obat probenezid dapat meningkatkan kadar Ampicillin/Sulbactam dalam plasma sehingga meningkatkan potensi terjadinya efek samping.
  • Ampicillin/Sulbactam dapat menurunkan efektivitas obat kontrasepsi oral.

Perhatian

  • Hati-hati memberikan Ampicillin/Sulbactam pada penderita dengan fungsi hati dan ginjal yang rusak terutama pada pemakaian obat dalam jangka waktu panjang.
  • Pertimbangan yang masak perlu dilakukan jika Ampicillin/Sulbactam diberikan pada ibu menyusui atau pada bayi baru lahir
  • Pasien yang memiliki riwayat asma atau pasien yang menderita eksim, gatal-gatal dan demam memiliki potensi lebih tinggi mengalami reaksi alergi terhadap Ampicillin/Sulbactam
  • Penggunaan antibiotik Ampicillin/Sulbactam harus dihindari pada pasien dengan riwayat alergi pada Ampicillin/Sulbactam dan antibiotika penisillinum lainnya.

Toleransi terhadap kehamilan

Penelitian pada reproduksi hewan tidak menunjukkan risiko pemakaian Ampicillin/Sulbactam pada janin dan tidak ada studi yang memadai dan terkendali dengan baik pada wanita hamil. Penelitian pada hewan telah menunjukkan efek buruk, namun studi yang memadai dan terkendali dengan baik pada ibu hamil tidak menunjukkan risiko untuk janin dalam trimester berapapun.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit

Pesan Pengiriman Obat Ini

Ingin beli obat ini? Chat dengan kami di WhatsApp! Kami dapat membantu mengantarkan obat ke rumah Anda se-Indonesia dengan pembayaran via bank transfer, kartu kredit, COD (di sebagian besar kota), Alfamart, dan OVO. Catatan: Kami bukanlah apotek atau toko obat dan kami tidak menjual obat secara langsung. Jasa pengiriman kami bertujuan untuk memberikan kenyamanan kepada pasien dengan pengambilan pesanan obat Anda di apotek. Perlu diketahui bahwa ada obat-obatan tertentu yang tidak dapat dikirimkan sesuai dengan ketentuan hukum.

Chat di WhatsApp