ADELIA MARISTA SAFITRI, S.K.M
Ditulis oleh
ADELIA MARISTA SAFITRI, S.K.M
DR. KARTIKA MAYASARI
Ditinjau oleh
DR. KARTIKA MAYASARI

Allantoin: Informasi Manfaat dan Cara Kerja

Dipublish tanggal: Agu 27, 2020 Update terakhir: Okt 26, 2020 Waktu baca: 3 menit

Ringkasan

Buka

Tutup

  • Allantoin adalah zat yang berfungsi sebagai emolien untuk mengobati atau mencegah kulit kering, kasar, pecah-pecah, bersisik, atau gatal.
  • Manfaat Allantoin juga bisa digunakan untuk mengatasi iritasi kulit ringan seperti ruam popok atau kulit terbakar akibat terapi radiasi.
  • Waspadai risiko efek samping Allantoin seperti sensasi terbakar, tersengat, kemerahan, atau iritasi pada kulit.
  • Oleskan Allantoin tipis-tipis pada area kulit yang terinfeksi, atau sesuai kebutuhan. Seberapa sering obat ini digunakan sesuai kondisi kulit masing-masing pasien.
  • Konsultasikan dulu dengan dokter sebelum menggunakan Allantoin saat hamil atau menyusui.
  • Klik untuk mendapatkan Allantoin atau obat kulit lainnya ke rumah Anda di HDmall. *Gratis ongkir ke seluruh Indonesia & bisa COD.

Allantoin adalah zat yang berfungsi sebagai emolien untuk mengobati atau mencegah kulit kering, kasar, pecah-pecah, bersisik, atau gatal. Emolien adalah zat yang mampu melembutkan dan melembapkan kulit, serta mengurangi sensasi gatal dan pengelupasan pada kulit. Obat ini juga bisa digunakan untuk mengatasi iritasi kulit ringan seperti ruam popok atau kulit terbakar akibat terapi radiasi.

Allantoin bekerja dengan cara mempercepat pertumbuhan sel-sel baru yang lebih sehat, sehingga cocok digunakan untuk mengatasi berbagai masalah kulit yang tergolong ringan. Maka tak heran jika Allantoin banyak digunakan pada berbagai produk kosmetik, pasta gigi, obat kumur, sampo, lipstik, hingga produk anti jerawat.

Mengenai Allantoin

Golongan

Resep dokter

Kemasan

  • Krim
  • Losion

Kandungan

Allantoin

Manfaat Allantoin

Allantoin bertindak sebagai zat emolien yang mampu meningkatkan kelembapan pada kulit. Zat ini akan membentuk lapisan minyak di kulit atas yang kemudian akan menghambat air ke luar dari dalam kulit. 

Lebih jelasnya, berbagai manfaat Allantoin adalah sebagai berikut:

  • Mencegah kulit kering, kasar, pecah-pecah, bersisik, atau gatal
  • Mengatasi iritasi kulit ringan seperti ruam popok, gigitan serangga, atau kulit terbakar akibat terapi radiasi.
  • Membantu mengobati herpes simpleks maupun herpes mulut.

Efek tersebut bisa semakin maksimal jika Allantoin dikombinasikan dengan zat pelembap lainnya seperti urea maupun asam alfa hidroksi seperti asam laktat, asam sitrat, atau asam glikolat. Hal ini bisa membantu merontokkan sel kulit mati, menjaga kelembapan kulit, dan membuat kulit terasa lebih halus serta lembut.

Efek samping Allantoin

Sebagian besar emolien, termasuk Allantoin, dapat digunakan dengan aman dan efektif tanpa efek samping. Akan tetapi, tetap waspadai risiko efek samping Allantoin yang meliputi:

  • Sensasi terbakar
  • Kulit terasa seperti tersengat
  • Kulit kemerahan
  • Iritasi

Jika salah satu atau beberapa efek tersebut kian memburuk, segera konsultasikan ke dokter. Hati-hati dengan efek samping serius yang membutuhkan penanganan segera seperti:

  • Perubahan tak biasa pada kulit, seperti kulit memutih atau terlalu lembap
  • Infeksi kulit
  • Reaksi alergi serius seperti ruam, gatal, atau bengkak (terutama pada wajah, lidah, atau tenggorokan)
  • Pusing hebat
  • Kesulitan bernapas

Bila itu terjadi, jangan tunda lagi untuk periksa ke dokter.

Dosis Allantoin

Dosis Allantoin berbeda-beda pada setiap orang, tergantung dari usia dan kondisi kesehatan pasien. Pastikan untuk selalu mengikuti petunjuk yang tertera di label kemasan.

Oleskan Allantoin tipis-tipis pada area kulit yang terinfeksi, atau sesuai kebutuhan. Seberapa sering Anda menggunakan Allantoin dapat disesuaikan dengan kondisi kulit masing-masing pasien dan mengikuti anjuran dokter.

Jika Anda memiliki kulit kering, gunakan produk berbahan dasar Allantoin tiap kali Anda selesai mencuci tangan. Bila Allantoin digunakan untuk mengatasi ruam popok, pastikan untuk selalu membersihkan area kulit sekitar popok dan keringkan terlebih dahulu sebelum menggunakan krimnya.

Agar hasilnya maksimal, oleskan produk mengandung Allantoin tiap kali sehabis mandi atau saat kulit masih lembap.

Interaksi Allantoin

Potensi interaksi obat terjadi ketika digunakan bersamaan dengan obat lain, sehingga dapat mengubah cara kerja herbal. Sebagai akibatnya, obat tidak dapat bekerja dengan maksimal atau bahkan menimbulkan racun yang membahayakan tubuh.

Oleh sebab itu, penting untuk mengetahui obat apa saja yang sedang Anda konsumsi dan beri tahukan kepada dokter sebelum menggunakan obat apa pun. Sampaikan juga bila Anda memiliki riwayat alergi maupun penyakit lainnya, terutama bila terdapat luka atau infeksi pada kulit.

Perhatian

Hal-hal yang harus diperhatikan selama menggunakan Allantoin adalah:

  • Allantoin hanya untuk penggunaan luar. Hindari area sensitif seperti mata, di dalam mulut atau hidung, dan area vagina atau selangkangan, kecuali disarankan dokter.
  • Hindari mengoleskan krim atau losion Allantoin pada area kulit yang sensitif seperti kulit yang rusak, pecah-pecah, iritasi, atau area kulit yang baru saja dicukur.
  • Hindari mandi terlalu lama atau keseringan terkena sinar matahari untuk menjaga kelembapan kulit. 
  • Gunakan tabir surya dan gunakan pakaian panjang untuk menghindari risiko terbakar sinar matahari.
  • Konsultasikan dulu dengan dokter sebelum menggunakan Allantoin saat hamil atau menyusui.

Artikel terkait:


5 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
National Library of Medicine. Allantoin. (pubchem.ncbi.nlm.nih.gov/compound/Allantoin).
RxList. Allantoin Topical. (https://www.rxlist.com/fdb/drugs/20247/allantoin-topical-drug.htm). 30 Juli 2020.
Drugbank. Allantoin. (https://www.drugbank.ca/drugs/DB11100).

Artikel ini hanya sebagai informasi obat, bukan anjuran medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter atau apoteker mengenai informasi akurat seputar obat.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Buka di app