8 Hal Ini Menjadi Penyebab Kelainan Pedofilia

Dipublish tanggal: Jun 20, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Waktu baca: 2 menit
8 Hal Ini Menjadi Penyebab Kelainan Pedofilia

Pedofilia atau pedofil merupakan kondisi sesorang yang mempunyai daya tarik pada orientasi seksual pada anak-anak kisaran tahun 13 tahun maupun usia yang lebih muda lagi. 

Penderita pedofilia disebabkan karena beberapa hal. Sedangkan tidak semua orang akan mengalami pedofilia. Penting bagi Anda untuk mengetahui penyebab dari kelainan pedofilia.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Saraf & Otak via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 5

Berikut ini penyebab seseorang bisa mengidap pedofil, diantaranya:

Pengalaman ketika masa kecil

Pengalaman yang dialami pada masa kecil menjadi penyebab mengapa seseorang bisa menjadi pedofil. Terlebih lagi apabila pengalaman tersebut adalah mengenai pelecehan seksual.

Apabila anak yang mengalami pelecehan seksual pada masa kecilnya dan tidak segera ditangani oleh ahli psikolog maupun psikiater, maka hal ini akan berdampak pada anak di masa depannya, karena berpeluang bisa menjadi pedofil.

Terjadi kelainan pada bagian otak

Kelainan otak yang terjadi pada temporal seseorang bisa menjadikan seseorang penderita pedofil. Apabila penderita mengetahui terjadi kelainan pada bagian otak, sebaiknya jangan memelihara dan memupuk nya, namun penderita bisa segera mengobatinya. 

Karena semakin kelainan tersebut di pupuk, maka akan berakibat buruk pada masa depan nanti. Untuk menangani kondisi pedofil, bisa mengunjungi ke psikiater.

Adanya permasalahan yang sedang mengalami tumbuh kembang

Dalam masalah seks, orang yang mengalami kelainan pedofil akan mengalami trauma dan seks, sedangkan hal ini pun juga akan sangat berpengaruh pada proses tumbuh kembang maupun prestasi yang didapatkan penderita di sekolah. 

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Saraf & Otak via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 5

Jika kelainan pedofil ini terus tertanam dalam diri seseorang, maka akan menghambat pertumbuhannya dan tidak akan bisa membuatnya cerdas dalam proses belajar.

Perasaan yang selalu tertutup

penderita pedofil cenderung lebih diam dan tidak akan menceritakan apa yang sedang terjadi kepada orang-orang yang ada di sekitarnya. Rasa takut untuk dihakimi menjadi penyebab mengapa ia lebih baik memilih diam dan memendam apa pun yang dirasakannya. 

Semakin pedofil menutupi apa yang sedang terjadi, maka akan menjadikan kelainan pedofil dalam dirinya semakin kuat juga.

Tidak adanya pembelaan saat menjadi korban

Saat penderita kelainan pedofilia tidak mendapatkan pembelaan saat menjadi korban bisa memicu kemunculan kelainan pedofil. Hal ini akan terjadi saat anak yang menjadi korban sudah dewasa maka rasa balas dendam untuk melakukan hal yang sama dengan apa yang sudah terjadi padanya mampu menjadikan dirinya menjadi pedofil.

Adanya gangguan perkembangan saraf sejak dini

Gangguan yang terjadi pada perkembangan saraf sejak dini disebabkan karena adanya kelainan yang terjadi pada struktural otak. Apabila hal ini tetap dibiarkan begitu saja hingga dewasa, maka anak akan tumbuh dewasa dengan kelainan pedofil.

Terjadinya penurunan pada volume materi yang ada di otak

Apabila otak mengalami penurunan volume materi, maka hal ini dapat berpengaruh pada striatum pusat tang dapat menjadikan otak kecil, konteks frontal orbital dan nukleus accumbent mendapatkan pengaruh. Sedangkan pada bagian area otak ini mempunyai peran yang sangat penting dalam hal mempengaruhi pada perilaku adiktif.

Adanya perbedaan neurologis

Adanya perbedaan neurologis ditemukan pada penderita pedofil yang mempunyai tingkat kecerdasan jauh lebih rendah dibandingkan pada kebanyakan orang secara umum.

Mengenai pedofil, tentunya tidak boleh dianggap remeh dan sepele, akan tetapi permasalahan seputar pedofil harus segera ditangani dengan baik dan diberantas dari akarnya. 

Cara mudah untuk mengatasi hal ini yaitu dengan memberikan kasih sayang dan perhatian kepada anak untuk mengenali permasalahan. Semakin hubungan orang tua terhadap anak baik, maka akan menjauhkan anak terkena kelainan pedofil.

3 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Stinson, Jill & Becker, Judith. (2016). Pedophilic Disorder. 10.1007/978-1-4939-2416-5_2.. ResearchGate. (https://www.researchgate.net/publication/301264285_Pedophilic_Disorder)
The Neurobiology and Psychology of Pedophilia: Recent Advances and Challenges. National Center for Biotechnology Information. (https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4478390/)
What is Pedophilia: FAQ on Pedophiles and Pedophilia. WebMD. (https://www.webmd.com/mental-health/features/explaining-pedophilia)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app