Doctor men
Ditulis oleh
HONESTDOCS EDITORIAL TEAM
Kebiasaan Sehat

Tak Merokok Tapi Sering Dikelilingi Perokok? Waspadai Penyakit Ini

Update terakhir: NOV 13, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 965.417 orang

Tak Merokok Tapi Sering Dikelilingi Perokok? Waspadai Penyakit Ini

Faktanya, perokok pasif lebih banyak menerima dampak asap rokok dibandingkan perokok aktif. Asap rokok yang dihirup lebih berbahaya dengan kandungan zat kimia beserta sisa pernapasan perokok aktif. Itulah sebabnya Anda yang sering terpapar asap rokok harus lebih waspada. Para peneliti menyimpulkan, perokok pasif tetap berisiko terkena penyakit di bawah ini.

Penyakit pada Orang Dewasa

Dampak negatif yang ditimbulkan dari rokok tentu berbeda-beda. Terdapat tingkatan risiko tergantung pada ketahanan tubuh atau riwayat kesehatannya. Pada orang dewasa yang erring terpapar asap rokok, terdapat beberapa penyakit yang bisa dialami.

Iklan dari HonestDocs
Beli Simvastatin via HonestDocs!

Simvastatin berfungsi untuk menurunkan kadar kolesterol yang tinggi pada pasien – pasien dislipidemia. Dapatkan GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Penyakit jantung, kanker paru-paru, serta iritasi mata dan hidung adalah efek utamanya. Dampak penyakit lainnya juga ada, seperti kanker nasal sinus, strok, asma, kesulitan bernapas, dll. Pada perempuan, kanker payudara bisa terjadi karena kuatnya zat karsinogenik pada rokok.

Semua penyakit tersebut disebabkan oleh bahan kimia yang terkandung dalam sebatang rokok. Nikotin, tar, heksamin, arsenik, amonia, karbonmonoksida, dan sebagainya, sangat merugikan. Asap rokok yang mengandung bibit penyakit dari tubuh perokok juga sangat berbahaya. Karenanya, Anda harus menghindari paparan asap rokok.

Penyakit pada Anak-Anak dan Bayi

Para perokok banyak yang tidak peduli terhadap lingkungan sekitar. Mereka tetap merokok di tempat umum dengan seenaknya. Tua muda, laki-laki perempuan, semuanya bisa terpapar asap rokok. Jika asap rokok tersebut banyak dihirup anak-anak dan bayi, maka banyak risikonya. Sistem imunnya yang masih rendah belum mampu menangkal bibit penyakit dari asap rokok.

Gangguan saluran pernapasan adalah yang paling sering dialami. Batuk, sesak napas, asma, INSPA, bronkitis, adalah berbagai contohnya. Penurunan fungsi paru-paru juga bisa dialami dengan kanker paru-paru sebagai efek jangka panjang. Dalam jumlah banyak, kematian bayi secara tiba-tiba bahkan bisa terjadi. Kanker otak dan leukemia juga efek buruk di jangka panjang.

Penyakit Jantung pada Perokok Pasif

Penyakit jantung merupakan risiko jangka panjang yang bisa dialami perokok pasif. Bahkan, risikonya mencapai 25%-30%. Penurunan fungsi jantung ini diakibatkan oleh serangan zat kimia pada asap rokok. Pada beberapa kondisi, perokok pasif lebih sensitif terhadap asap rokok dibandingkan perokok aktif. Pernyataan tersebut merupakan hasil penelitian.

Menurut penjelasan medis, asap rokok mengganggu kerja jantung, pembuluh darah, serta menyumbat darah. Darah jadi mengental dan mudah membeku karena asap memengaruhi dinding pembuluh darah. Akibatnya, aliran darah tidak lancar yang menyebabkan sulitnya bernapas dan mengedarkan sari makanan. Zat oksigen dan antioksidan menjadi berkurang.

Iklan dari HonestDocs
Beli Simvastatin via HonestDocs!

Simvastatin berfungsi untuk menurunkan kadar kolesterol yang tinggi pada pasien – pasien dislipidemia. Dapatkan GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Berkurangnya zat oksigen tersebut menyebabkan kerusakan jantung dalam jangka pendek ataupun secara permanen. Untuk beberapa tahun, perokok pasf mengalami penumpukan lemak di dinding pembuluh darah. Penyempitan pembuluh darah juga terjadi karena penyumbatan dari akumulasi bahan kimia rokok. Jika terjadi, maka bisa mengalami serangan jantung.

Kanker pada Perokok Pasif

Asap rokok sudah pasti mengandung zat karsinogenik dari bahan penyusunnya. Banyak zat penyebab kanker yang terdapat di dalam rokok. Paparan asap rokok yang terhirup bisa meningkatkan risiko kanker paru-paru sebanyak 20%-30%.

Berdasarkan bukti lainnya, terdapat serangan penyakit kanker lainnya. Apa sajakah itu? Kanker nasal sinus serta kanker payudara adalah dampak negatif lainnya. Penyakit kronis tersebut dapat dihindari dengan menghindari asap rokok. Anda juga harus senantiasa menjaga kesehatan agar sistem imun terjaga. Dengan demikian, risiko akan lebih mudah diminimalisir.

Perokok pasif adalah pihak yang dirugikan oleh para perokok aktif. Meskipun tidak merokok, justru paparan asapnya lebih berbahaya. Asap tersebut punya risiko lebih tinggi menimbulkan berbagai penyakit yang tidak main-main. Dampak negatif tersebut bisa menyerang siapapun, sehingga hindarkan keluarga Anda dari asap rokok. Berikan pemahaman juga kepada orang lain.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit