Menyusui

Posisi Menyusui

Dipublish tanggal: Feb 14, 2019 Update terakhir: Feb 11, 2020 Tinjau pada Mar 22, 2019 Waktu baca: 1 menit
Posisi Menyusui

ASI adalah sumber makanan yang paling baik bagi buah hati Anda. Anak yang mendapatkan ASI eksklusif hingga berusia enam bulan terbukti tidak mudah sakit karena ketahanan tubuhnya lebih baik ketimbang anak yang mengonsumsi susu formula.

Beberapa ibu akhirnya memutuskan untuk memberikan susu formula sebab harus kembali bekerja. Walau sebenarnya di era yang serba maju ini memberikan ASI eksklusif tak lagi perlu terhalang sebab kesibukan ibu.

Iklan dari HonestDocs
Beli MASKER N95 3M 8210 via HonestDocs

Gunakan masker ini untuk kegiatan sehari-hari pada waktu kepekatan polusi udara meningkat. Selain itu, masker ini dapat digunakan oleh pekerja konstruksi dan juga petugas kesehatan. Dapatkan GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Selain karena tuntutan karier, ada beberapa ibu yang akhirnya urung memberikan ASI eksklusif sebab merasa ASI yang keluar tidak cukup banyak. Tidak keluarnya ASI yang cukup, selain karena mungkin ada gangguan kesehatan ibu, bisa jadi disebabkan karena teknik menyusui bayi yang salah. Teknik menyusui ini meliputi posisi bayi dan perlekatan bayi pada puting susu ibu. Jika teknik menyusui salah, maka puting Ibu akan lecet sehingga ibu akan enggan untuk menyusui, produksi ASI berkurang dan bayi menjadi malas untuk menyusu. Posisi menyusui yang tidak tepat terkadang membuat ASI sulit terdistribusi. Jika ASI dibiarkan tidak tersalurkan, hati-hati bisa menimbulkan mastitis.

 

Langkah menyusu yang benar

·         Cuci tangan dengan air bersih mengalir

·         perah sedikit ASI dan oleskan ke puting dan areola sekitarnya.

·         Ibu duduk santai dan kaki tidak menggantung

Iklan dari HonestDocs
Beli MASKER N95 3M 8210 via HonestDocs

Gunakan masker ini untuk kegiatan sehari-hari pada waktu kepekatan polusi udara meningkat. Selain itu, masker ini dapat digunakan oleh pekerja konstruksi dan juga petugas kesehatan. Dapatkan GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

·         Posisikan bayi dengan benar

·         Bayi dipegang dengan satu lengan. Kepala bayi diletakkan dekat lengkungan siku ibu, bokong bayi ditahan dengan telapak tangan ibu

·         Bayi menghadap perut ibu(perut bayi menempel ke tubuh ibu)

·         Telinga bayi berada satu garis dengan lengan

·         Menyentuh bibir bayi dengan tangan atau puting agar mulut bayi terbuka

·         Mengarahkan mulut bayi ke puting

Iklan dari HonestDocs
Beli MASKER N95 3M 8210 via HonestDocs

Gunakan masker ini untuk kegiatan sehari-hari pada waktu kepekatan polusi udara meningkat. Selain itu, masker ini dapat digunakan oleh pekerja konstruksi dan juga petugas kesehatan. Dapatkan GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

·         Cek apakah perlekatan sudah benar

·         Dagu bayi menempel pada payudara

·         Mulut terbuka lebar

·         Bibir melengkung keluar

·         Areola lebih banyak terlihat di atas mulut daripada di bawah mulut.

·         Pipi bayi tidak boleh kempot

·         Bayi tenang dan ibu tidak kesakitan

Tak jarang New-Moms kurang memahami bagaimana posisi menyusui yang tepat. Jangan ragu untuk mengkomunikasikan hal ini pada dokter ataupun orang-orang terdekat Anda. Dukungan dari orang-orang terkasih akan meringankan para New-Moms dalam menjalani masa nifas.

 

 

2 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Zawn Villines, Breastfeeding Positions (https://www.medicalnewstoday.com/articles/322984), 4 September 2018.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit
Buka di app