Ketahui Apa Saja Penyebab Rambut Bisa Rontok

Dipublish tanggal: Feb 14, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Waktu baca: 2 menit
Ketahui Apa Saja Penyebab Rambut Bisa Rontok

Tahukah Anda jika rambut yang normal akan tumbuh mengikuti siklus pertumbuhan yang normal pula? Alaminya rambut tumbuh pada fase Anagen yang berlangsung selama 3-4 tahun dan rambut akan beristirahat pada fase Telogen yang berlangsung sekitar tiga bulan. Pada akhir fase Telogen, rambut akan mengalami kerontokan dan digantikan dengan rambut yang baru.

Normalnya, seseorang akan kehilangan sekitar 100 helai rambut setiap harinya. Namun jika rambut hilang lebih dari jumlah tersebut maka seseorang dapat dikategorikan mengalami kerontokan rambut yang tidak normal. Hilangnya rambut secara berlebihan masuk dalam kategori normal saat seseorang semakin tua. Namun, hilangnya rambut juga dapat disebabkan oleh penyakit atau obat tertentu.

Para pria adalah kaum yang paling sering mengalami kerontokan rambut, terutama pada bagian atas kepala mereka. Biasanya kerontokan rambut akan berbentuk seperti cincin berbentuk tapal kuda rambut di seluruh sisi kepala. Kebotakan pada pria kebanyakan disebabkan oleh gen, dan dipicu oleh hormon tetosteron yang mereka miliki. Sedangkan pada wanita, kebotakan atau kerontokan rambut hanya terjadi di bagian atas kulit kepala.

Ada pula bentuk kelainan yang dapat menyebabkan rambut rontok. Seseorang yang memiliki kondisi autoimun, yang disebut alopecia areata akan kehilangan rambut pada kulit kepala, bahkan pada bagian lain dari tubuh mereka. 

Selain itu ada pula kelainan psikologi bernama trikotilomania yang membuat para penderitanya secara kompulsif mencabuti rambut mereka sendiri. Mengikat rambut terlalu ketat, mengecat atau mengeriting rambut juga dapat menjadi penyebab rontoknya rambut.

Penyebab Rambut Rontok

Berikut beberapa kondisi kesehatan yang menjadi penyebab terjadinya rambut rontok :

  • Obat-obatan seperti antidepresan, retinoid, NSAID, pengencer darah, pil KB dan pengobatan hormonal lainnya, obat tekanan darah tinggi, kemoterapi, dan radiasi
  • Infeksi berat
  • Operasi mayor
  • Kelebihan atau kekurangan hormon tiroid
  • Permasalahan hormon lainnya
  • Stres berat
  • Penyakit autoimun, seperti lupus
  • Infeksi jamur kulit kepala
  • Kehamilan dan melahirkan

Ketika penyebab kerontokan rambut adalah obat, segera hentikan penggunan obat guna mencegah kerontokan lebih lanjut. Rambut rontok akibat obat, radiasi, dan kemoterapi akan dapat kembali tumbuh setelah proses pengobatan selesai.

Kerontokan yang parah dapat diatasi dengan menutupinya dengan wig atau topi. Selain itu transplantasi rambut juga dapat menjadi solusi guna mendapatkan rambut pengganti yang lebih permanen.


12 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Buka di app