5 Penyakit yang Perlu Menjalani Operasi Pengangkatan Limpa

Dipublish tanggal: Okt 25, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Tinjau pada Nov 15, 2019 Waktu baca: 3 menit
5 Penyakit yang Perlu Menjalani Operasi Pengangkatan Limpa

Sistem kekebalan tubuh manusia sangat berkaitan dengan organ limpa yang memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan dan mencegah masuknya berbagai macam penyakit. Karena jika limpa tidak berfungsi dengan baik, maka tubuh akan menjadi rentan terkena infeksi bakteri maupun virus serta zat asing yang masuk.

Baca juga: 6 Penyebab Sistem Kekebalan Tubuh Menurun

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Antiseptik via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 31

Limpa sendiri terletak di rongga perut sebelah kiri bagian atas dengan ukuran hanya sebesar kepalan tangan, yakni sekitar 2,5 cm dengan berat sekitar 150 gr. Walaupun begitu, ukuran limpa antar setiap orang bervariasi.

Fungsi organ limpa

Selain memiliki peran penting untuk menjaga sistem imunitas tubuh, limpa juga memiliki peran dalam membantu membersihkan dan menyimpan sel darah merah (eritrosit). Selain itu, limpa dapat membantu mengenali dan menyerang patogen seperti benda asing yang akan menyebabkan penyakit dalam tubuh.

Limpa juga dapat membantu mikroorganisme yang berbahaya keluar dari aliran darah karena sel-sel darah putih pada limpa juga ikut membantu mencegah terjadinya infeksi. Limpa juga mampu mengendalikan jumlah sel darah yang meliputi sel darah merah (eritrosit), sel darah putih (leukosit), dan trombosit.

Berikut ini beberapa fungsi lain limpa:

  • Membersihkan sel darah merah yang telah rusak, tidak sehat, atapun sudah tua pada sistem peredaran darah
  • Berperan untuk menyimpan lalu melepaskan sebagian cadangan keping darah atau trombosit untuk menghentikan darah saat terjadi pendarahan yang hebat
  • Membentuk sel-sel darah merah pada janin dalam kandungan

Kapan seseorang memerlukan operasi pengangkatan limpa?

Inilah beberapa kondisi yang disarankan dokter untuk melakukan splenektomi atau operasi pengangkatan limpa.

Kelainan darah

Orang yang mengalami kelainan darah kategori berat harus menjalani pengangkatan limpa, seperti penderita anemia hemolitik, anemia sel sabit, idiopathic thrombocytopenic purpura (ITP), dan polisitemia vera. Operasi diperlukan jika pengobatan sebelumnya tidak mampu mengatasi kondisi pasien.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Antiseptik via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 31

Baca juga: 7 Jenis Kelainan Darah

Kanker darah dan kanker kelenjar getah bening

Dua jenis kanker ini, baik kanker darah (leukimia) atau kelenjar getah bening (limfoma) mungkin saja memerlukan operasi pengangkatan limpa. Hal ini dilakukan karena kanker yang terjadi dapat mempengaruhi kondisi limpa, termasuk jika adanya tumor atau kista di bagian limpa. Selain itu, jenis kanker tersebut dapat menyebabkan limpa mengalami pembesaran bahkan yang paling parah limpa menjadi pecah. Pengangkatan limpa sendiri juga dilakukan untuk menghindari penyebaran sel kanker.

Pecahnya limpa

Limpa pecah dapat terjadi akibat seseorang mengalami benturan yang keras, biasanya hal ini terjadi akibat kondisi kecelakaan yang menyebabkan limpa menjadi pecah. Jika hal ini terjadi, diperlukan penanganan yang sangat cepat. Operasi pengangkatan limpa (splenektomi) mungkin akan dilakukan untuk mengatasi pendarahan internal yang bisa membahayakan dan menyebabkan kematian. 

Infeksi virus dan bakteri

Seseorang yang mengalami infeksi virus atau bakteri yang parah di bagian limpa mungkin menjadi tidak dapat memberikan reaksi terhadap antibiotik secara optimal. Hal ini tentunya dapat menyebabkan pembengkakan atau penumpukan nanah jika infeksi tersebut terus terjadi. Bahkan jika sudah terjadi, maka limpa yang mengalami pembengkakan harus diangkat.

Pembengkakan limpa

Pembengkakan limpa dapat terjadi akibat parahnya infeksi virus atau bakteri yang terjadi. Limpa yang mengalami pembengkakan biasanya terjadi karena infeksi virus mononukleosis atau infeksi bakteri. Jika pembengkakan terjadi, limpa harus segera diangkat untuk menghindari terjadinya hipersplenisme atau gangguan kualitas dan jumlah sel darah. Karena hal ini dapat menimbulkan resiko terjadinya anemia, pendarahan, hingga pecahnya limpa. Pembengkakan limpa sendiri disebut juga splenomegali.

Baca juga: Kenali Splenomegali, Kondisi Pembesaran Organ Limpa

Apakah fungsi limpa dapat digantikan oleh organ tubuh lain?

Sistem kekebalan tubuh manusia memang berkaitan erat dengan organ limpa. Namun beberapa orang terpaksa harus hidup tanpa limpa karena beberapa kondisi kesehatan, kondisi ini disebut juga dengan asplenia. Hal ini dilakukan dikarenakan jika limpa yang berada dalam tubuh dibiarkan maka dapat memicu pendarahan, lebam, anemia, hingga resiko terjadinya infeksi dan perkembangan sel kanker yang bisa merenggut nyawa.

Seseorang yang tidak memiliki limpa masih tetap bisa hidup, karena fungsi kerja limpa dapat dibantu oleh organ hati. Namun penting untuk diketahui, bahwa pengangkatan limpa dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh sehingga menjadi lebih beresiko terkena infeksi, seperti pneumonia dan meningitis. Untuk mengantisipasinya, sebaiknya berkonsultasi ke dokter ahli untuk mendapatkan tindakan perawatan yang tepat.

27 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Understanding How to Keep Yourself Safe Without a Spleen. Verywell Health. (https://www.verywellhealth.com/how-to-keep-yourself-safe-without-a-spleen-4117577)
Splenectomy Is the Spleen Removal Surgery. Verywell Health. (https://www.verywellhealth.com/splenectomy-spleen-removal-surgery-3157286)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Artikel selanjutnya
Pembengkakan Limpa, Penyebab dan Jenis Obatnya
Pembengkakan Limpa, Penyebab dan Jenis Obatnya

Untuk mengatasinya maka diperlukan pengobatan yang berdasarkan pada penyebabnya. Dalam istilah medis, pembengkakan limpa disebut splenomegali. Untuk mengobati splenomegali dapat dilakukan dengan cara berikut:

Buka di app