Pengobatan

Cara Menangani Sengatan atau Gigitan Serangga

Dipublish tanggal: Feb 22, 2019 Update terakhir: Sep 16, 2020 Tinjau pada Mei 9, 2019 Waktu baca: 2 menit
Cara Menangani Sengatan atau Gigitan Serangga

Gigitan serangga ataupun sengatan lebah biasanya disertai dengan masuknya racun atau zat lain ke dalam tubuh korban. Racun serangga tersebut dapat menyebabkan rasa nyeri dan terkadang bisa menimbulkan reaksi alergi.

Tingkat keparahan reaksi setelah digigit atau disengat serangga tergantung pada sensitifitas seseorang terhadap racun atau substansi serangga tersebut dan seberapa sering ia digigit serangga.

Iklan dari HonestDocs
Beli Domperodine IF 10mg Tab via HonestDocs

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Domperidone if 10mg tab 1

Reaksi akibat yang ditimbulkan gigitan serangga biasanya ringan, berupa rasa gatal, sensasi menyengat dan bengkak ringan yang dapat hilang dalam satu atau dua hari.

Namun demikian, ada juga reaksi yang tertunda dan akan menimbulkan demam, gatal-gatal, nyeri sendi, dan pembengkakan kelenjar. Setiap orang bisa saja mengalami reaksi langsung atau reaksi tertunda bahkan kedua-keduanya setelah digigit serangga atau disengat lebah/tawon.

Hanya sebagian kecil orang yang mengalami reaksi alergi parah (anafilaksis) terhadap racun serangga. Tanda dan gejala dari reaksi alergi parah (anafilaksis) diantaranya:

  • Kesulitan bernapas mendadak
  • Penurunan tekanan darah dan sirkulasi (shock) atau gangguan fungsi organ seperti tonus otot menurun (hipotonia), pingsan,
  • Gangguan kulit atau mukosa secara mendadak berupa ruam kemerahan diseluruh tubuh, rasa gatal, pembengkakan pada mulut dan lidah
  • Gangguan pernafasan : bersin, batuk, mengorok (stidor)
  • Gangguan pencernaan : kram, nyeri perut dan muntah

Bisa muncul akibat sengatan lebah, tawon, dan semut api. Gigitan nyamuk, kutu, semut, laba-laba dan beberapa kalajengking juga dapat menyebabkan reaksi tersebut. Meskipun jarang, beberapa serangga juga membawa penyakit seperti virus West Nile atau penyakit Lyme (lyme disease).

Cara penanganan gigitan dan sengatan serangga

Sengatan atau gigitan serangga reaksi ringan

  • Pindahkan ke daerah yang aman untuk menghindari serangga.
  • Buang serangga atau lebah yang menyengat apabila masih menempel pada kulit. Hal ini akan mencegah atau mengurangi pelepasan racun.
  • Cuci lah daerah gigitan atau sengatan dengan sabun dan air.
  • Kompres dingin atau kain diisi dengan es batu untuk mengurangi rasa sakit dan pembengkakan.
  • Minum obat pereda nyeri, seperti ibuprofen atau acetaminophen (parasetamol), untuk meringankan rasa sakit akibat gigitan serangga atau sengatan lebah. Oleskan krim/salep untuk meringankan rasa sakit dan meredakan gatal. Krim / salep yang digunakan yang mengandung hydrocortisone, lidokain atau pramoxine. Krim lainnya, seperti lotion calamine atau yang mengandung oatmeal koloid atau baking soda, dapat membantu menenangkan kulit gatal. Minum obat antihistamin yang mengandung diphenhydramine (contohnya Benadryl), chlorpheniramine maleat (CTM), cetirizin dan lain-lain.

Sengatan atau gigitan serangga reaksi berat

Reaksi berat/parah akibat gigitan atau sengatan serangga dapat menimbulkan gejala lebih dari sekedar di tempat gigitan dan dapat berkembang dengan cepat. Segera ke Dokter atau IGD jika tanda-tanda atau gejala-gejala berikut terjadi:

  • Kesulitan bernapas
  • Pembengkakan pada bibir atau tenggorokan
  • Pingsan
  • Pusing
  • Kebingungan
  • Detak jantung Cepat
  • Mual, muntah, dan kram

Lakukan tindakan pertolongan pertama berikut sambil menunggu bantuan medis:

  • Kendurkan pakaian yang ketat, tutupi tubuhnya dengan selimut.
  • Jangan memberikan makanan atau minuman apa pun.
  • Miringkan kepala untuk mencegah tersedak jika ada muntah atau pendarahan dari mulut.
  • Posisikan kaki lebih tinggi dari anggota badan (shock position)
  • Lakukan resusitasi jantung paru (cardio pulmonary resusitation) bila nadi tidak teraba
  • Cek nadi pada leher penderita setiap 10menit

29 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Mayo Clinic Staff. (2015, February y). Spider bites: First aid (http://www.mayoclinic.org/first-aid/first-aid-spider-bites/basics/art-20056618)
Mayo Clinic Staff. (2015, July 28). Snakebites: First aid (http://www.mayoclinic.org/first-aid/first-aid-snake-bites/basics/art-20056681)
Mayo Clinic Staff. (2015, February 20). Insect bites and stings: First aid (http://www.mayoclinic.org/first-aid/first-aid-insect-bites/basics/art-20056593)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app