Kesehatan Fisik

Lidah Putih: Penyebab dan Cara Mengobati

Dipublish tanggal: Feb 22, 2019 Update terakhir: Mar 18, 2020 Tinjau pada Jun 13, 2019 Waktu baca: 4 menit
Lidah Putih: Penyebab dan Cara Mengobati

Lidah putih dapat muncul dalam berbagai bentuk atau pola, misalnya berupa bercak putih, bintik-bintik putih atau berwarna putih merata hampir ke seluruh bagian. Lidah putih biasanya merupakan kondisi yang tidak berbahaya, namun dalam beberapa kondisi ini bisa jadi tanda suatu penyakit yang lebih serius seperti kanker mulut atau kanker lidah. 

Lidah putih biasanya disebabkan banyaknya kumpulan sel-sel mati dan bakteri yang memberikan warna putih pada lidah. Hal ini cukup normal di mana bakteri atau mikoroorganisme yang dimaksud adalah flora normal pada tubuh manusia. Penyakit-penyakit yang bisa menyebabkan lidah putih antara lain infeksi jamur, infeksi bakteri atau pada beberapa kasus lesi calon kanker di lidah atau rongga mulut. Mengetahui penyebab lidah putih sangat berguna untuk mendapatkan pengobatan yang sesuai.

Penyebab Lidah Putih dan Pengobatannya

Oral Thrush

Warna putih berupa bercak-bercak terkadang tebal, dan ditepinya kemerahan ini merupakan kondisi yang disebabkan oleh jamur Candida albicans. Hal tersebut merupakan penyebab umum lidah putih pada bayi. Bagian yang terkena tidak hanya pada lidah, namun juga dapat menyebar ke pipi bagian dalam, langit-langit mulut, amandel dan bagian lain di rongga mulut.

Pengobatan :

  • Menjaga kebersihan mulut.
  • Berkumur dengan air garam hangat.
  • Penggunaan obat kumur atau krim anti-jamur oral.
  • Suplemen probiotik atau yoghurt.
  • Apabila lidah putih pada bayi karena oral trush, pastikan untuk sering mencuci dot dan botol bayi. Apabila puting ibu lecet dan kemerahan juga harus segara diobati dan segera diperiksakan ke dokter.

Baca juga : Cara Mengobati Sariawan

Oral Lichen Planus

Oral lichen planus adalah peradangan kronis yang mempengaruhi selaput lendir dalam mulut. oral lichen planus ditandai dengan bercak putih, kemerahan, pembengkakan jaringan atau luka terbuka seperti sariawan. Lesi ini dapat menyebabkan rasa perih, rasa sakit atau ketidaknyamanan lainnya. Gangguan ini terjadi ketika sistem kekebalan malah menyerang sel-sel selaput lendir mulut karena penyebab yang tidak diketahui (gangguan autoimun).

Pengobatan : Penyakit ini bersifat kronis, dan pengobatan dokter bertujuan untuk mengurangi gejala peradangan atau mengatasi rasa nyeri. Kebanyakan kasus dapat sembuh secara spontan tanpa memerlukan intervensi medis dengan menjaga kebersihan mulut yang baik serta menjauhi konsumsi alkohol dan merokok. Dokter biasanya menyarankan untuk memanajemen stres dan mengurangi asupan makanan pedas untuk mengurangi gejalanya.

Penyakit Sifilis

Sifilis adalah penyakit menular seksual yang sering ditemukan pada orang yang aktif melakukan hubungan seks oral dengan seseorang yang memiliki gejala positif sifilis genital. Lesi primer dapat muncul dalam waktu 10-90 hari pasca paparan. Gejalanya dimulai dengan berkembangnya ulkus mulut (sariawan) yang menyakitkan dan bintik-bintik kuning putih di rongga mulut dan lidah.

Pengobatan : Disarankan untuk langsung memeriksakan diri ke dokter. Hindari hubungan seksual selama infeksi aktif untuk mencegah penularan kepada pasangan.

Kanker Mulut

Lesi prakanker atau kanker mulut dapat juga dimulai dengan munculnya bintik-bintik atau bercak putih pada lidah yang biasanya disertai dengan kesulitan dalam melakukan fungsi oral (seperti mengunyah, menelan atau berbicara). Kebanyakan kasus berhubungan dengan konsumsi tembakau kunyah (nginang/nyirih) dan merokok. Faktor penting lainnya riwayat kanker di keluarga, konsumsi alkohol berlebihan dan kondisi daya tahan tubuh lemah, misalnya pada HIV/AIDS.

Pengobatan : Jika mengalami gejala seperti penurunan berat badan, sering pendarahan di mulut tanpa penyakit gusi dan suara serak yang makin lama makin parah, disarankan untuk segera memeriksakan diri ke dokter sebagai langkah awal untuk mendeteksi lesi prakanker. 

Leukoplakia

Leukoplakia adalah bercak putih tebal pada gusi, bagian dalam pipi, bagian bawah mulut dan lidah. Bercak seperti selaput ini tidak mudah dihilangkan dan tidak dapat dikerok.

Leukoplakia biasanya tidak berbahaya, namun kadang-kadang bisa serius. Meskipun sebagian besar bercak putih leukoplakia adalah kanker jinak, banyak kanker mulut di bawah lidah yang terjadi di area leukoplakia.

Pengobatan : Disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter mengenai hal ini. Di samping itu, jagalah kebersihan mulut, pastikan untuk menghindari semua hal yang dapat menyebabkan kondisi ini, seperti mengunyah tembakau dan merokok.

Penyebab Lainnya

Penyebab lainnya termasuk infeksi Streptococcus pyogenes serta infeksi bakteri yang biasanya menyebabkan sakit tenggorokan, berupa bintik-bintik putih di lidah yang merah atau bintik-bintik merah di lidah yang putih. Untuk menghindari komplikasi seperti demam rematik atau streptokokus yang menyebabkan glomerulonefritis (radang ginjal), maka sangat dianjurkan untuk mengobati radang tenggorokan dengan cepat dan tepat.

Penyebab lidah putih lainnya termasuk dehidrasi atau asupan cairan yang kurang, misalnya pada seseorang yang sakit, malas makan, malas minum, dan mengkonsumsi alkohol dalam waktu panjang. Penggunaan antibiotik tertentu juga dapat menyebabkan lidah putih, terutama pada bayi. Orang yang menggunakan obat immunosuppressan seperti steroid baik oral maupun inhaler, juga berisiko mengalami bercak putih karena infeksi jamur.

Minum banyak air guna mempertahankan hidrasi dapat membantu mengatasi warna putih pada lidah untuk sementara waktu. Namun, jika bintik-bintik atau bercak putih pada lidah tak kunjung hilang, ada rasa nyeri, bengkak, rasa tidak nyaman di lidah atau lidah putih yang berlangsung selama lebih dari 2 minggu, maka sebaiknya periksakanlah ke dokter.

3 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
White Tongue: Why It Happens and How to Treat It. Healthline. (https://www.healthline.com/health/dental-and-oral-health/white-tongue)
White tongue: Causes and how to get rid of it. Medical News Today. (https://www.medicalnewstoday.com/articles/319814.php)

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit
Buka di app