GRACIA BELINDA
Ditulis oleh
GRACIA BELINDA
DR. KARTIKA MAYASARI
Ditinjau oleh
DR. KARTIKA MAYASARI

Tahukah Apa Kegunaan Obat Clobazam?

Dipublish tanggal: Agu 12, 2020 Update terakhir: Okt 12, 2020 Waktu baca: 3 menit
Tahukah Apa Kegunaan Obat Clobazam?

Ketika ada seseorang yang mengalami kejang atau epilepsi, pemberian obat jenis psikotropika atau obat penenang seperti Clobazam umumnya menjadi pilihan. Tetapi pemberian obat juga tidak boleh sembarangan karena harus disesuaikan dengan dosis dan keperluan pengobatan.

Clobazam obat apa?

Clobazam adalah obat golongan benzodiazepine yang umumnya digunakan untuk mengobati kejang atau epilepsi dan diberikan bersamaan dengan obat lainnya. Karena kandungan Clobazam memiliki sifat antikonvulsan yang dapat memberikan efek anti kejang. 

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Langung Dikirim!

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads sept20

Merek obat Clobazam adalah:

  • Asabium
  • Anxibloc
  • Clobazam
  • Frisium
  • Proclozam

Cara kerja obat Clobazam ini terjadi pada otak dan sistem saraf pusat yang bertujuan untuk memberikan efek rileks atau menenangkan pada tubuh. Obat Clobazam bekerja dengan meningkatkan efek bahan kimia alami tertentu yang ada di dalam tubuh, yakni GABA (Gamma Aminobutyric Acid).

Obat Clobazam umumnya tersedia dalam kemasan tablet dan hanya bisa dibeli menggunakan resep dokter dengan dosis yang tepat demi keberhasilan pengobatan. Clobazam bisa dikonsumsi kapan saja, baik sebelum atau sesudah makan, maupun bersamaan dengan makanan.

Clobazam adalah obat keras yang termasuk dalam obat psikotropika yang hanya boleh digunakan dalam pengawasan dokter karena dapat menimbulkan ketergantungan bahkan kecanduan obat. Selain antikonvulsan (anti kejang), Clobazam juga bersifat ansiolitik (anti cemas), amnestik (daya ingat), dan relaksasi otot.

Baca juga: Kenali Epilepsi dari Penyebab, Gejala, dan Pengobatannya

Manfaat obat Clobazam 

Manfaat utama penggunaan obat Clobazam adalah untuk membantu mengobati kondisi kejang pada penderita epilepsi. Karena Clobazam termasuk dalam golongan obat penenang jenis Benzodiazepine, penggunaan obat Clobazam juga seringkali digunakan untuk mengatasi gangguan kecemasan parah. Tetapi Clobazam juga terkadang disalahgunakan sebagai obat tidur dalam mengatasi gangguan insomnia atau sulit tidur.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Langung Dikirim!

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads sept20

Efek samping obat Clobazam 

Beberapa efek samping umum yang mungkin terjadi dari penggunaan obat Clobazam adalah: 

  • insomnia
  • mual dan muntah
  • sembelit
  • demam
  • batuk kering
  • mudah gelisah
  • masalah keseimbangan tubuh
  • penurunan nafsu makan 

Kondisi tersebut tidak selalu terjadi, tetapi jika mengalami rasa tidak nyaman akibat efek samping Clobazam atau tak kunjung membaik, segera konsultasikan hal itu dengan dokter Anda.

Yang perlu diperhatikan saat menggunakan obat Clobazam

Hindari penggunaan obat Clobazam pada pasien dengan kondisi meliputi penyakit psikosis, gangguan fungsi hati dan ginjal kronis, insufisiensi pernapasan, miastenia gravis, sindrom sleep apnea, depresi, orang lanjut usia, maupun anak-anak.

Clobazam tidak dianjurkan untuk dikonsumsi bersamaan dengan alkohol karena dapat menimbulkan interaksi obat, menyebabkan efek samping, dan menurunkan efektivitas obat. Begitupun dengan penggunaan bersama obat lain seperti obat antidepresan, kontrasepsi hormonal, fluconazole, omeprazole, cimetidine, erythromycin ataupun obat antikonvulsan lainnya. 

Cara menghentikan penggunaan Clobazam

Jangan menghentikan penggunaan obat mengonsumsi Clobazam secara mendadak atau sembarangan tanpa berkonsultasi dengan dokter. Penghentian penggunaan obat bisa dilakukan dengan mengurangi dosis secara bertahap. Karena jika penggunaan obat dihentikan secara tiba-tiba dapat menimbulkan beberapa risiko, seperti halusinasi, gelisah, sulit berkonsentrasi, penglihatan kabur, nyeri otot, tremor, psikosis, hingga terjadi perubahan perilaku.

Baca juga: Alprazolam, Obat Penenang yang Tidak Boleh Sembarang Dikonsumsi

Apakah Clobazam aman untuk ibu hamil dan ibu menyusui?

Penggunaan obat Clobazam pada ibu hamil maupun ibu menyusui harus digunakan dengan sangat hati-hati dan hanya boleh diberikan dengan pengawasan ketat dari dokter. Clobazam hanya boleh diberikan jika manfaat obat lebih besar dibandingkan dengan resikonya. Selain itu, ada kemungkinan Clobazam bisa terserap ke dalam ASI sehingga harus dipertimbangkan dengan matang penggunaan obat Clobazam pada ibu menyusui.

4 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Mayo Clinic. Clobazam (Oral Route) Description and Brand Names. (https://www.mayoclinic.org/drugs-supplements/clobazam-oral-route/description/drg-20075333)
WebMD. Clobazam Oral : Uses, Side Effects, Interactions, Pictures, Warnings & Dosing. (https://www.webmd.com/drugs/2/drug-158673/clobazam-oral/details)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app