Kantung Mata Muncul Karena 8 Penyebab Ini

Dipublish tanggal: Jun 20, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Waktu baca: 2 menit
Kantung Mata Muncul Karena 8 Penyebab Ini

Masalah kulit yang sering kali mengganggu penampilan yaitu kantung mata. Kehadiran kantung mata bisa memberikan kesan usia yang lebih tua dari usia yang sebenarnya. 

Ada banyak penyebab yang menjadikan kantung mata dapat muncul dan mengganggu penampilan Anda. sebelum melakukan pengobatan, Anda harus mengetahui apa dulu penyebab dari kantung mata tersebut muncul.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Alergi via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 11

Saat bangun tidur biasanya kantung mata akan membesar. Karena adanya cairan yang bertambah pada saat sedang tidur. Cairan yang bertambah sudah menjadi hal yang wajar, karena sistem sirkulasi pada saat tidur bergerak dengan lambat. Untuk mengetahui apa saja penyebabnya, simak ulasan berikut ini:

Penggunaan produk skin care yang tidak tepat

Produk skincare yang sering kali digunakan untuk mengatasi kantung mata yaitu eye cream. Melalui produk inilah yang dapat digunakan untuk merawat kulit di sekitar mata. 

Kandungan dalam eye krim sering kali menimbulkan iritasi pada kulit jika diaplikasikan pada bagian area yang salah. Jika kulit Anda tidak cocok dengan kandungan eyes cream, maka akan menimbulkan iritasi dan memperparah kantung mata.

Jam tidur tidak terkontrol

Tubuh yang kekurangan jam tidur sering kali menimbulkan kemunculan kantung mata. sedangkan kantung mata tidak menyerang bagi orang yang sudah usia lanjut saja, akan tetapi anak muda pun juga bisa memiliki kantung mata. Sebaiknya Anda mengontrol jam tidur Anda. Semakin sering Anda begadang, maka semakin memicu timbulnya kantung mata.

Kemunculan alergi pada area mata

Alergi pada area mata bisa disebabkan karena berbagai faktor. Alergi yang ada di area mata bisa ditandai dengan mata yang memerah dan mengalami bengkak. Apabila Anda membiarkan hal ini, maka akan menimbulkan kantung mata. Apabila hal ini terjadi beberapa hari dan tidak ada perubahan, sebaiknya konsultasikan pada dokter.

Terbiasa dengan gaya hidup tidak sehat

Membiasakan gaya hidup yang tidak sehat dapat memicu pertumbuhan bakteri dalam tubuh, sehingga memunculkan berbagai jenis penyakit. Sama halnya dengan kantung mata yang bisa muncul akibat gaya hidup yang tidak sehat. Jangan biasakan diri Anda kekurangan cairan, karena tubuh yang tidak terhidrasi dapat menimbulkan kantung mata.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Antiseptik via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 31

Membiarkan tubuh selalu dalam kondisi yang lelah

Kondisi tubuh yang lelah dapat memicu timbulnya kantung mata, oleh karena itu, sangat disarankan bagi Anda untuk mengistirahatkan tubuh apabila sedang merasa lelah. Kondisi tubuh yang dipaksakan untuk melakukan segala aktivitas dalam kondisi yang lelah bisa membuat aliran darah tersumbat, terutama pada bagian mata.

Adanya faktor keturunan

Faktor keturunan memang tidak bisa terhindarkan, oleh karena itu, jika anggota keluarga Anda memiliki kantung mata, maka kemungkinan besar Anda juga akan memilikinya. Apabila Anda ingin menghilangkan kantung mata, Anda bisa mengonsultasikan kepada dokter untuk melakukan perawatan yang tepat sesuai dengan kondisi kulit Anda.

Faktor usia

usia yang semakin bertambah bisa menjadi penyebab kemunculan kantung mata. Apabila Anda tidak ingin kemunculan kantung mata di usia yang semakin bertambah, rutin lah melakukan perawatan.

Terlalu sering menggosok area mata

Menggosok kepada area mata tidak hanya menimbulkan iritasi saja, akan tetapi juga bisa menimbulkan kantung mata pada bagian area mata.

Ada banyak pengobatan yang bisa dilakukan untuk menghilangkan kantung mata. Namun sebelum Anda mengatasi keluhan kantung mata, sebaiknya Anda mengetahui penyebab dari kemunculan kantung mata tersebut.

10 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Just M, et al. Effect of smoking on skin elastic fibres: Morphometric and immunohistochemical analysis. British Journal of Dermatology. 2007;156:85.
Vrcek I, et al. Infraorbital dark circles: A review of the pathogenesis, evaluation and treatment. Journal of Cutaneous and Aesthetic Surgery. 2016;9:65.
Patient education: Allergic rhinitis. American Academy of Family Physicians. https://www.clinicalkey.com/#!/content/patient_handout/5-s2.0-pe_AAFP_allergic-rhinitis_en.

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app