Jerawat: Mengenal Lebih Dekat

Dipublish tanggal: Feb 22, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Tinjau pada Mei 1, 2019 Waktu baca: 2 menit
Jerawat: Mengenal Lebih Dekat

Jerawat, kata ini tentunya tidak asing lagi di telinga kita. Hampir setiap orang dewasa baik pria maupun wanita pernah mengalami kondisi kulit yang satu ini. Jerawat sedikit atau banyak, ringan atau berat, lama atau sebentar akan mengganggu penampilan seseorang. Betapa tidak, wajah merupakan bagian tubuh yang sangat mudah dilihat apalagi jika terdapat perubahan. Lewat artikel ini, Anda akan diajak untuk mengenal lebih dalam mengenai jerawat.

Penyebab Munculnya Jerawat

Jerawat timbul ketika kulit memproduksi minyak terlalu banyak di satu daerah wajah. Minyak yang dihasilkan dikenal sebagai sebum yang berguna untuk membantu kulit agar tidak menjadi kering. Namun, apabila terlalu banyak sebum yang diproduksi, dapat menutup pori-pori kulit, sedangkan fungsi pori-pori kulit ini salah satunya digunakan untuk bernapas secara alami. Jerawat biasanya hanya berupa benjolan kecil pada kulit. Namun jika kondisinya parah, jerawat dapat membentuk ruam merah atau muncul dalam jumlah yang sangat bannyak di wajah Anda.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Antiseptik via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 31

Jenis-Jenis Jerawat

Komedo 

Terdapat dua jenis komedo: komedo hitam (blackhead) dan komedo putih (whitehead). 

Komedo putih terbentuk ketika lapisan tipis kulit menutupo pori-pori dengan sel kulit mati atau kotoran dan menciptakan gumpalan bulat putih pada kulit. Mencuci wajah di pagi dan malam hari dengan pembersih wajah yang mengandung salilisat dan asam glikolat dapat mengatasi komedo jenis ini. 

Komedo hitam terbentuk akibat pori-pori kulit tersumbat dan produksi minyak berlebih karena perubahan hormon. Warna hitam muncul akibat melanin yang teroksidasi. Komedo hitam biasanya bertahan di kulit lebih lama dibandingkan komedo putih. Untuk mengatasinya dapat dilakukan ekstraksi oleh para profesional perawatan kulit untuk menghindari penyebaran bakteri. Penggunaan retinoid juga dapat membantu mendorong pergantian sel dan mencegah pori-pori tersumbat karena sel-sel kulit mati dan minyak.

Papula 

Jerawat yang lunak, kemerahan (pink), namun tidak ada matanya. Biasanya muncul di dahi dan pipi. Benjolan ini biasanya berkelompok dan bisa sangat menyakitkan. Hindari memencet jerawat jenis ini karena akan memperparah bekasnya.

Papula bisa diobati menggunakan obat-obatan seperti antibiotik atau perawatan topikal seperti tretinoin. Retinol juga bisa dipakai untuk mengatasi papula.

Pustula 

Jerawat ini adalah benjolan yang berisi cairan atau nanah pada kulit yang merupakan hasil dari infeksi bakteri di pori-pori. Tingkat keparahan jerawat pustula sangat bervariasi, tergantung berapa banyak dan seberapa cepat jerawat terbentuk.

Pustula yang berukuran lebih kecil akan berkurang secara alami dan dapat diobati menggunakan produk yang mengandung asam salisilat.

Nodul

Jerawat ini memiliki warna yang mungkin sama dengan kulit atau berubah merah saat mengalami peradangan. Jerawat nodul bisa bertahan dalam jangka waktu yang lama dan membutuhkan bantuan dokter kulit untuk penanganannya. Penggunaan antibiotik dan perawatan topikal yang diresepkan dokter kulit dapat membantu mengatasinya.


3 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Acne: Causes, treatment, and tips. Medical News Today. (https://www.medicalnewstoday.com/articles/107146.php)
Acne: Causes, Risk Factors, and Treatment. Healthline. (https://www.healthline.com/health/skin/acne)
Adult Acne Causes, Treatments, & More. WebMD. (https://www.webmd.com/skin-problems-and-treatments/ss/slideshow-adult-acne)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Artikel selanjutnya
Tips Cara Membersihkan Komedo dengan Baik & Benar
Tips Cara Membersihkan Komedo dengan Baik & Benar

Sebelum mengetahui bagaimana cara untuk menghilangkan komedo dengan benar, sebaiknya anda mengetahui jenis-jenis komedo. Nantinya bisa membantu anda yang ingin membersihkan komedo agar bisa lebih efektif tentunya.

Buka di app