Perawatan Bulu Mata Agar Lebih Sehat dan Indah

Dipublish tanggal: Agu 12, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Waktu baca: 3 menit
Perawatan Bulu Mata Agar Lebih Sehat dan Indah

Bulu mata merupakan salah satu komponen dari organ mata yang perlu diperhatikan. Dari segi kesehatan, keberadaan bulu mata ini sangat penting untuk mencegah masuknya debu menuju ke mata sekaligus menjadi pelindung mata dari benda berbahaya yang mungkin mendekati mata. Sedangkan dari segi penampilan, bulu mata ini memiliki nilai keindahan tersendiri. Tak heran, banyak pria maupun wanita yang berusaha melakukan berbagai perawatan bulu mata biar terlihat cantik dan menawan.

Bahkan ada juga yang rela menggunakan bulu mata palsu demi tercapai kesempurnaan penampilan bagian mata dan memiliki bulu mata yang lentik. Masalahnya bulu mata memiliki sifat yang rapuh sehingga mudah rontok, sehingga dibutuhkan perawatan bulu mata dengan lembut dan halus. Jangan sekali-kali mengusap mata maupun mencuil maskara karena dapat membuat bulu mata rontok.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Antiseptik via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 31

Lalu, bagaimana cara merawat bulu mata tetap sehat dan indah? Ketahuilah, ketika bulu mata sehat, maka ketika dirias pun tidak akan menimbulkan masalah bahkan terlihat lebih indah. Berikut ini cara merawat bulu mata agar lebih sehat dan indah.

Perawatan Bulu Mata Agar Lebih Sehat dan Indah

Membersihkan bulu mata secara rutin

Seperti anggota tubuh yang lain, bulu mata juga memerlukan perawatan, minimal dibersihkan tiap hari sehingga dapat tumbuh dengan sehat dan normal. Gunakanlah pembersih bulu mata yang berbahan ringan sehingga sisa make up dapat hilang di sekitar area mata. Disarankan untuk memilih pembersih bulu mata khusus yang mengandung air dan minyak. Karena minyak akan lebih ampuh mengangkat sisa maskara yang tertinggal di bulu mata ketimbang air. Begitu pula dengan maskara non waterproof yang lebih ampuh dibersihkan dengan air daripada minyak.

Hindari pula membersihkan maskara dengan mencabut bulu mata karena akan mengakibatkan bulu mata jadi rontok. Selain itu, bersihkan wajah dari make up secara keseluruhan sebelum tidur, termasuk riasan pada area mata. Gunakan remover yang lembut dan lakukan dengan hati-hati. 

Jangan berbagi alat make up dengan orang lain

Tidak berbagai alat make up dengan orang lain adalah peringatan umum yang sudah diketahui banyak orang. Namun seringkali banyak orang terutama wanita yang mengabaikannya karena tidak mau dianggap pelit dan sejenisnya. Padahal akibat dari sering meminjamkan make up pada orang lain akan menjadi media penyebaran bakteri. Tak hanya eye make up remover, tetapi termasuk maskara dan penjepit bulu mata, beigtupun juga dengan bedak, lipstik, serta perangkat make up lain.

Coba saja perhatikan fungsi dari bulu mata yang membantu menyaring debu masuk ke dalam mata. Nah, debu-debu tersebut tentunya mengandung berbagai partikel udara termasuk bakteri. Ketika berbagai maskara dengan orang lain, maka besar kemungkinan akan terjadi pertukaran bakteri pada bulu mata.

Gunakan serum bulu mata

Di samping vitamin, serum khusus bulu mata juga penting digunakan untuk merangsang pertumbuhan bulu mata biar lebih kuat, tebal, dan tidak mudah rontok. Produk serum itu pun kini sudah tersedia di pasaran dengan berbagai merek. Gunakanlah produk serum bulu mata ini di malam hari bersamaan dengan perawatan kulit lainnya untuk menjaga kesehatan bulu mata.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Mata via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 12

Beberapa bahan rumahan berikut juga diklaim dapat membantu membuat bulu mata menjadi lebih lentik dan panjang, yaitu dengan bahan petroleum jelly, green tea, minyak zaitun, castor oil (minyak jarak), serta lidah buaya (aloe vera). 

Baca juga: Cara Efektif Memanjangkan dan Menebalkan Bulu Mata

Konsumsi vitamin E khusus bulu mata

Untuk membantu perawatan bulu mata agar lebih sehat dan indah, bulu mata membutuhkan nutrisi pendukung seperti vitamin E. Dalam kandungan vitamin E ini terkandung antioksidan yang membantu merawat pertumbuhan rambut lebih sehat pada bulu mata. Pengaplikasian vitamin E ini juga membantu meningkatkan aliran atau sirkulasi folikel rambut yang ada pada bulu mata. Selain itu, vitamin E ini dapat membantu memperkuat dan melembabkan bulu mata sehingga tidak mudah rontok.

Pijat area mata

Salah satu cara mudah yang juga dapat membantu merangsang pertumbuhan bulu mata adalah dengan melakukan pijatan di area mata seperti bulu mata, kelopak mata, dan lash line dengan lembut. Caranya dengan meggunakan kedua jari manis untuk memijat area kedua mata secara lembut tepat di bagian kelopak mata. Hal ini dapat membantu memperlancar sirkulasi darah di sekitar area mata sekaligus membantu bulu mata agar tetap tumbuh baik, tetapi jangan terlalu menekan mata.

Kurangi pemakaian bulu mata palsu ataupun extension bulu mata

Seringkali wanita tak ingin repot sehingga menggunakan bulut mata palsu sebagai salah satu cara instan untuk membuat bulu mata terlihat panjang dan lentik. Pemakaian bulu mata palsu justru dapat membuat kerusakan pada bulu mata asli karena lem yang digunakan untuk merekatkan bulu mata terbuat dari bahan kimia yang bisa saja membuat alergi, iritasi, serta membuat bulu mata semakin rapuh. Selain itu, jika Anda tidak hati-hati saat melepas bulu mata palsu, maka bulu mata asli akan ikut tercabut dan mengurangi jumlah bulu mata asli.

Tak hanya bulu mata palsu, terkadang wanita juga suka melakukan penambahan bulu mata (extension bulu mata). Extension bulu mata ini biasanya terbuat dari bahan serat sintesis seperti nilon yang ditambahkan satu per satu di atas bulu mata kelopak atas dengan lem khusus. Dalam proses penambahan bulu mata ini biasanya ditambahkan sekitar 50-100 helai bulu mata dan dapat bertahan hingga sekitar 2 bulan. 

Baca juga: Risko Gunakan Bulu Mata Palsu

21 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app