Diet Porsi Bayi

Dipublish tanggal: Feb 15, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Waktu baca: 1 menit
Diet Porsi Bayi

Demi mendapatkan bentuk tubuh yang diinginkan, ada-ada saja yang dilakukan orang. Beberapa orang rela mengganti menu makanannya dengan ragam makanan bayi. Varian rasa bubur bayi semisal beras merah, daging brokoli, sampai pisang apel yang sejatinya dibuat untuk memenuhi kebutuhan nutrisi bayi, justru dijadikan santapan pengganti sarapan hingga cemilan bagi orang-orang yang notabene-nya sudah dewasa.

Menyantap makanan bayi dijadikan model diet terbaru. Porsi makanan bayi yang “mini” diharapkan bisa mengakomodir keinginan dan kebutuhan tubuh terhadap makanan. Mengonsumsi makanan bayi terlihat menjanjikan untuk menurunkan berat badan dengan cepat.

Iklan dari HonestDocs
Beli Pendukung Gizi & Nutrisi via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 8

Beberapa selebriti pun tampak keranjingan dengan diet makanan bayi. Diet makanan bayi mudah diaplikasikan. Ada dua pola berdiet makanan bayi, diantaranya adalah mengganti beberapa porsi makanan besar dengan porsi makanan-makanan yang lebih “mini” porsinya atau mengonsumsi makanan bayi sebagai pengganti cemilan.

Ahli nutrisi berpendapat, cara ini justru akan mengakibatkan efek yang beragam, yaitu:

  • Pola mengganti makanan besar dengan makanan bayi.

Makanan bayi diperkaya dengan ragam nutrisi bebas zat berbahaya, rendah lemak dan gula garam. Namun, perlu diperhatikan bahwa nutrisi dan gizi yang terkandung dalam makanan bayi hanya diperuntukan bagi kubutuhan asupan gizi pada bayi. Kebutuhan nutrisi orang dewasa dan bayi tentu berbeda.

  • Makanan Bayi sebagai pengganti cemilan.

Porsi makanan bayi yang hanya sedikit dan bebas lemak memang tampak seperti pilihan yang tepat sebagai cemilan sehat. Tapi porsi yang sedikit tersebut cenderung membuat kita merasa aman dan terlena sehingga justru mengonsumsinya secara berlebih.

Sering kita mengaitkan proses mengunyah dengan rasa kenyang. Rasa kenyang setelah mengonsumsi bubur bayi cenderung tidak bertahan lama. Ketimbang mengonsumsi bubur bayi, akan lebih baik jika kita mengonsumsi makanan alami. Menyantap apel atau wortel sebagai pengganti cemilan bisa dijadikan bahan pertimbangan, selain menyehatkan juga mudah untuk diolah menjadi menu sehat nan lezat.

Saat menghindari lapar karena membatasi kebiasaan ngemil, mengemut permen rasa buah-buahan bisa menjadi salah satu solusi. Gula yang terkandung dalam permen bisa memberi efek mengenyangkan.

4 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Feeding Baby: How Much Should a Newborn Eat?. TheBump.com. (https://www.thebump.com/a/how-much-should-a-newborn-eat)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app