Pengobatan

Terkena Gas Air Mata, Begini Cara Mengatasinya

Dipublish tanggal: Mei 22, 2019 Update terakhir: Feb 11, 2020 Tinjau pada Jun 19, 2019 Waktu baca: 1 menit
Terkena Gas Air Mata, Begini Cara Mengatasinya

Untuk membubarkan aksi demo yang kadang berujung ricuh, polisi terpaksa harus mengeluarkan tembakan gas air mata ke arah massa yang berkerumun seperti yang juga terjadi pada aksi 22 Mei di depan kantor Bawaslu, Slipi, serta Tanah Abang Jakarta.

Efek dari tembakan gas air mata ini tidak hanya berdampak pada para demonstran saja, tetapi juga bagi para polisi, tentara, atau aparat keamanan lainnya, serta para media dan rekan jurnalis yang sedang berada di lokasi kejadian tersebut.

Iklan dari HonestDocs
Beli Fungiderm CR 5G via HonestDocs

Berguna untuk mengatasi infeksi jamur kulit dan kuku, yang disebabkan dermatofit, candida dan jamur. Dapatkan GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Fungiderm cr 5g 1

Jika Anda berada di sekitaran lokasi demonstrasi dan terkena gas air mata umumnya akan menimbulkan rasa panas dan pedih pada mata. Untuk mengatasi ini, seringkali kita melihat pemakaian odol atau pasta gigi pada wajah (di bawah mata), tapi apakah ampuh mengatasi gas air mata?

Beberapa pakar kesehatan mengatakan bahwa penggunaan odol tidak mampu meredakan dampak gas air mata dikarenakan efek gas air mata timbul akibat terhirup oleh hidung yang menyebabkan rasa perih dan merangsang keluarnya air mata. Bahkan pemakaian odol malah dapat menyebabkan iritasi pada mata. Lalu, apa yang harus dilakukan ketika terkena gas air mata?

Berikut ini 4 cara mengatasi tembakan gas air mata:

1. Jauhi lokasi demonstrasi dan keramaian

Segera menjauh dari lokasi demonstrasi dan keramaian di mana merupakan sumber tembakan gas air mata. Carilah udara segar untuk membantu mengurangi iritasi pada mata.

2. Basahi mata dengan air dingin

Bila mata terkena gas air mata, segera bilas mata dengan air dingin. Lakukan pembilasan dari dalam ke luar. Jangan menggunakan air panas, karena air panas dapat membuka pori-pori kulit dan membuat bahan kimia yang terkandung dalam gas air mata meresap ke dalam kulit dan membuat iritasi menjadi semakin parah.

3. Ganti pakaian

Residu gas yang terkandung di dalam gas air mata cenderung akan menempel pada pakaian, sehingga segera ganti pakaian Anda yang terkontaminasi gas air mata tersebut.

4. Jangan menggosok mata

Ketika terkena gas air mata, jangan menggosok mata atau wajah dengan tangan karena ini malah akan mengaktifkan kristal gas air mata. Tetapi tak hanya berdampak pada mata, seluruh tubuh terutama kulit yang terkena gas air mata juga harus dicuci bersih dengan air dan sabun.

1 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Medical problems and criteria regarding the use of tear gas by police. National Center for Biotechnology Information. (https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/3434555)

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit
Buka di app