Apakah minum terlalu banyak air bisa berbahaya?

Dipublish tanggal: Jun 20, 2019 Update terakhir: Nov 10, 2020 Waktu baca: 3 menit
Apakah minum terlalu banyak air bisa berbahaya?

Semua sistem di dalam tubuh Anda bergantung pada air untuk dapat bekerja dengan baik. Meminum jumlah air yang cukup akan membantu tubuh Anda untuk:

  • Mengatur suhu
  • Mencegah sembelit
  • Menghilangkan produk sisa
  • Melaksanakan fungsi tubuh yang penting

Pada kebanyakan orang, terutama orang-orang yang beraktivitas pada udara yang panas, akan mengkhawatirkan jika tidak meminum air yang cukup. Namun, meminum terlalu banyak air bisa menjadi berbahaya. 

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Jantung via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 10

Overhidrasi dapat menyebabkan keracunan air. Hal ini terjadi karena garam dan elektrolit lainnya pada tubuh Anda akan membuat tubuh Anda menjadi terlalu banyak air. 

Hyponatremia adalah kondisi saat kadar sodium (garam) menjadi rendah yang berbahaya. Inilah yang menjadi perhatian untuk overhidrasi. Jika elektrolit Anda turun secara cepat, bisa menjadi fatal. Kematian karena overhidrasi merupakan hal yang langka, tetapi mungkin terjadi.

Apakah terdapat tipe berbeda overhidrasi?

Ada dua tipe overhidrasi:

Peningkatan asupan air

Hal ini terjadi ketika Anda meminum air yang lebih banyak dari yang bisa diatasi oleh ginjal Anda untuk dibuang melalui urin. Hal ini bisa menyebabkan terlalu banyak air untuk dikumpulkan oleh saluran darah Anda.

Air yang tetahan

Hal ini terjadi ketika tubuh Anda tidak dapat menghilangkan air dengan baik. Beberapa kondisi medis akan menyebabkan tubuh Anda menahan air.

Kedua tipe tersebut berbahaya karena akan menguragi keseimbangan antara air dan sodium di darah Anda.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Jantung via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 10

Apa yang menyebabkan overhidrasi?

Overhidrasi adalah ketidakseimbangan cairan. Hal ini terjadi ketika tubuh Anda menahan telalu banyak air yang bisa diatasi oleh ginjal Anda. Meminum terlalu banyak air atau tidak memiliki cara untuk menghilangkan air tersebut akan menyebabkan kadar air meningkat. 

Hal ini akan melarutkan senyawa yang diperlukan oleh darah Anda. Atlet ketahanan, seperti orang-orang yang berlari maraton dan triatlon, biasnaya meminum terlalu banyak air selama acara. The Institute of Medicine memberikan petunjuk untuk jumlah air yang diperlukan. Mereka merekomendasikan sekitar 9 hingga 13 gelas rata-rata per hari.

Merupakan hal yang penting untuk diingat bahwa kebutuhan air dengan usia, jenis kelamin, cuaca, level aktivitas, dan kesehatan keseluruhan. Sehingga, tidak ada rumus yang pasti untuk berapa banyak air yang bisa Anda minum.

Situasi yang umum seperti panas yang ekstrim, aktivitas yang signifikan dan penyakit dengan demam akan memerlukan asupan cairan daripada rata-ratanya.

Pada orang yang sehat, urin merupakan indikator status hidrasi Anda. Urin yang berwarna kekuningan yang terlihat seperti jus lemon merupakan hal yang baik. Urin yang berwarna gelap berarti Anda memerlukan banyak air. Urin yang berwarna bening berarti Anda mengalami overhidrasi.

Pada orang yang sehat, atlet memiliki risiko yang sangat tinggi untuk mengalami overhidrasi. Ahli olahraga di Harvard merekomendasikan bahwa pendekatan logis untuk hidrasi saat berolahraga adalah dengan membiarkan rasa haus menjadi penunjuk Anda.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Jantung via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 10

Beberapa kondisi dan obat dapat menyebabkan overhidrasi dengan membuat tubuh menahan lebih banyak cairan. Hal ini termasuk:

  • Gagal jantung kongestif
  • Penyakit liver
  • Masalah ginjal
  • Sindrom hormon antidiuretik yang tidak sesuai
  • Obat anti inflamasi nonsteroid
  • Diabetes yang tidak terkontrol

Kondisi lain dan obat yang dapat menyebabkan peningkatan asupan air dengan membuat Anda merasa sangat haus antara lain:

  • Skizofrenia
  • MDMA (atau lebih dikenal dengan ekstasi)
  • Obat antipsikotik
  • Diuretik

Siapa saja yang memiliki risiko overhidrasi?

Overhidrasi merupakan hal yang umum diatara atlet ketahan yang meminum jumlah air yang banyak sebelum dan selama olahraga. Hal ini telah dilaporkan diantara:

  • Orang-orang yang lari maraton dan ultramaraton (balapan yang lebih dari 26,2 mil)
  • Triatlet ironman
  • Pesepeda ketahanan
  • Pemain rugby
  • Kekuatan elit
  • Anggota militer yang berhubungan dengan latihan
  • Pendaki

Kondisi ini lebih mungkin terjadi pada orang yang memiliki penyakit ginjal atau hati. Hal ini bisa mempengaruhi orang-orang yang mengalami gagal jantung.

Bagaimana cara mencegah overhidrasi?

Atlet ketahan dapat mengurangi risiko overhidrasi dengan membebani diri mereka sebelum dan sesudah balapan. Hal ini membantu menentukan berapa banyak air yang hilang dan yang harus diganti. Direkomendasikan untuk meminum 16 hingga 20 ounce air setiap kehilangan satu pound.

14 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Skerrett PJ. (2012) Trade sports drinks for water (http://www.health.harvard.edu/blog/trade-sports-drinks-for-water-201207305079)
Riebl SK, et al. (2013). The hydration equation: Update on water balance and cognitive performance. (https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4207053/)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app