Doctor men
Ditulis oleh
MELIANTY IPARDJO
Doctor men
Ditinjau oleh
SCIENTIA INUKIRANA
Pengobatan

Apa Perbedaan antara Obat Resep Dokter dan Obat OTC?

Update terakhir: NOV 13, 2019 Tinjau pada NOV 13, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 1.247.040 orang

Apa Perbedaan antara Obat Resep Dokter dan Obat OTC?

Masyarakat kadang merasa obat dari dokter lebih bagus daripada obat yang dijual bebas di pasaran (dikenal dengan obat OTC), Apakah isi dan kandungan antara resep dokter dan obat yang dijual bebas di pasaran berbeda? 

Pada dasarnya baik obat yang dijual di pasaran maupun yang diresepkan oleh dokter memiliki golongannya masing-masing. Untuk lebih jelas mengentahui perbedaan antara obat OTC dan obat resep dokter, pertama-tama Anda harus memahami golongan-golongan obat yang beredar di pasaran.

Iklan dari HonestDocs
Mau Pesan Obat? Beli Aja via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Iklan obat

Lingkaran hitam dengan latar berwarna hijau.

Obat-obatan yang berlogo ini termasuk obat bebas. Artinya, dapat diperoleh tanpa resep dokter dan bisa dibeli di toko obat, pedagang eceran, maupun apotek.

Lingkaran hitam dengan latar berwarna biru.

Obat-obatan yang berlogo ini termasuk obat bebas terbatas. Artinya, obat ini bisa diperoleh tanpa resep dokter dan dapat dibeli di warung, toko, atau apotek, tapi harus memerhatikan aturan-aturan tertentu. Biasanya obat yang masuk dalam golongan ini disertai dengan peringatan yang diberi latar belakang warna hitam dengan tulisan:

P. No. 1 Awas! Obat Keras, Bacalah Aturan Pakainya!,.

P. No. 2 Awas! Obat Keras. Hanya untuk dikumur, jangan ditelan

Iklan dari HonestDocs
Mau Pesan Obat? Beli Aja via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Iklan obat

P. No. 3 Awas! Obat Keras. Hanya untuk bagian luar dari badan

P. No. 4 Awas! Obat Keras. Hanya untuk dibakar

P. No. 5 Awas! Obat Keras. Tidak boleh ditelan

P. No. 6 Awas! Obat Keras. Obat wasir, jangan ditelan. 

Lingkaran hitam dengan latar berwarna merah dan huruf K berwarna hitam.    

Obat-obatan yang berlogo ini termasuk obat keras (obat daftar G). Obat-obatan ini tidak dijual bebas, memperolehnya harus dengan resep dokter, dan memerhatikan aturan tertentu. 

Iklan dari HonestDocs
Mau Pesan Obat? Beli Aja via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Iklan obat

Lingkaran merah dengan latar putih dan tengahnya bergambar palang berwarna merah. 

Obat-obatan dengan logo ini termasuk jenis psikotropika (narkotika). Memperolehnya harus dengan resep dokter, termasuk jenis obat keras, dan tidak dijual bebas. Pihak apotek yang diberi hak menjual pun wajib untuk melaporkan jumlah dan macamnya. 

Lingkaran hitam bertuliskan jamu.

Obat-obatan berlogo ini termasuk golongan jamu. Bisa diperoleh di toko obat, warung, dan apotek.

Selain dilihat dari golongan obat-obatan, ada beberapa perbedaan dasar yang membedakan antara obat OTC dan obat-obatan yang diresepkan dokter. 

OBAT-OBATAN OTC

OBAT-OBATAN RESEP DOKTER

Tidak membutuhkan resep dokter saat membeli obat-obatan OTC, karena dari singkatannya OTC adalah Over The Counter yang berarti bisa dibeli secara bebas di toko atau supermarket

Membutuhkan resep dokter saat ingin membelinya dari apotek.

Bisa dibeli secara bebas seperti di warung, supermarket, toko

Harus dibeli di apotek disertai dengan resep dokter yang jelas.

Bisa diberikan untuk orang banyak tanpa spesifikasi Namun harus diperhatikan, penggunaan obat tetes mata jangan digunakan bersamaan, karena dapat meningkatkan resiko penularan.

Diresepkan dan diberikan khusus untuk satu orang saja berdasarkan diagnosa yang ditentukan oleh dokter kepada pasien tersebut.

Dibeli berdasarkan diagnosa sendiri tanpa pergi ke dokter atau ke rumah sakit tertentu. Contohnya saat seseorang sakit gigi, makan ia akan membeli ponstan, saat seseorang pusing ia akan membeli panadol.

Untuk membeli obat resep dokter, dibutuhkan diagnosa dan surat keterangan mengenai penyakit yang diderita secara jelas dari dokter.      

Obat obatan OTC yang berarti Over The Counter yaitu obat-obatan yang bisa dibeli secara bebas. Alasan kenapa obat ini bisa dibeli secara bebas, karena obat-obatan OTC cukup aman dan memiliki efek samping yang minimal

Memiliki efek samping yang lebih besar dibandingkan dengan obat-obatan OTC, maka dari itu, dibutuhkan resep dokter dan spesifikasi untuk satu pasien saja.

Digunakan untuk mengobati penyakit- penyakit ringan

Digunakan untuk mengobati penyakit ringan, namun juga bisa digunakan untuk penyakit yang lebih berat.

Bisa berbahaya jika salah digunakan

Bisa berbahaya jika disalahgunakan

Harga obat-obatan yang dijual bebas umumnya lebih murah, Namun ada juga obat-obatan OTC yang lebih mahal dibandingkan dengan obat-obatan generik.

Harga obat-obatan yang diresepkan dokter, umumnya lebih mahal karena baik itu kandungannya yang mahal maupun karena adanya hak paten dari perusahaan yang mengeluarkannya

 

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit
Pencarian yang sering mengarah ke halaman ini
otc adalah obat otc adalah obat otc contoh obat otc otc obat