7 Cara Memberikan Kepuasan Pada Pria Saaat Bercinta

Pada dasarnya, memberikan kepuasan pada pria lebih mudah daripada wanita. Hanya dengan sedikit sentuhan yang lembut saat bercinta akan membuat pria lebih bergairah saat bercinta. Selain itu, beberapa hal berikut dapat dilakukan untuk memberikan kepuasan saat bercinta.
Dipublish tanggal: Jul 7, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Tinjau pada Okt 25, 2019 Waktu baca: 2 menit
7 Cara Memberikan Kepuasan Pada Pria Saaat Bercinta

Saat bercinta, tidak hanya Anda yang ingin merasa nyaman, tetapi pasangan Anda juga ingin merasa nyaman. Banyak pria yang sebenarnya ingin mendapatkan kepuasan dari pasangannya saat berhubungan seksual. 

Namun, terkadang banyak wanita yang tidak mengetahui bagaimana cara memuaskan pasangannya. Pada dasarnya, memberikan kepuasan pada pria lebih mudah daripada wanita. Hanya dengan sedikit sentuhan yang lembut saat bercinta akan membuat pria lebih bergairah saat bercinta. 

Selain itu, beberapa hal berikut dapat dilakukan untuk memberikan kepuasan saat bercinta.

1. Orgasme

Mencapai klimaks atau orgasme merupakan salah satu tujuan dari melakukan hubungan seksual. Banyak pria yang ingin dirinya dan pasangannya mencapai klimaks saat bercinta. Mencapai orgasme merupakan tanda bahwa Anda dan pasangan sama-sama menikmati hubungan seksual.

2. Lampu yang menyala

Berbeda dengan wanita yang lebih nyaman melakukan hubungan seksual dengan kondisi ruangan yang gelap. Pria justru menyukai ruangan yang terang dengan lampu yang tetap menyala. Hal ini dikarenakan pria merupakan makhluk visual yang lebih suka melihat dengan jelas apa yang dilakukan. 

Kondisi ruangan yang terang akan memudahkan pria melihat apa yang dilakukan saat bercinta. Selain itu, pria juga dapat melihat tubuh polos dan ekspresi Anda saat melakukan hubungan seksual.

3. Gairah

Biasanya pria lah yang cenderung bergairah dan bersemangat saat bercinta. Wanita cenderung malu dan takut dianggap agresif jika terlalu bergairah saat bercinta. Namun sebenarnya, banyak pria yang ingin melihat pasangannya bersemangat dan bergairah saat melakukan hubungan seksual. 

Antusiasme yang lebih tinggi akan membuat gairah seksual pria meningkat. Hubungan seksual yang bergairah tentunya akan menyenangkan dan memudahkan mencapai klimaks.

4. Variasi bercinta

Hubungan seksual yang monoton, akan membuat Anda dan pasangan menjadi cepat bosan dan tidak bergairah. Oleh karena itu, mempraktekkan beberapa variasi saat bercinta perlu dilakukan. Biasanya pria lah yang lebih banyak mengetahui variasi bercinta dan mengajak pasangannya untuk melakukannya. 

Wanita cenderung malu untuk mengutarakan keinginan mempraktikan teknik variasi tertentu. Sesekali, Anda perlu berinisiatif mengajak pasangan melakukan teknik bercinta yang ingin dicoba. Hal ini justru akan membuat pria penasaran dan lebih bersemangat saat melakukan teknik bercinta tersebut.

5. Komunikasi

Banyak pria yang tetap ingin menjalin komunikasi saat melakukan hubungan seksual. Jadi jangan cenderung diam dan bicarakan apa yang Anda inginkan dan rasakan saat melakukan hubungan seksual. 

Selain itu, bicara dengan nada seksi dan menggoda juga dapat dilakukan untuk meningkatkan gairah seksual pria.

6. Pujian

Memberikan pujian dan apresiasi setelah melakukan hubungan seksual akan membuat pria menjadi bahagia. Pemberian pujian berarti Anda merasa nyaman dan bahagia saat melakukan hubungan seksual. 

Hal ini akan memberikan perasaan bangga pada diri pria, sehingga akan lebih bersemangat dan antusias saat melakukan hubungan seksual berikutnya.

7. Tidur

Melakukan hubungan seksual akan membakar lebih banyak kalori, sehingga energi yang dikeluarkan juga lebih banyak. Hal inilah yang membuat banyak pria cenderung ingin tidur setelah bercinta. 

Selain itu, hormon yang dikeluarkan saat bercinta akan membuat tubuh menjadi rileks dan mudah mengantuk. Mengertilah dan jangan mudah tersinggung jika pria akan langsung tertunduk setelah melakukan hubungan seksual.

Beberapa cara tersebut dapat dilakukan untuk memberikan kepuasan pada pria saat melakukan hubungan seksual. Cara-cara tersebut cenderung sederhana dan mudah untuk dipraktekkan. Sebenarnya lebih mudah memberikan kepuasan pada pria dibandingkan wanita. 

Sedikit sentuhan atau gaya bahasa yang nakal juga akan mudah merangsang pria untuk bergairah saat berhubungan seksual.


11 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Turnbull OH, et al. (2014). Reports of intimate touch: Erogenous zones and somatosensory cortical organization. DOI: (https://doi.org/10.1016/j.cortex.2013.07.010)
Schrimshaw EW, et al. (2018). Reasons for non-disclosure of sexual orientation among behaviorally bisexual men: Non-disclosure as stigma management. (https://link.springer.com/article/10.1007/s10508-016-0762-y)
Rieger G, et al. (2016). Sexual arousal and masculinity-femininity of women. (https://www.apa.org/pubs/journals/features/psp-pspp0000077.pdf)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Buka di app