5 Tips Untuk Membangun Kepercayaan Diri Saat Berbicara Dengan Orang Lain

Dipublish tanggal: Jul 22, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Waktu baca: 3 menit
5 Tips Untuk Membangun Kepercayaan Diri Saat Berbicara Dengan Orang Lain

Apakah Anda pernah menemukan diri Anda di sebuah bar, berdiri sendirian berharap Anda bisa mendekati seorang gadis cantik?

Atau mungkin Anda seorang sales yang memerlukan kemampuan berkomunikasi yang baik untuk mendapatkan angka penjualan yang tinggi, tetapi kemudian Anda tidak bisa mencapai target karena kemampuan berkomunikasi Anda kurang baik.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Mata via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 12

Seringkali banyak kesempatan berharga, entah itu berkenalan dengan seseorang atau mendapatkan karir yang lebih baik memerlukan kemampuan komunikasi yang baik. 

Namun masalahnya tidak semua orang memiliki kemampuan berkomunikasi yang baik, bahkan kebanyakan orang dewasa menghindari situasi dimana harus berbicara satu lawan satu dengan seseorang. 

Berikut di bawah ini adalah beberapa tips yang dapat Anda praktekan untuk meningkatkan kemampuan komunikasi Anda.

Berlatih Visualisasi

Anda mungkin berpikir bahwa cara ini aneh dan tidak efektif, tetapi atlet profesional menggunakan teknik visualisasi sebagai cara untuk tampil sebaik mungkin dan memenangkan acara Olimpiade.

Berlatih visualisasi dalam detail yang jelas adalah cara yang bagus untuk membangun motivasi untuk melakukan sesuatu yang mungkin Anda rasa menakutkan, karena Anda dapat mengaktifkan bagian sensorik dan motorik yang sama saat Anda berada dalam keadaan yang sesungguhnya.

Ketika Anda memvisualisasikan sesuatu, Anda mengaktifkan bagian-bagian otak seolah-olah Anda benar-benar melakukan apa yang ingin Anda lakukan.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Mata via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 12

Melakukan Cek Mental

Saat Anda merasa gugup, Anda akan merasa gelisah atau menggunakan banyak "uhs" dan "ums" ketika berbicara. Agar tetap sadar dan fokus, disarankan untuk melakukan teknik cek mental. 

Teknik ini adalah sesuatu yang perlu dilakukan setiap jam, setiap hari atau setiap beberapa menit ketika berbicara dengan seseorang.

Teknik cek mental sebenarnya adalah teknik yang membutuhkan waktu sejenak untuk mengamati apa yang sedang terjadi dalam pikiran Anda.

Basa-basi

Walaupun tampaknya tidak penting, tetapi berbicara basa basi bisa menjadi salah satu cara yang efektif untuk membuat percakapan yang sukses. 

Anda dapat mencari tahu minat orang yang Anda ajak bicara terlebih dahulu untuk memulai pembicaraan. Memberi orang lain kesempatan untuk berbicara terlebih dahulu dan “memiliki landasan” membangun kepercayaan dan membuat mereka merasa nyaman.

Berikut adalah beberapa pertanyaan yang bisa Anda tanyakan :

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Mata via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 12
  • Apa hobi Anda?
  • Apa yang biasanya Anda lakukan ketika Anda tidak bekerja?
  • Jika Anda bisa pergi ke mana saja di dunia, kemana Anda akan pergi?
  • Dari mana Anda berasal?

Perhatikan bagaimana pertanyaan-pertanyaan ini bersifat terbuka. Mereka adalah tipe pertanyaan yang mengandalkan orang lain untuk memberikan penjelasan daripada hanya mengatakan "ya" atau "tidak."

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah bahwa pertanyaannya adalah tentang mereka, menjadikan mereka sebagai pusat pembicaraan.

Memperhatikan penampilan

Untuk memulai percakapan, Anda perlu memperhatikan penampilan Anda. Penelitian telah menunjukkan bahwa pakaian adalah faktor kunci dalam hal memberikan kesan pertama. 

Tetapi hal yang paling penting untuk diperhatikan adalah audiens Anda. Bagaimana cara berpakaian orang yang Anda ajak bicara. Anda tidak ingin penampilan Anda terlalu menonjol ketika Anda berbicara dengan orang lain. 

Jika Anda pergi ke suatu acara, tanyakan apakah ada kode pakaian tertentu yang perlu digunakan, atau jika Anda diundang ke sebuah pesta, Anda juga dapat menanyakan kepada tuan rumah jenis pakaian apa yang perlu dikenakan para tamu.

Menggunakan kontak mata saat berbicara dengan orang lain

Karena tujuan Anda adalah membuat kesan pertama yang efektif yang menyampaikan kepercayaan, salah satu cara terbaik untuk menunjukkan kepercayaan adalah dengan menggunakan kontak mata. 

Anda dapat mulai melatih kontak mata Anda. Jika Anda merasa tidak nyaman melakukannya, berikut adalah beberapa tips yang dapat Anda lakukan :

  • Anda dapat memfokuskan kedua mata Anda pada satu mata orang lain yang Anda ajak bicara jika Anda merasa tidak nyaman untuk menatap kedua mata sekaligus.
  • Jika Anda masih merasa tidak nyaman melakukan kontak mata secara langsung, Anda dapat fokus pada salah satu alis orang lain, karena alis cukup dekat dengan mata. Orang yang Anda anggap bicara akan menganggap Anda menatap mata mereka meskipun Anda tidak melakukanya.
  • Biasakan memperhatikan kontak mata saat berbicara. Anda dapat melakukan hal ini dengan berlatih melakukan kontak mata selama beberapa detik dengan orang asing. Intinya adalah , Anda perlu menjadikannya sebagai kebiasaan sehingga hal ini menjadi otomatis saat Anda memulai pembicaraan dengan orang lain.

21 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Why does blood turn red when it touches the air? (2006). (http://scienceline.ucsb.edu/getkey.php?key=1329)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app