Awas, Keratitis Acanthamoeba Mengancam Pengguna Lensa Kontak!

Karena penyebab utamanya adalah tidak disiplinnya pengguna untuk menjaga kebersihan lensa kontak dengan baik. Agar tidak terkena penyakit keratitis acanthamoeba, Anda bisa melakukan beberapa hal seperti di bawah ini:
Dipublish tanggal: Jul 8, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Tinjau pada Jul 22, 2019 Waktu baca: 2 menit

Sebagian orang memilih  lensa kontak sebagai alat untuk membantu penglihatan. Dengan menggunakan lensa kontak, Anda pun tidak perlu repot menggunakan kacamata. 

Lensa kontak mempunyai banyak pilihan warna dan mampu mengubah warna pupil mata, sehingga  tak jarang lensa kontak digunakan untuk memperindah penampilan.

Meskipun lensa kontak mampu memberikan manfaat bagi penggunanya, namun ada penyakit yang bisa mengancam penggunanya. Apakah Anda termasuk pengguna lensa kontak atau berencana akan menggunakannya? Apakah Anda sudah pernah dengar keratitis acanthamoeba? 

Bagaimana cara pencegahannya? Baca ulasannya di bawah ini ya.

Apa itu keratitis acanthamoeba?

Seseorang yang sering menggunakan lensa kontak mempunyai risiko yang lebih tinggi terkena penyakit infeksi keratitis acanthamoeba. Cara menyimpan atau menggunakan lensa kontak mungkin dapat mempengaruhi risiko terkena penyakit ini. 

Acanthamoeba sendiri termasuk protozoa (parasit bersel satu) yang dapat hidup bebas di tanah, debu, air, dan udara. 

Acanthamoeba dapat menginfeksi bagian mata, khususnya bagian kornea. Lalu kornea yang terinfeksi akan menimbulkan peradangan (keratitis). Jika infeksi ini tidak segera ditangani dengan tepat, maka kornea mata akan mengalami luka, bahkan dapat menyebabkan kebutaan dan pengangkatan bola mata. 

Gejala terkena keratitis acanthamoeba

Biasanya seseorang yang mengalami infeksi keratitis acanthamoeba mengalami gejala seperti berikut ini:

  1. Penglihatan tiba-tiba menurun
  2. Timbul rasa nyeri atau sakit pada mata yang terinfeksi
  3. Lebih sensitif ketika berada di ruang yang terang atau saat melihat cahaya 
  4. Mengeluarkan banyak air mata

Apa yang dilakukan jika terkena keratitis acanthamoeba?

Biasanya dokter akan melakukan pemeriksaan kultur dengan cara mengambil sampel jaringan mata untuk dilihat di bawah mikroskop. Sehingga dokter dapat memberikan diagnosisnya dengan benar. Hal tersebut dilakukan karena keratitis acanthamoeba lumayan susah untuk dideteksi atau tertukar dengan penyebab yang lainnya. 

Infeksi acanthamoeba umumnya bisa disembuhkan dengan cara yang tepat. Semakin cepat penyakit infeksi ini diketahui, maka semakin besar peluang penglihatan kembali seperti semula. Biasanya dokter akan meresepkan kombinasi obat tetes mata dari jenis biguanid dan diamidin. 

Pengobatan 2 hari pertama dilakukan setiap jam selama sepanjang hari. Setelah itu pengobatan dilakukan dengan cara memberikan obat tetes mata setiap jam pada siang hari dalam beberapa minggu. Pengobatan penyakit ini dapat dilakukan hingga 6 bulan lamanya. 

Sedangkan pada kasus yang lebih parah, pengobatan infeksi keratitis acanthamoeba dapat dilakukan dengan cara melakukan transplantasi kornea.

Cara mencegah keratitis acanthamoeba

Tetapi Anda tidak perlu khawatir, sebenarnya keratitis acanthamoeba adalah penyakit yang dapat dicegah. Karena penyebab utamanya adalah tidak disiplinnya pengguna untuk menjaga kebersihan lensa kontak dengan baik. Agar tidak terkena penyakit keratitis acanthamoeba, Anda bisa melakukan beberapa hal seperti di bawah ini:

  • Sebelum memegang lensa kontak, pastikan tangan Anda steril. Bisa dilakukan dengan cara mencuci tangan dengan air bersih dan mengeringkannya dengan lap.
  • Cucilah lensa kontak menggunakan larutan khusus. Cucilah lensa kontak secara perlahan, lalu bilas dan rendamlah lensa kontak dengan larutan khusus tersebut.
  • Pilihlah larutan khusus pencuci lensa kontak yang sudah diketahui keamanannya.
  • Jangan mencuci lensa kontak dengan air kran atau air mineral.
  • Cuci juga tempat penyimpanan lensa kontak dengan cairan khusus, kemudian biarkan hingga kering.
  • Jangan gunakan lensa kontak sebelum berenang, berendam dalam air panas, mandi, atau mencuci muka..
  • Lepas dan gantilah lensa kontak sebelum habis masa kadaluarsanya.

14 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Shahane, Varsha. (2011). Acanthamoeba Keratitis in Non-Contact Lens User. The Bombay Hospital journal. 53. 765.. ResearchGate. (Accessed via: https://www.researchgate.net/publication/260674707_Acanthamoeba_Keratitis_in_Non-Contact_Lens_User)
Dart, John & Saw, Valerie & Kilvington, Simon. (2009). Acanthamoeba Keratitis: Diagnosis and Treatment Update 2009. American journal of ophthalmology. 148. 487-499.e2. 10.1016/j.ajo.2009.06.009.. ResearchGate. (Accessed via: https://www.researchgate.net/publication/26722759_Acanthamoeba_Keratitis_Diagnosis_and_Treatment_Update_2009)
Lorenzo-Morales, Jacob & Khan, Naveed & Walochnik, Julia. (2015). An update on Acanthamoeba keratitis: Diagnosis, pathogenesis and treatment. Parasite. 22. 10.1051/parasite/2015010.. ResearchGate. (Accessed via: https://www.researchgate.net/publication/273504020_An_update_on_Acanthamoeba_keratitis_Diagnosis_pathogenesis_and_treatment)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel selanjutnya
Penyebab Mata Merah Saat Menggunakan Softlens
Penyebab Mata Merah Saat Menggunakan Softlens

Jika Anda memakai kontak lens, mungkin sulit untuk mengidentifikasi dengan tepat mengapa mata Anda merah, tetapi kemerahan umumnya disebabkan oleh beberapa penyebab berikut ini.

Dibalik Keindahan Menggunakan Lensa Kontak Warna, Apakah Lensa Kontak Warna Aman Digunakan?
Dibalik Keindahan Menggunakan Lensa Kontak Warna, Apakah Lensa Kontak Warna Aman Digunakan?

Sama seperti lensa kontak biasa, lensa kontak berwarna tidak memiliki efek yang buruk untuk mata Anda jika Anda mengikuti instruksi dokter mata dengan benar, terutama mengenai berapa lama Anda harus memakai lensa kontak Anda dan kapan Anda harus mengganti lensa kontak Anda.

Buka di app