Penyebab Kebocoran Katup Mani dan Cara Mengobatinya

Dipublish tanggal: Mar 15, 2019 Update terakhir: Jan 27, 2022 Tinjau pada Apr 10, 2019 Waktu baca: 3 menit
Penyebab Kebocoran Katup Mani dan Cara Mengobatinya

Ringkasan

Buka

Tutup

  • Kebocoran katup mani adalah kondisi ketika cairan semen atau sperma mudah keluar. Biasanya disebabkan oleh keseringan masturbasi;
  • Penyebab kebocoran katup mani lainnya bisa karena ketidakseimbangan hormon testosteron, infeksi pada saluran kemih, hingga gangguan kejiwaan;
  • Gejala kebocoran katup mani meiputi mudah ejakulasi, cairan semen mudah menetes ketika memikirkan hal-hal tentang seks, hingga sulit konsentrasi;
  • Sunat bisa menjadi salah satu solusi mengatasi kondisi ini. Sunat dapat mencegah terjadinya infeksi saluran kemih, salah satu penyebab kebocoran katup mani;
  • Lakukan relaksasi dengan cara yoga atau meditasi untuk mengurangi kecemasan. Lakukan senam kegel untuk melatih gerak otot panggul bawah;
  • Segera konsultasikan ke dokter spesialis andrologi untuk memastikan penyebab dan penanganan yang sesuai kondisi Anda;
  • Dapatkan paket pranikah dan kesuburan dengan promo menarik dan dokter berpengalaman melalui HDmall;
  • Gunakan fitur chat untuk berkonsultasi dengan apoteker kami secara gratis seputar obat dan pemeriksaan kesehatan yang Anda butuhkan.

Pernahkah Anda mengalami saat-saat ketika cairan semen atau sperma mudah keluar? Dalam dunia medis, kondisi ini disebut dengan kebocoran katup mani. Mungkin ada banyak pertanyaan di pikiran Anda, apa penyebab kebocoran katup mani dan bagaimana cara mengatasinya? Semua jawabannya bisa Anda temukan pada ulasan berikut ini.

Apa itu kebocoran katup mani?

Kebocoran katup mani adalah perubahan kimiawi yang terjadi pada pria akibat terlalu sering melakukan masturbasi atau onani. Akibatnya, saraf parasimpatik lebih mudah menghasilkan hormon seks, sehingga penderita akan mudah terangsang untuk ejakulasi.

Gejala kebocoran katup mani antara lain:

  • Sering mengalami sakit kepala, konstipasi, nyeri punggung.
  • Sulit berkonsentrasi, nafsu makan berkurang, merasa ingin sendiri sampai dengan depresi.
  • Cairan semen mudah menetes ketika memikirkan hal-hal tentang seks, mengejan ketika buang air, bahkan saat tidur.
  • Mudah mengalami ejakulasi atau yang biasa disebut ejakulasi dini.

Baca juga: Ayo Kenali Fakta-Fakta Unik Tentang Air Mani

Penyebab kebocoran katup mani

Penyebab kebocoran katup mani yang paling utama adalah terlalu sering masturbasi. Terlalu seringnya merangsang alat kelamin dengan sengaja dapat mengakibatkan masalah psikologis seperti sering munculnya keinginan untuk melakukan masturbasi. 

Keinginan tersebut membuat pola hidup seseorang menjadi tidak sehat. Penderita menjadi sulit berkonsentrasi, mudah cemas, stres hingga pola tidur terganggu.

Walaupun sering melakukan masturbasi tidak menyebabkan kematian, namun frekuensi masturbasi yang terlalu sering dapat meningkatkan resiko lecet atau luka dan infeksi pada alat kelamin.

Kebocoran katup mani juga dapat disebabkan oleh beberapa hal berikut:

  • Terdapat infeksi pada saluran kemih.
  • Ketidakseimbangan hormon testosteron yang disebabkan oleh pola gaya hidup dan asupan nutrisi.
  • Konsumsi alkohol dan merokok.
  • Penyakit degeneratif seperti diabetes melitus atau stroke yang dapat mengganggu saraf parasimpatik.
  • Pembesaran kelenjar prostat.
  • Gangguan kejiwaan akibat rasa cemas yang berlebihan, stres emosional, khawatir, dan depresi.

Cara pengobatan kebocoran katup mani

Sebelum memberikan terapi pengobatan, dokter biasanya akan melakukan anamnesis atau wawancara singkat untuk mendapatkan informasi lebih lengkap mengenai keluhan kebocoran katup mani. Apabila diperlukan, dokter akan menyarankan pemeriksaan penunjang seperti tes darah dan analisa sperma, apabila dicurigai terdapat permasalahan kesehatan yang menyebabkan kebocoran katup mani. 

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengobati kebocoran katup mani, antara lain:

1. Sunat

Permasalahan kebocoran katup mani telah dikenal sejak lama dalam ilmu pengobatan tradisional China, India, dan Barat pada abad ke-19. Selain pengobatan dengan ramuan herbal, penderita disarankan untuk menjalani sirkumsisi (sunat).

Sunat dilakukan untuk menghilangkan preputium pada penis. Dengan demikian, hal ini akan mencegah terjadinya infeksi saluran kemih, yang merupakan salah satu penyebab kebocoran katup mani.

2. Mengurangi frekuensi masturbasi

Mungkin akan sulit jika Anda memang sudah terbiasa melakukan masturbasi. Solusi lain yang bisa Anda lakukan adalah dengan menghindari hal-hal yang membuat Anda ingin melakukan masturbasi, misalnya dengan melihat gambar atau video porno yang membuat Anda terangsang.

3. Mengganti pola hidup menjadi lebih sehat.

Beberapa caranya adalah dengan rajin berolahraga, berpuasa, mengurangi konsumsi alkohol dan rokok, meminum jus buah-buahan (disarankan buah lemon, nanas, plum, dan alpukat), menyibukkan diri dengan hal-hal positif yang menyenangkan, dan menghindari pemakaian baju yang ketat saat tidur.

4. Lakukan teknik relaksasi

Melakukan relaksasi dengan cara yoga atau meditasi, atau melakukan pijat tubuh dengan aromaterapi yang menenangkan.

5. Biasakan buang air kecil sebelum tidur 

Mengosongkan kandung kemih atau buang air kecil terlebih dahulu sebelum tidur. Ini akan membantu menahan tekanan pada saraf-saraf di sekitar kelamin.

6. Latihan senam Kegel

Mulailah rutin berlatih senam kegel untuk meningkatkan kapasitas kontraksi dan relaksasi otot panggul bawah. Meskipun senam kegel biasanya disarankan untuk kaum wanita, namun kaum pria juga dapat merasakan manfaat yang sama karena tidak ada perbedaan pada otot panggul bawah pria dan wanita.

Baca juga: Ini Dia 7 Cara Melakukan Senam Kegel Untuk Pria

7. Konseling psikis

Bila Anda mengalami stres emosional atau gangguan kejiwaan, segera konsultasikan ke psikolog. Anda juga dapat melakukan konseling masalah seksual apabila kondisi kebocoran katup mani disebabkan oleh tingginya frekuensi masturbasi.

Selain beberapa cara tersebut, Anda juga dapat berkonsultasi dengan dokter spesialis andrologi. Dokter akan membantu memberikan penanganan yang sesuai dengan masalah kebocoran katup mani yang Anda alami.


14 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
University of California Santa Barbara Staff. (2016). Nocturnal orgasms and emissions. (http://www.soc.ucsb.edu/sexinfo/article/nocturnal-orgasms-and-emissions)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Buka di app