Dampak Yang Dapat Terjadi Jika Bayi Lahir Prematur

Dipublish tanggal: Feb 14, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Waktu baca: 1 menit
Dampak Yang Dapat Terjadi Jika Bayi Lahir Prematur

Rawatlah kandungan Anda sebaik mungkin untuk menghindari bayi lahir prematur.

Apa Itu Bayi Prematur?

Bayi prematur adalah bayi yang lahir minimal tiga minggu sebelum waktunya, semakin jauh bayi tersebut lahir dari waktu yang semestinya, semakin besar resiko bayi tersebut terkena komplikasi penyakit.

Penyebab Kelahiran Prematur

Kelahiran prematur dapat disebabkan karena ada gangguan pada plasenta, rahim, serviks, bayi kembar, infeksi pada ibu, konsumsi alkohol atau obat-obatan selama masa mengandung.

Dampak Bayi Lahir Prematur

Beberapa dampak dari kelahiran prematur adalah :

  • Bayi baru memiliki sedikit lemak tubuh untuk menjaga tubuhnya tetap hangat.
  • Kesulitan makan.
  • Kulit dan mata menjadi kuning (atau jaundice).
  • Kadar gula dalam darah yang terlalu rendah.
  • Kekurangan sel darah merah yang berfungsi untuk sirkulasi oksigen.
  • Infeksi.
  • Kesulitan bernafas.
  • Pendarahan pada otak.
  • Gangguan penglihatan atau pendengaran.
  • Pertumbuhannya yang terhambat.

Cara Melindungi Bayi Prematur dari Penyakit

Untuk melindungi bayi prematur Anda dari berbagai penyakit, sebaiknya berikan ASI, karena ASI memiliki kandungan protein yang dapat mencegah infeksi dan sangat baik untuk pertumbuhannya. Selama Anda memberi ASI, lakukan diet yang sehat dan istirahat yang cukup.


25 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Stewart J. Care of the neonatal intensive care unit graduate. https://www.uptodate.com/contents/search.
Pertussis: Summary of vaccine recommendations. Centers for Disease Control and Prevention. https://www.cdc.gov/vaccines/vpd/pertussis/recs-summary.html.

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Buka di app