Ingin Lebih Berkonsentrasi dan Memiliki Ingatan Tajam? Coba Konsumsi Makanan Ini

Dipublish tanggal: Nov 27, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Waktu baca: 3 menit
Ingin Lebih Berkonsentrasi dan Memiliki Ingatan Tajam? Coba Konsumsi Makanan Ini

Tak hanya memperhatikan asupan nutrisi dan gizi untuk kesehatan fisik saja, tetapi asupan untuk nutrisi otak juga tidak boleh terlupakan karena sangat penting untuk merangsang pertumbuhan sel-sel otak yang dapat membantu meningkatkan konsentrasi dan memiliki ingatan yang tajam. 

Ada berbagai hal yang perlu dilakukan untuk menjaga kesehatan otak, termasuk olahraga secara rutin, mencukupi kebutuhan istirahat, serta mengonsumsi makanan sehat yang baik untuk otak dalam meningkatkan konsentrasi dan memperkuat daya ingat. Selain itu, memenuhi nutrisi untuk otak juga dapat melindungi otak dari penyakit neurodegeneratif akibat proses penuaan.

Baca juga: Tips Menjaga Kesehatan Otak dan Meningkatkan Daya Ingat

Makanan untuk Meningkatkan Konsentrasi dan Daya Ingat

Ternyata ada beberapa makanan yang dapat membantu meningkatkan kesehatan otak. Makanan apa sajakah itu? Berikut ini makanan untuk meningkatkan konsentrasi dan ingatan tajam:

Alpukat

Alpukat kaya akan kandungan vitamin C dan vitamin E yang berperan sebagai antioksidan alami sehingga dapat mencegah otak mengalami penyakit neurodegeneratif akibat proses penuaan seperti parkinson dan alzheimer. Selain itu, senyawa antioksidan juga dapat menangkal radikal bebas sehingga mencegah tumbuhnya sel kanker. Hal ini dikutip dari buku Benefits of Natural Products for Neurodegenerative Diseases. 

Selain itu, alpukat juga mengandung asam lemak tunggal tidak jenuh yang dapat turut membantu menjaga kesehatan aliran darah dan mengurangi resiko penyakit jantung. Namun, alpukat berkalori tinggi, sehingga Anda perlu membatasi konsumsi per harinya. Anda bisa mengonsumsi ¼ hingga ½ buah alpukat dalam sekali makan per harinya.

Dark Chocolate

Dark chocolate kaya akan kandungan antioksidan dan flavonoid yang dikenal berfungsi sebagai senyawa anti inflamasi atau anti peradangan. Selain itu, senyawa flavonoid dan antioksidan yang biasanya terdapat dalam dark chocolate juga dapat meningkatkan daya ingat. Senyawa antioksidan juga dapat menangkal radikal bebas sehingga mencegah tumbuhnya sel kanker. 

Menurut penelitian lain, dengan mengonsumsi dark chocolate yang memiliki kandungan kakao minimal 70% dapat meningkatkan frekuensi gamma dalam otak. Maka setelah mengonsumsi dark chocolate, daya ingat akan bertambah dan bertahan sekitar dua jam kemudian.

Baca juga: Manfaat dan Sumber Makanan yang Kaya Antioksidan

Jamur

Jamur juga merupakan salah satu asupan makanan untuk memenuhi nutrisi otak. Jamur sudah terbukti dapat mengurangi gangguan kognitif ringan atau mild cognitive impairment (MCI). Gangguan kognitif ringan merupakan tahap penurunan kognitif yang terjadi selama proses penuaan dan demensia. Menurut sebuah penelitian pada orang di atas usia 60 tahun, dengan mengonsumsi 300 gram atau lebih jamur per minggu selama 6 tahun dapat menurunkan resiko MCI sebanyak 57%.

Ikan

Ikan berlemak seperti salmon, tuna, mackerel, sarden, dan ikan cod juga dapat menjadi pilihan asupan bernutrisi untuk otak. Ikan-ikan berlemak tersebut mengandung asam lemak omega-3 sehingga dapat mengurangi resiko penyakit Alzheimer. Menurut American Journal of Preventative Medicine, dengan mengonsumsi ikan panggang, maka volume otak yang berkaitan dengan daya ingat dan fungsi kognitif akan meningkat sehingga akan menurunkan resiko penyakit.

Selain itu, ikan-ikan berlemak juga memiliki kandungan EPA dan DHA yang tinggi. DHA berperan penting untuk membantu fungsi neuron atau sel saraf. Apabila kandungan DHA rendah maka akan meningkatkan resiko mengalami penyakit Alzheimer atau hilang ingatan sementara. Sedangkan apabila kandungan EPA dan DHA tercukupi, maka dapat membantu memproduksi senyawa serotonin yang dapat meningkatkan mood dan membantu menghadapi stress. Jika Anda seorang vegetarian, maka dapat mengonsumsi bahan makanan nabati yang mengandung omega-3, seperti kacang kedelai, kacang walnut, biji labu, chia seed, dan biji rami.

Baca juga: 9 Manfaat DHA Bagi Tubuh

Blueberry

Kelompok buah berry seperti blueberry, strawberry, raspberry, dan acai berry mengandung senyawa antioksidan dan vitamin C yang dapat berfungsi sebagai zat anti inflamasi atau anti peradangan serta meningkatkan daya tahan tubuh. Selain itu, kandungan antioksidan yang terkandung di dalamnya dapat menangkal radikal bebas sehingga dapat mencegah tumbuhnya sel kanker.  Menurut sebuah penelitian, mengonsumsi buah blueberry dapat memperlambat penurunan kemampuan kognitif dan motorik yang terjadi akibat proses penuaan.


5 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
10 Foods That Boost Concentration. Health.com. (https://www.health.com/food/10-foods-that-boost-concentration)
Foods linked to better brainpower . Harvard Health. (https://www.health.harvard.edu/mind-and-mood/foods-linked-to-better-brainpower)
12 best brain foods: Memory, concentration, and brain health. Medical News Today. (https://www.medicalnewstoday.com/articles/324044)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Buka di app