Lorenzo's Oil: Informasi Manfaat dan Cara Kerja

Dipublish tanggal: Jun 15, 2019 Update terakhir: Okt 26, 2020 Waktu baca: 2 menit

Lorenzo’s oil merupakan kombinasi dari dua zat yang bernama asam erucic dan asam oleic, yang diekstrak dari minyak rapeseed dan olive oil yang didesign secara khusus untuk mengurangi penimbunan asam lemak yang terlalu banyak didalam otak, seraya memperlambat pertumbuhan dari adrenoleukodystrophy ( ALD ) dan adrenomyeloneuropathy.

Suplemen ini, dinamai dari seorang anak yang bernama Lorenzo Odone, yang dalam kehidupannya memiliki kelainan ALD. Pada saat itu, kedua orang tua dari Lorenzo telah menemukan campuran dari asam lemak yang dapat mengurangi perkembangan dari penyakit ini. 

Campuran tersebut kemudian dikenal dengan nama Lorenzo’s Oil.

Adrenoleukodystrophy dan adrenomyeloneuropathy merupakan 2 kelainan genetik yang tergolong sangat langka, dan disebabkan karena penimbunan asam lemak yang cukup banyak. Lorenzo’s Oil bekerja dengan cara mencegak terjadinya penimbunan asam lemak yang disinyalir dapat memberi dampak buruk terhadap otak dan tubuh.

Manfaat penggunaan Lorenzo’s Oil

Mengkonsumi Lorenzo’s Oil sebagai sarana pengobatan tentunya akan memiliki manfaat baik bagi tubuh Anda. Suplemen ini dikenal karena fungsinya dalam menangani kedua permasalahan genetis yang cukup langka.

Kelainan genetik yang pertama merupakan Adrenoleukodystrophy ( ALD ), Lorenzo’s Oil dapat membantu mencegah permasalahan sistem syaraf pada anak-anak yang mengidap ALD dan belum menunjukan gejalanya. Namun Lorenzo’s Oil diperkirakan tidak cukup efektif dalam menangani ALD jika anak tersebut sudah mulai menunjukan gejala-gejala dari ALD.

Kelainan genetik yang kedua merupakan Adrenomyeloneuropathy. Beberapa penelitian telah menunjukan bahwa penggunaan dari Lorenzo’s Oil pada penderita Adrenomyeloneuropathy tidak memberikan efek yang cukup dan tidak nampak pemerlambatan dari perkembangan kelainan ini.

Dosis penggunaan Lorenzo’s Oil

Dalam menentukan dosis yang paling tepat bagi penggunaan Lorenzo’s Oil, diperlukan pertimbangan dari beberapa faktor seperti umur, kesehatan, dan kondisi lain yang dimiliki oleh tubuh Anda.

Bagi Anda yang mengalami kelainan Adrenoleukodystrophy ( ALD ), dapat menggunakan Lorenzo’s Oil yang memberikan 20% dari kalori yang dibutuhkan setiap harinya. Atau penggunaan 300 mg erucic acid dan 1,7 gram oleic acid yang terkandung dalam Lorenzo’s Oil juga dapat difungsikan.

Perlu diingat bahwa penggunaan obat herbal belum tentu aman. Oleh karena itu mintalah saran dari dokter maupun perawat disekitar Anda sebagai panduan profesional dalam mengkonsumsi herbal ini.

Hindari penggunaan Lorenzo’s Oil kepada ibu hamil, dan juga ibu yang sedang dalam tahap menyusui buah hatinya. Karena belum ada bukti penelitian lebih lanjut tentang efeknya terhadap mereka.

Jika Anda menemukan herbal ini dalam bentuk suplemen, pastikan untuk membaca panduan dalam mengkonsumsinya agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Efek samping penggunaan Lorenzo’s Oil

Lorenzo’s Oil jika digunakan secara tepat dan melalui pengawasan medis yang benar tentu saja akan memberi efek baik bagi tubuh Anda. Meskipun begitu, tetap ada efek samping yang dapat terjadi akibat satu alasan atau lain.

Beberapa efek samping yang dapat timbul setelah pemakaian Lorenzo’s Oil berupa :

  1. Memar yang timbul pada tubuh
  2. Pendarahan

Perhatian dan peringatan

Perlu Anda ingat kembali bahwa penggunaan herbal ini tanpa pengawasan profesional dapat membawa efek buruk terhadap kondisi tubuh Anda. Oleh karena itu, carilah ahli maupun profesionnal sebagai pembimbing dalam pengkonsumsian herbal ini.

Bagi Anda yang memiliki kelainan pada darah, penggunaan Lorenzo’s Oil sangat tidak disarankan karena dapat memperburuk kondisi Anda.

Gunakan produk-produk yang mengandung Lorenzo’s Oil secara bijak, dan pertimbangkanlah efek samping yang dapat terjadi.

Serta setelah penggunaan dari Lorenzo’s Oil, jika terjadi perburukan kondisi dari penyakit yang Anda alami. Segera konsultasikan kembali dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang lebih lanjut. Semoga bermanfaat.


Artikel ini hanya sebagai informasi obat, bukan anjuran medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter atau apoteker mengenai informasi akurat seputar obat.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Buka di app