HONESTDOCS EDITORIAL TEAM
Ditulis oleh
HONESTDOCS EDITORIAL TEAM
DR. KARTIKA MAYASARI
Ditinjau oleh
DR. KARTIKA MAYASARI

Prediksi Masa Subur dengan Teknik Periksa Lendir Serviks

Dipublish tanggal: Jun 13, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Waktu baca: 2 menit
Prediksi Masa Subur dengan Teknik Periksa Lendir Serviks

Memeriksa masa subur menjadi cara tepat untuk memprediksi keadaan rahim sendiri. Masa subur dapat menjadikan anda memiliki dua pilihan berbeda. Pertama anda bisa menghindari kehamilan dan juga sebagai tanda anda bisa memperbesar kemungkinan untuk segera hamil.

Terdapat banyak alat pemeriksa kesuburan beredar di pasaran yang bisa membantu anda untuk mengetahui masa subur. Namun sebenarnya anda bisa memprediksi sendiri secara alami dan tanpa mengeluarkan biaya. Bagaimana caranya?

Ialah memeriksa keadaan lendir serviks anda sendiri. Biasanya lendir ini datang sebelum mengalami masa ovulasi, sehingga jika anda berniat untuk segera hamil maka inilah waktu yang tepat untuk melakukan proses pembuahan melalui hubungan seksual dengan pasangan. 

Namun sebaliknya jika anda ingin menghindari kemungkinan terjadinya kehamilan, maka anda harus menghindari masa subur itu sendiri. Agar lebih memahami soal lendir serviks, maka anda perlu mengetahui lebih banyak soal lendir yang biasa dikeluarkan sesuai dengan siklus haid. Apa saja jenisnya? Simak penjelasannya berikut ini.

Mengetahui Jenis Lendir Serviks

Hormon estrogen cenderung meningkat saat proses reproduksi akan mendekati masa ovulasi dan di saat yang sama rahim akan memproduksi lendir lebih banyak. Hal inilah yang menandakan masa subur wanita dalam setiap siklusnya. 

Selain itu melakukan hubungan seksual pada masa ini baik untuk dilakukan, sebab memiliki tingkat keamanan saat sperma hendak membuahi sel telur. Dengan demikian anda bisa memperbesar kemungkinan untuk segera hamil.

Lendir ini terbagi ke dalam beberapa jenis sesuai siklus haid berikut ini.

Bertekstur Lembut Pada Saat Sebelum Terjadinya Ovulasi

Kekentalan lendir serviks akan berkurang ketika ovulasi belum terjadi sehingga memiliki tekstur yang lembut seperti krim. Bahkan lebih cair tapi memiliki kekentalan yang seimbang dan soal warna lendir ini cenderung terlihat putih kekuningan.

Bertekstur Encer Saat Terjadinya Ovulasi

Produksi lendir menjadi semakin tinggi saat sedang terjadinya masa ovulasi. Memiliki tekstur putih bening seperti putih telur. Pada masa ini pula anda merasakan sensasi basah bahkan sampai pada celana dalam. Nah, inilah puncak ovulasi yang membuat anda berada pada masa paling subur di sepanjang siklus haid.

Bertekstur Lebih Kental Setelah Terjadinya Ovulasi

Produksi lendir serviks setelah anda melewati masa ovulasi adalah memiliki tekstur sedikit lebih kental, namun masih memiliki warna putih layaknya putih telur. Meskipun begitu, anda masih berada di dalam siklus subur sehingga masih ada kesempatan untuk terjadinya proses pembuahan sperma.

Bagaimana Memeriksa Lendir Serviks Sendiri?

Apabila anda masih meragukan letak masa subur dengan hanya melihat lendir serviks saja. Maka untuk semakin meyakinkan keadaan tersebut anda bisa memeriksa lendir serviks dengan menggunakan jari tangan dan tisu.

Caranya adalah memasukkan salah satu jari ke dalam bagian vagina dan sedikit gesekkan jari tersebut hingga anda merasa memperoleh lendir yang dimaksud. Anda juga bisa menggunakan cara lainnya seperti tisu toilet, dimana anda cukup mengambil sedikit cairan lendir sampai lendir tersebut menempel di lembaran tisu. 

Kemudian anda bisa memeriksa sendiri jenis lendir yang sedang anda alami saat ini dengan lebih seksama. Namun masa subur tertinggi anda adalah ketika tekstur lendir seperti putih telur sedikit lunak dan berwarna lebih bening.

Dengan demikian anda dan pasangan akan memiliki prediksi tersendiri ketika hendak melakukan hubungan seksual. Dimana anda bisa gunakan kesempatan tersebut untuk segera memiliki anak atau bahkan anda bisa gunakan kontrasepsi sementara seperti kondom, jika anda hendak menunda kehamilan.


3 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Cervical Mucus: Stages, During Ovulation, Tracking, and More. Healthline. (https://www.healthline.com/health/womens-health/cervical-mucus)
Fertile discharge: Cervical mucus timeline. Medical News Today. (https://www.medicalnewstoday.com/articles/323503.php)
Charting Your Fertility Cycle & Monitoring Your Fertility. WebMD. (https://www.webmd.com/infertility-and-reproduction/fertility-tests-for-women)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Buka di app