Manfaat dan Kandungan Teh Hijau untuk Kesehatan

Dipublish tanggal: Feb 22, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Tinjau pada Jun 13, 2019 Waktu baca: 6 menit
Manfaat dan Kandungan Teh Hijau untuk Kesehatan

Teh merupakan salah satu jenis minuman yang biasa dinikmati oleh banyak orang. Kesegaran ataupun kehangatannya mampu membangkitkan kembali stamina tubuh setelah menjalani aktivitas harian. Teh juga memiliki jenis yang sangat beragam, misalnya teh hitam, teh hijau, teh putih, hingga jenis teh lainnya. Namun pembahasan kali ini hanya akan berfokus pada kandungan gizi serta manfaat teh hijau untuk kesehatan.

Mungkin tak banyak orang yang mengetahui apa saja kandungan yang terdapat dalam teh hijau (green tea) dan hanya menikmati rasa yang keluar dari teh tersebut. Padahal di samping rasanya yang nikmat, ternyata teh hijau (green tea) mampu memberikan manfaat yang banyak bagi kesehatan tubuh termasuk mencegah inflamasi dan meningkatkan kemampuan kognitif. Selain itu, beberapa manfaat teh hijau lainnya juga bisa membantu memperlancar proses pencernaan, meningkatkan metabolisme tubuh, serta meningkatkan daya tahan tubuh.

Teh hijau merupakan jenis teh yang dapat ditanam pada daerah tropis ataupun subtropis. Tumbuhan ini awalnya berasal dari daratan Asia Selatan dan Asia Tenggara, tetapi saat ini keberadaan teh hijau (green tea) sudah menyebar di seluruh Indonesia bahkan menjadi penghasilan untuk para petani teh.

Baca juga: Kandungan Kafein dalam Teh Hijau

Tumbuhan teh hijau sendiri memiliki batang kecil dan akar tunggang yang kuat. Saat pemetikan daun teh telah dilakukan, langkah selanjutnya adalah memperhatikan proses pengolahan untuk memperoleh tingkat oksidasi yang berbeda. Setelah daun teh dikeringkan dan selesai diproses, maka dapat dinikmati dengan menyeduhnya menggunakan air hangat. Selain terkandung dalam produk kecantikan, teh hijau (green tea) juga sangat baik untuk dijadikan alternatif dalam menjaga kesehatan tubuh.

Manfaat Teh Hijau untuk Kesehatan yang Terbukti Ilmiah 

Selain memberikan rasa segar ketika diminum, teh juga mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan tubuh. Selain memiliki aroma khas dan rasa yang nikmat, teh juga dapat dipercaya dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit. Hal ini dikarenakan kandungan larut pada teh mampu membantu meningkatkan fungsi kekebalan tubuh.

Berikut ini manfaat teh hijau dalam membantu menjaga kesehatan tubuh:

1. Teh Hijau Dapat Mengatasi Flu

Tubuh akan lebih mudah terkena flu ketika daya tahan tubuh menurun atau kurangnya tingkat kekebalan tubuh. Untuk itu, salah satu manfaat dari seduhan air teh hijau hangat adalah dapat membantu membentuk sistem pertahanan tubuh yang sedang menurun. Dengan minum teh hijau, kandungan vitamin C akan ikut larut dalam memperkuat sistem imun sehingga dapat meredakan gejala flu.

Baca juga: 9 Tips Untuk Mencegah Flu

2. Teh Hijau Dapat Menetralisir Racun dalam Tubuh

Keracunan makanan dapat disebabkan oleh bakteri berbahaya sehingga menyebabkan gangguan pada proses pencernaan. Teh hijau (greentea)yang mengandung senyawa katekin dan flavonoid dianggap mampu membuang zat-zat beracun yang tercampur pada makanan tidak bersih ataupun tidak sehat dalam tubuh.

3. Teh Hijau Mampu Mencegah Penyakit Diabetes

Diabetes merupakan suatu penyakit yang diakibatkan oleh tingginya kadar gula atau glukosa dalam tubuh dan membutuhkan pengobatan berkelanjutan. Tetapi menurut beberapa penelitian, teh hijau yang dapat dinikmati dalam bentuk minuman menyehatkan mampu memberikan pengaruh positif bagi kadar gula darah. Dengan mengonsumsi teh hijau (green tea) secara rutin maka dapat membantu menetralisir glukosa dalam darah dan menyeimbangkan proses metabolisme tubuh.

4. Teh Hijau Sebagai Obat Herpes

Herpes merupakan salah satu penyakit kulit yang dapat menimbulkan rasa gatal. Penyakit ini dapat ditangani secara efektif dengan menggunakan daun teh hijau (greentea) segar dengan mencampurkan daun teh hijau ke air hangat secukupnya, kemudian kompreskan dengan menggunakan kain pada bagian kulit yang terserang herpes. Lakukan secara rutin dan terus-menerus hingga mendapatkan hasil yang maksimal.

Baca juga: Rekomendasi Obat untuk Penyakit Kulit Herpes

5. Teh Hijau Dapat Menurunkan Kadar Kolesterol

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa teh hijau (green tea) bisa membantu menurunkan kadar kolesetrol jahat/LDL dan meningkatkan kadar HDL. Hal ini diperkirakan akibat adanya kandungan polifenol dalam teh hijau yang mampu mencegah terjadinya penyempitan pembuluh darah dan memungkinkan terjadinya komplikasi seperti penyakit jantung. Selain itu, teh hijau (green tea) juga dianggap mampu menjaga kestabilan tekanan darah.

6. Teh Hijau Mampu Mengatasi Kerusakan Hati

Kerusakan organ hati tentu harus segera ditangani untuk menjaga kembali proses metabolisme tubuh. Teh hijau diperkirakan dapat melemahkan transplatansi penderita gagal ginjal. Berdasarkan penelitian juga diketahui bahwa teh hijau (green tea) dapat menghancurkan zat beracun atau efek radikal bebas yang berbahaya dalam organ hati.

7. Teh Hijau Dapat Mencegah Alzheimer

Penyakit alzheimer merupakan penyakit serius yang menyerang bagian otak dan menyebabkan terjadinya penurunan daya ingat dan kesulitan berkonsentrasi. Penyakit alzheimer disebabkan oleh rusaknya sel-sel otak sehingga membuat otak tampak mengalami penyempitan. Dengan keadaan tersebut, fungsi kerja otak tentu tidak dapat bekerja secara maksimal sehingga untuk meminimalisir terjadinya kondisi tersebut maka disarankan untuk mengonsumsi ramuan herbal seperti teh hijau (green tea) yang kaya akan kandungan gizi serta kandungan kafein yang dapat membantu meningkatkan fungsi otak.

Baca juga: Benarkah Rutin Minum Secangkir Teh Dapat Meningkatkan Fungsi Kognitif Otak?

8. Teh Hijau Dapat Mencegah Kanker

Kandungan polifenol pada teh hijau mungkin memiliki kemampuan untuk membunuh sel kanker dan memperlambat pertumbuhan sel kanker dalam tubuh yang disebabkan oleh kerusakan oksidatif. Meski membutuhkan penelitian lebih lanjut, tetapi dengan minum teh hijau (green tea)secara rutin diperkirakan mampu menurunkan risiko terkena penyakit kanker ovarium ataupun kanker endometrium pada wanita serta kanker prostat yang mungkin terjadi pada pria.

9. Teh Hijau Mampu Menjaga Kesehatan Kulit

Teh hijau (green tea) dianggap mampu menjaga kesehatan kulit seperti mengangkat sel kulit mati, menghilangkan bekas luka, mengobati jerawat, mengurangi peradangan, memperlambat proses penuaan, serta meningkatkan elastisitas kulit. Kandungan antioksidan, polifenol, dan tanin juga diperkirakan mampu menetralisir efek radikal bebas pada tubuh yang dapat menyebabkan kerusakan kulit.

10. Teh Hijau Dapat Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

Menjaga sistem kekebalan tubuh sangat penting agar tubuh selalu sehat, salah satu caranya dengan rutin mengonsumsi teh hijau (green tea) di mana di dalamnya mengandung antioksidan flavonoid. Antioksidan ini bekerjasama dalam tubuh untuk meningkatkan sistem kekebalan agar tidak rentan terserang virus dan bakteri jahat yang dapat menginfeksi tubuh.

Baca juga: 6 Penyebab Sistem Kekebalan Tubuh Menurun

Kandungan Gizi pada Teh Hijau

Teh merupakan salah satu jenis minuman yang mengandung kafein, sama halnya dengan kopi. Menurut beberapa penelitian, ketika minum teh hijau maka akan terjadi korelasi yang tinggi dalam tubuh untuk mencegah timbulnya berbagai macam penyakit, salah satunya dapat mencegah penyakit kanker seperti kanker kulit, kanker paru-paru, ataupun kanker kandung kemih.

Berbagai nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh dapat dipenuhi dengan meminum secangkir teh hijau sambil menemani waktu santai. Berikut ini paparan mengenai kandungan yang terdapat pada teh hijau:

  • Tanin (Katekin)

Kandungan tanin yang memberikan rasa khas pada teh hijau juga memiliki sifat antioksidan dan antibakteri yang dapat mendetoksifikasi (membuang zat beracun dalam tubuh).

  • Kafein

Kandungan kafein pada teh hijau digunakan sebagai stimulan serta bermanfaat untuk menghilangkan stres.

  • Saponin

Kandungan saponin dalam teh hijau juga memiliki sifat anti-inflamasi yang dapat mengurangi efek peradangan pada tubuh.

  • Theanine

Asam amino juga terdapat pada teh hijau, di mana semakin baik kualitas teh maka semakin banyak pula kandungan theanine di dalamnya.

  • Vitamin B

Teh hijau mengandung vitamin B1, vitamin B2, niasin, dan asam pantotenat. Vitamin B dapat membantu proses metabolisme karbohidrat serta  mendukung proses sekresi cairan pencernaan dan melindungi membran mukosa.

  • Vitamin C

Teh hijau mengandung sejumlah besar vitamin C yang tahan terhadap panas. Minum 5-6 cangkir teh hijau dalam sehari akan mencukupi semua kebutuhan vitamin C yang dibutuhkan tubuh. Vitamin C juga dapat mencegah pembentukan melanin, menghambat oksidasi, dan meningkatkan daya tahan tubuh terhadap suatu penyakit.

  • Vitamin E

Teh hijau mengandung senyawa kimia yang disebut tokoferol (vtamin E) dan dianggap memiliki sifat anti-penuaan sehingga mampu menjaga kesehatan kulit.

  • Pigmen tumbuhan

Teh hijau mengandung klorofil hijau dan senyawa flavon kuning.

  • Alkalinitas

Teh hijau mengandung kalium, kalsium, seng, nikel, dan molibdenum.

Selain mengonsumsi buah dan sayur yang kaya serat, memenuhi kebutuhan nutrisi dalam tubuh juga dapat dipenuhi dengan mengonsumsi teh hijau. Hal ini tentunya baik untuk memperlancar proses pencernaan dan metabolisme tubuh. Untuk itu, sangat disarankan untuk mengonsumsi teh hijau (green tea) secara rutin sebagai ramuan herbal alami yang mampu membantu menjaga kebugaran dan kesehatan tubuh.

Selain memberi rasa tersendiri, teh hijau juga mampu membangun sel-sel yang telah rusak sehingga dapat memulihkan kembali fungsi kerja tubuh. Teh hijau (green tea) yang merupakan salah satu jenis minuman sehat dan memiliki kandungan senyawa antioksidan dapat dimanfaatkan sebagai minuman hangat terutama ketika cuaca dingin. 


5 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Flavonoids: The secret to health benefits of drinking black and green tea?. Harvard Health. (https://www.health.harvard.edu/heart-health/brewing-evidence-for-teas-heart-benefits)
The health benefits of green tea. BBC Good Food. (https://www.bbcgoodfood.com/howto/guide/health-benefits-green-tea)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Buka di app