Pasang Behel Bisa untuk Semua Usia dan Fakta Penting Lainnya

Dipublish tanggal: Agu 6, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Waktu baca: 3 menit
Pasang Behel Bisa untuk Semua Usia dan Fakta Penting Lainnya

Ringkasan

Buka

Tutup

  • Behel atau kawat gigi berfungsi untuk membantu merapikan gigi yang berjejal, tonggos, atau tidak rata;
  • Pemasangan behel atau kawat gigi bisa dilakukan untuk semua umur, baik itu anak-anak, remaja, bahkan orang dewasa;
  • Lama pakai behel umumnya 2 tahun, tapi hal ini juga tergantung kondisi gigi pasien dan jenis behel yang digunakan;
  • Pakai kawat gigi berbahan transparan memang bisa membuat Anda tampil pede, tapi tidak semua orang boleh pakai behel transparan;
  • Tekanan behel akan akan memperbaiki serta merapikan tampilan gigi Anda, tapi menimbulkan rasa sakit. Dokter akan meresepkan obat anti nyeri agar Anda merasa lebih nyaman saat memakai behel;
  • Dapatkan paket pemasangan behel dengan promo menarik dan dokter berpengalaman melalui HDmall;
  • Gunakan fitur chat untuk berkonsultasi dengan apoteker kami secara gratis seputar obat dan perawatan gigi yang kamu butuhkan;

Behel atau juga disebut dengan nama kawat gigi dapat membantu Anda untuk mengubah atau merapikan tampilan gigi-gigi Anda. Selain itu, behel juga membantu dapat mengatasi berbagai masalah gigi serta mulut Anda. Namun, sebelum melakukan pemasangan behel, ada beberapa hal yang penting untuk Anda ketahui. Apa saja?

Yang harus diketahui seputar pemasangan behel kawat gigi

Pemasangan kawat gigi memang dapat menyebabkan rasa tidak nyaman di awal-awal. Namun, hal ini tentu tidak sebanding dengan hasil akhir yang akan Anda dapatkan. Berkat pasang behel, gigi Anda akan lebih rapi sehingga meningkatkan rasa percaya diri.

Iklan dari HonestDocs
Orthodenti ( Kawat Gigi) di Tooth's Kingdom Dental Care

Orthodenti (kawat gigi) merupakan prosedur untuk merapikan gigi

Berikut ini fakta seputar pemasangan behel kawat gigi yang penting untuk Anda ketahui, antara lain:

1. Pasang behel bisa untuk semua usia

Behel biasanya dianggap sebagai jenis perawatan gigi yang diperuntukkan bagi anak atau remaja. Pasalnya, tampilan dan susunan gigi yang kurang rapi akan terlihat lebih jelas ketika sudah menginjak usia remaja. 

Faktanya, pemasangan behel atau kawat gigi bisa dilakukan untuk semua umur, baik itu anak-anak, remaja, bahkan orang dewasa. Pemasangan kawat gigi bertujuan untuk memperbaiki tampilan dan posisi giginya.

Yang perlu diketahui bahwa saat ingin pasang behel, kondisi gigi dan gusi harus dalam kondisi sehat dan kuat. Hal ini karena pemasangan kawat gigi akan memberikan tekanan berlebih pada gusi dan gigi. Karena itulah, Anda tidak disarankan memakai behel jika kondisi gigi dan gusi sedang tidak sehat atau bermasalah.

2. Penggunaan kawat gigi umumnya selama 2 tahun

Lamanya pakai behel gigi bisa berbeda-beda pada setiap orang, tergantung dari kondisi gigi Anda. Namun, secara umum rata-rata penggunaan kawat gigi sekitar 2 tahun.

Sebetulnya ada metode terapi gigi lainnya yang mampu memberikan hasil lebih cepat. Namun, biasanya pilihan tersebut hanya diperuntukkan bagi mereka yang giginya benar-benar sehat dan kuat. 

Iklan dari HonestDocs
Orthodenti ( Kawat Gigi) di Tooth's Kingdom Dental Care

Orthodenti (kawat gigi) merupakan prosedur untuk merapikan gigi

Terapi gigi tersebut juga biasanya akan terasa lebih sakit dibandingkan dengan behel gigi, karena melibatkan prosedur operasi kecil di bagian rahang. Maka dari itu, proses penyembuhannya mungkin akan lebih tidak nyaman, walaupun durasinya cukup singkat yaitu 6 bulan dibandingkan behel yang 2 tahun.

Baca Juga: Beginilah Proses Pemasangan Behel Alias Kawat Gigi

3. Sebaiknya jangan gonta-ganti dokter gigi

Karena alasan pindah tempat tinggal, Anda mungkin cukup sering berganti dokter gigi, terlebih karena pasang kawat gigi membutuhkan waktu sekitar 2 tahun. Misalnya saja, Anda sudah pasang behel di dokter A, lalu mau tak mau hanya bisa konsul ke dokter baru karena sudah pindah tempat tinggal.

Hal ini sebaiknya tidak dilakukan karena bisa menambah biaya pengeluaran Anda dalam pemasangan behel gigi. Sebaiknya pertimbangkan matang-matang untuk tetap kontrol ke dokter gigi yang sama dan dalam durasi waktu yang lama. Sebab, biasanya Anda harus menyetujui perjanjian atau kontrak dengan dokter gigi Anda.

Apabila berencana ganti dokter, Anda harus mendiskusikan penyelesaian perjanjian sebelumnya karena ada sebagian dokter yang bersedia, ada pula yang tidak.

Setelah itu, di dokter gigi yang baru juga akan melakukan hal yang sama yaitu persetujuan perjanjian atau kontrak. Ada dokter yang mau melanjutkan perawatan Anda sebelumnya, tapi ada pula yang mensyaratkan harus dimulai dari awal dan ini akan merogoh kocek Anda lebih dalam lagi.

Iklan dari HonestDocs
Orthodenti ( Kawat Gigi) di Tooth's Kingdom Dental Care

Orthodenti (kawat gigi) merupakan prosedur untuk merapikan gigi

4. Kawat gigi berbahan plastik transparan belum tentu baik

Sebagian besar pasien menginginkan pemasangan behel gigi jenis invisible atau behel plastik transparan, apalagi pasien anak-anak dan remaja. Behel ini tidak terlalu kelihatan ketika dipakai sehingga tampak lebih alami tanpa harus mengganggu penampilan gigi. 

Meski begitu, tidak semua pasien disarankan memakai behel berbahan plastik. Hanya sebagian pasien yang boleh menggunakan jenis behel tersebut.

Untuk mendapatkan hasil akhir yang maksimal, sebaiknya ikuti saja saran dokter gigi Anda. Jangan memaksakan menggunakan behel plastik transparan. 

Jika tidak sesuai pada gigi, Anda harus kembali ke behel gigi yang sesuai kebutuhan gigi Anda dan mengulangi proses pemasangan. Itu akan memakan biaya lebih banyak dan waktu yang lebih lama.

5. Nyeri setelah pasang behel adalah hal yang wajar

Ketika pemasangan behel gigi, Anda akan merasakan rasa sakit karena adanya tekanan dari behel kawat gigi. Tekanan inilah yang akan memperbaiki serta merapikan tampilan gigi Anda. 

Untuk mengatasinya, dokter Anda akan memberikan obat pereda nyeri. Anda hanya harus bersabar untuk menahan rasa tidak nyaman ini yang akan hilang dalam beberapa minggu. Nantinya Anda akan terbiasa dan nyaman setelah pasang behel atau kawat gigi tersebut. 

Baca Juga: Daftar Anjuran dan Pantangan Makanan Setelah Pasang Behel

29 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Orthodontics: Maloccclusion, other problems, and starting treatment. Medical News Today. (https://www.medicalnewstoday.com/articles/249482.php)
Adult Braces: Types, Treatments, and Options. Healthline. (https://www.healthline.com/health/dental-health/adult-braces)
Choosing an Orthodontist: When to Go, Costs, and Reasons to See an Orthodontist. WebMD. (https://www.webmd.com/oral-health/features/when-to-see-orthodontist#1)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Buka di app