Langkah Agar Anak Aman Dalam Menggunakan Internet

Dipublish tanggal: Feb 14, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Waktu baca: 1 menit
Langkah Agar Anak Aman Dalam Menggunakan Internet

Dini ini di saat akses internet terasa begitu mudah, banyak orang merasa diuntungkan. Ragam pekerjaan lebih cepat selesai karena semakin banyak penyedia akses internet dan berkembangnya rupa-rupa muatan informasi yang dapat ditemukan kala mengakses internet.

Fenomena internet tidak hanya melanda orang kantoran dan kuliahan, kini bahkan turut menyentuh anak usia sekolah. Sistem pendidikan menyertakan kegiatan belajar yang membuat anak harus berkutat dengan internet, bertujuan untuk mendidik anak agar sesuai dengan perkembangan kebutuhan era ini.

Iklan dari HonestDocs
Dermal Fillers Treatment di Reface Clinic

Dermal Filler merupakan perawatan wajah yang berfungsi untuk memperbaiki area tertentu yang memang diperlukan. Misalnya, untuk membantu mengatasi kerutan, garis halus atau cekungan yang disebabkan penuaan, meratakan tekstur dan menghaluskan kulit, hingga menghilangkan bekas luka. Perawatan wajah ini dilakukan dengan menyuntikan cairan seperti asam hialuronat atau kolagen, maupun zat sintesis kebagian wajah yang bermasalah, Contohnya pipi,hidung,bibir,rahang,dagu,area sekitar muka, dan lainnya. Perawatan dermal filler akan menjadikan wajah menjadi lebih berisi sehingga keriput atau garis-garis halus jadi tersamarkan.

Sebagai orang tua, wajar jika khawatir saat membiarkan anak turut nimbrung mengakses internet. Banyak terdapat kejahatan internet yang mungkin menjadi bahan pertimbangan Anda, sehingga enggan membiarkan anak berkecimpung dalam akses- mengakses internet.

Cara Agar Anak Aman Berinternet

Sebelum menjauhkan anak dari perkembangan jaman, ada baiknya pertimbangkan kembali keputusan Anda untuk antipati pada internet. Berikut langkah- dapat Anda lakukan agar anak aman berinternet, yaitu:

1. Meminimalisasi Pemuatan Informasi Pribadi

Anak biasanya tidak menyadari tentang bahayanya memuat nomor telepon atau alamat rumah di ruang publik, jelaskan pada buah hati Anda tentang kemungkinan kejahatan internet akibat pencurian data
    

2. Rahasiakan Kata Sandi

Setiap akun jejaring sosial disertai dengan kata sandi agar dapat diakses. Pastikan anak hanya berbagi kata sandi dengan Anda
    

3. Memilih Teman

Ubah pengaturan halaman profil anak agar tak sembarang orang dapat mengakses profilnya. Buatlah kesepakatan untuk saling mengkompromikan saat menambah atau pun menerima usulan pertemanan di dunia maya
    

4. Beri Batasan

Pastikan penyertaan Anda kala anak mengakses internet. Selain dapat menghindarkan anak dari situs yang tidak sesuai usianya, pendampingan Anda berguna pula untuk membantu anak lebih terarah dan fokus pada tugasnya.

Di samping memberikan waktu mengakses internet untuk kepentingan belajar, tidak ada salahnya memberikan kesempatan pada anak untuk sekedar mencari hiburan (yang mendidik) di dunia maya. Aturan yang dirasa terlalu mengekang justru akan memicu anak untuk memberontak sehingga malah sembunyi-sembunyi mencari tahu. Bangun kepercayaan antar anak dan orang tua.

2 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Internet Safety (for Parents). Nemours KidsHealth. (https://kidshealth.org/en/parents/net-safety.html)
Health-Related Internet Use by Children and Adolescents: Systematic Review. National Center for Biotechnology Information. (https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5904452/)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Buka di app